News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Toilet Masjid Kudus, Sang Ibu Pergoki Aksi OTK Lagi Rekam Buah Hatinya

Seorang ibu melabrak pria tak dikenal diduga melakukan tindakan pelecehan pada anaknya. Buah hatinya diduga direkam di toilet masjid di Kudus, Jawa Tengah.
Kamis, 30 Juli 2026 - 07:54 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

Kudus, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan ketegangan terjadi di sebuah toilet masjid di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah viral di media sosial. Di dalamnya menunjukkan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak.

Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @zumaelaijtihana, Kamis (30/7/2026), seorang ibu menunjukkan aksi emosionalnya saat melabrak seorang pria berseragam berada di area toilet dan tempat wudhu sebuah masjid di Kudus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang ibu menduga orang tak dikenal (OTK) tersebut telah melakukan tindakan pelecehan seksual. Selain itu, pria berseragam tersebut juga merekam anak kecilnya saat membuang air besar.

Narasi dalam unggahannya menunjukkan kronologi kejadian yang sebenarnya. Mala sapaan pemilik akun menceritakan bahwa, sang anak mulanya mendesak ingin buang air besar.

Permintaan tersebut terjadi saat pulang sekolah. Hal ini membuat dirinya mengarahkan agar sang anak buang air besar di toilet masjid terdekat.

"Anakku pulang sekolah pengen pup sudah enggak tahan, maka tak suruh pup di masjid dekat sekolah," tulisnya.

Seorang pria dilabrak ibu dari anak yang diduga direkam dan mendapat tindakan pelecehan seksual di toilet masjid di Kudus, Jawa Tengah viral
Seorang pria dilabrak ibu dari anak yang diduga direkam dan mendapat tindakan pelecehan seksual di toilet masjid di Kudus, Jawa Tengah viral
Sumber :
  • Instagram/@zumaelaijtihana

Ia kebetulan juga membawa balita lainnya yang masih berada sendirian di dalam mobil. Hal ini mendorong dirinya terpaksa meninggalkan anaknya sebentar.

Ia pun menuju mobil untuk mengambil kunci. Selepas itu, sang ibu kembali ke toilet masjid di mana anaknya sedang buang air besar.

Di momen inilah, sang ibu sangat terkejut melihat seorang pria asing berseragam sedang berada di area lokasi toilet masjid tersebut.

Posisi OTK tersebut, tuduh Mala, sedang dalam posisi jongkok. Pria tersebut diduga tengah mencoba merekam alat vital anaknya sehingga mengecapnya sebagai pedofil.

"Pedofil, tolong bantu sebarkan agar hati-hati sama orang ini. Ketika aku balik ke toilet, shock banget ada orang asing posisi jongkok dan merekam alat vital anakku," ucapnya.

Pria Tak Dikenal Bantah Lakukan Pelecehan Seksual

Dalam video viral tersebut, situasi semakin mencekam saat sang ibu tidak kuasa menahan amarahnya. Ia bahkan memberikan ancaman akan membuat laporan polisi dengan melibatkan suaminya terkait kejadian ini.

Pria berseragam itu secara tegas menepis tuduhan yang dilayangkan oleh ibu dari anak tersebut. Sambil menggunakan bahasa Jawa halus (krama) dan nada yang sopan, OTK tersebut coba berkali-kali menawarkan ponsel miliknya.

Tujuan menunjukkan isi telepon genggamnya agar ibu dari anak tersebut benar-benar memeriksa bahwa dirinya tidak melakukan perekaman secara tersembunyi. Ia bahkan berani menawarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Enggak apa-apa, Mbak. Mboten (enggak ada kok) lagian aku mau pipis, Mbak," kata pria itu.

Ia bahkan kembali mendesak sang ibu untuk langsung mengecek isi galeri dalam ponselnya. Ia memastikan tidak ada video diduga merekam anak dari ibu tersebut.

"Ini lho Mbak, cek saja HP-nya, enggak ada apa-apa," tegasnya.

Mala justru menolak untuk menyentuh ponsel milik pria tersebut. Sang ibu bahkan terus mendesak agar pria itu mengaku telah melakukan pelecehan seksual.

"Enggak sudi! Kamu tadi buka video kan? Pelecehan ini! Ini di masjid, aku tak telepon polisi saja," ucapnya.

Unggahan video viral tersebut langsung mengundang beragam reaksi dari warganet. Sebagian menilai situasi tersebut menunjukkan kewaspadaan dan kepanikan dari seorang ibu demi menjaga anaknya.

Tak sedikit warganet juga menyoroti reaksi yang diperlihatkan pria tersebut. Kebanyakan pelaku pelecehan seksual telah mempunyai rencana agar aksinya tidak terlihat.

"Jangan mudah percaya kalau orangnya bilang sudah dihapus, tapi masih tersimpan di galeri foto terhapus. Kalau bisa laporin ajaj ke pihak yang berwajib karena bahaya kalau sampai masih bebas ini orang takutnya melakukan yang sama ke anak-anak lain," kata @y03sxxx.

"Saya curiga bahwa orang itu memasuki kamar mandi ada beberapa kemungkinan. Pertama, video itu dipindahkan ke kartu memori, kemudian memori itu diambil. Kedua, video itu diunggah ke galeri Google Drive dan dihapus. Ketiga, video itu dikirim ke email secara acak di galeri dan dihapus. Keempat, video itu dikirim ke grup WhatsApp yang baru bergabung baru-baru ini, tetapi sejarahnya masih ada di data WhatsApp (penyimpanan internal). Kelima, video itu dikirim ke akun kedua dan kemudian sejarah obrolan dihapus. Nah dari atas itu salah satu bukti yang perlu diperhatikan," terang @nadhixxx.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan konfirmasi resminya terkait apakah sudah ada laporan yang masuk dari pihak yang bersangkutan. Akan tetapi, ibu korban mengabarkan bahwa dirinya telah mendapatkan identitas pria tersebut.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT