Sudah Punya Trauma sejak SD, Seorang Abang Nekat Pasang Badan Adiknya Diduga Mau Ditikam Ibu Kandung Viral
- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral memperlihatkan momen memilukan di mana aksi seorang abang menjadi sorotan publik. Perhatian datang lantaran kakak laki-laki tersebut membela sang adik.
Dilihat tvOnenews.com dari Instagram Bekasi Kekinian, Selasa (28/7/2026), sebuah rekaman menunjukkan abang laki-laki melindungi adiknya yang diduga mendapat perlakuan kasar dari ibu kandung mereka.
Dalam video viral tersebut, seorang ibu kandung tengah mengamuk. Ia tampak diduga ingin menikam anak perempuannya yang masih menggunakan seragam SMK di rumahnya.
Sang abang merasa heran terhadap sikap ibu kandungnya. Sebab, perempuan paruh baya tersebut terlihat memegang pisau yang diduga ingin menikam anak bungsunya.
"Ada ibu macam orang tua kayak begitu bawa pisau buat nusuk anaknya," kata abang laki-laki tersebut dalam video viral.
- Istimewa
Di sisi lain, ibu kandungnya menilai bahwa kedua anaknya termasuk anak perempuannya tidak saleh. Ia pun terlihat mengejar siswa SMK tersebut sambil mengancam dengan sebilah pisau.
"Ada kayak gitu orang tua sama anaknya? Kalau memang kau orang tua betul enggak kayak gitu? Ada enggak orang tua bawa pisau buat ngebunuh," sentil sang kakak.
Ibu kandungnya justru kembali menantang anak pertamanya. Ia merasa tidak takut direkam saat mengejar anak perempuannya.
Menurut sang ibu kandung, kedua anaknya sulit diatur olehnya. Hal ini membuat dirinya menghajar mereka.
"Silakan videokan. Dari pertama sejak lahir, kau dan adikmu tidak bisa dididik. Silakan videokan sampai selesai, sekarang pergi (dari rumah)," kata ibu kandungnya.
Berdasarkan keterangannya, sang abang mengaku dirinya sudah tidak kuat melihat adiknya mengalami ancaman hingga perlakuan kasar dari ibu kandungnya.
Sang abang menambahkan, perlakuan tersebut telah terjadi sejak duduk di bangku SD hingga sekarang. Sebab, ia juga pernah mempunyai pengalaman buruk karena mengalami hal serupa.
Terkini, pengalaman buruk tersebut juga kembali terjadi kepada adiknya. Hal ini membuat dirinya enggan sang adik tidak boleh mendapatkan perlakuan kasar yang dapat mengancam nyawanya.
"Saya membela adik saya karena dia diperlakukan tidak baik hanya karena terlambat pulang sekolah. Adik saya sudah dipukuli sejak SD sampai sekarang," terang abangnya.
Load more