Reza Indragiri Nilai Pelaku Kasus Pelecehan di Tanjungbalai Diduga Menggunakan Grooming Behavior
- Kolase tvOnenews.com
"Tapi persoalannya adalah kenapa anak seolah tidak memiliki resiliensi, tidak bisa menolak itu dan seakan butuh waktu berbulan-bulan sampai kemudian anak bisa bergeser ke posisi terlindungi. Ini tidak terlepas karena anak pada dasarnya kelompok usia yang memiliki kelemahan multidimensi," lanjut Reza Indragiri.
Ia menambahkan bahwa kelemahan tersebut mencakup aspek fisik, psikologis, hingga sosial sehingga anak lebih mudah menjadi sasaran grooming behavior.
"Secara fisik dia tidak punya kesanggupan untuk melakukan perlawanan secara frontal terhadap orang yang menjahatinya. Secara psikis dia gampang diintimidasi dan juga gampang dimanipulasi lewat grooming behavior yang tadi saya katakan," terangnya.
Selain itu, kondisi sosial korban juga dinilai dapat memengaruhi tingkat kerentanannya terhadap pelaku.
"Secara sosial, maaf kabarnya anak ini adalah anak yatim piatu yang barangkali masih butuh waktu untuk membangun kepercayaan terhadap orang-orang atau keluarga barunya. Saya yakin keluarga barunya memberikan kehangatan, perlindungan kepada anak," ujar Reza Indragiri.
Karena itu, ia menilai keluarga memiliki peran penting dalam membangun rasa aman sekaligus kepercayaan anak agar berani menyampaikan apabila mengalami tindakan yang tidak semestinya.
"Tapi sekali lagi barangkali dibutuhkan upaya ekstra untuk membangun kepercayaan sepenuhnya bahwa keluarga baru memang pihak yang bisa dipercaya dan akan memberikan perlindungan," imbuhnya.
Di akhir penjelasannya, Reza berharap penanganan perkara dilakukan secara tegas sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun mencegah munculnya tindakan serupa di masa mendatang.
"Yang ingin saya katakan ini masalah pelik. Tetapi mudah-mudahan otoritas kepolisian ketika bekerja secara gagah, berani dalam menangani kasus-kasus macam ini, mengingat ini kekerasan seksual terhadap anak dan boleh jadi ini merupakan satu ilustrasi yang menakutkan tentang bahaya budaya LGBT, maka kerja-kerja yang gagah perkasa perlu dipertontonkan kepada publik agar mudah-mudahan muncul efek jera. Efek jera secara langsung agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Dan efek jera tidak langsung adalah agar masyarakat tidak meniru perbuatan bejat serupa," pungkas Reza Indragiri.
Kasus Pelecehan Siswa di Tanjungbalai hingga kini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Sejumlah pihak berharap pengungkapan perkara dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan adanya grooming behavior, sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak agar kasus serupa tidak kembali terulang di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Load more