News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Gen Z Mulai Memilih Hunian Hijau? Ini Konsep dan Ciri Green Housing

Hunian hijau atau green housing semakin diminati, termasuk oleh Gen Z. Simak pengertian, konsep, ciri-ciri, hingga manfaat rumah ramah lingkungan
Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:58 WIB
Mengapa Gen Z Mulai Memilih Rumah Hijau Ini Konsep dan Ciri Green Housing
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Bagi generasi muda, terutama Gen Z yang mulai memasuki fase membeli rumah atau merencanakan tempat tinggal pertama, hunian hijau tidak sekadar dipandang sebagai hunian yang dipenuhi tanaman, tetapi sebagai ruang hidup yang lebih efisien, sehat, dan selaras dengan gaya hidup berkelanjutan.

Apa Itu Green Housing?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Green housing merupakan konsep hunian yang dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan selama proses pembangunan maupun saat rumah digunakan. 

Prinsipnya mencakup efisiensi energi, penghematan air, penggunaan material yang lebih berkelanjutan, kualitas udara dalam ruang, serta penyediaan ruang terbuka hijau.

Hunian hijau tidak harus selalu menggunakan teknologi mahal. Konsep ini dapat dimulai dari desain sederhana, seperti memaksimalkan cahaya matahari, memperbaiki sirkulasi udara, menggunakan perangkat hemat energi, hingga menyediakan area resapan air.

Konsep tersebut semakin penting karena bangunan menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan energi terbesar. 

International Energy Agency atau IEA mencatat bangunan menyumbang sekitar 30 persen dari permintaan energi global. Sektor hunian menjadi bagian terbesar dari konsumsi energi bangunan. Karena itu, desain rumah yang lebih efisien dapat membantu menekan penggunaan energi sekaligus mengurangi emisi.

Di sejumlah negara maju, konsep hunian berkelanjutan telah diterapkan melalui standar bangunan hemat energi, penggunaan insulasi yang lebih baik, teknologi energi terbarukan, hingga aturan efisiensi bangunan. 

IEA menyebut penerapan standar energi pada bangunan baru berpotensi menurunkan kebutuhan energi secara signifikan.

Tujuh Ciri Hunian Hijau yang Perlu Diketahui

Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah karakteristik yang umumnya ditemukan pada green housing modern:

1. Pencahayaan alami yang optimal

Rumah dirancang agar sinar matahari dapat masuk melalui jendela, bukaan, atau area terbuka. Pencahayaan alami dapat mengurangi ketergantungan pada lampu pada siang hari.

2. Ventilasi dan sirkulasi udara yang baik

Penempatan jendela, pintu, serta bukaan silang membantu udara bergerak lebih lancar. Pada iklim tropis seperti Indonesia, strategi ini dapat meningkatkan kenyamanan tanpa selalu mengandalkan pendingin ruangan.

3. Penggunaan energi yang lebih efisien

Hunian hijau biasanya memanfaatkan lampu LED, perangkat hemat energi, sistem pengaturan listrik, atau panel surya sesuai kebutuhan dan kemampuan penghuni.

4. Memiliki ruang terbuka hijau

Taman, pepohonan, area resapan, jalur hijau, hingga ruang komunal menjadi bagian penting dari kawasan. Kehadiran vegetasi tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih teduh.

5. Pengelolaan air yang lebih bijak

Konsep ini dapat diterapkan melalui penggunaan keran hemat air, penampungan air hujan, sistem drainase yang baik, serta area tanah yang tetap mampu menyerap air.

6. Material yang lebih aman dan berkelanjutan

Penggunaan bahan lokal, material tahan lama, bahan daur ulang, atau cat dengan kandungan senyawa berbahaya yang lebih rendah menjadi salah satu pertimbangan dalam pembangunan hunian hijau.

7. Mendukung aktivitas sehat

Jalur pejalan kaki, jogging track, taman, area bermain, dan ruang komunal dapat mendorong penghuni lebih aktif serta memiliki kesempatan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

World Green Building Council atau WorldGBC menempatkan kualitas udara, kenyamanan, kesehatan, hubungan dengan alam, serta nilai sosial sebagai bagian penting dalam pengembangan lingkungan binaan yang berkelanjutan.

Mengapa Hunian Hijau Mulai Menarik Perhatian Gen Z?

Bagi Gen Z, rumah tidak hanya menjadi tempat untuk pulang. Hunian juga dipandang sebagai ruang untuk bekerja, beristirahat, membangun keseimbangan hidup, hingga mengekspresikan nilai pribadi.

Generasi ini tumbuh di tengah meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim, isu kualitas udara, serta perkembangan teknologi digital. 

Karena itu, fitur seperti pencahayaan alami, ruang hijau, desain yang fleksibel, efisiensi energi, dan akses terhadap fasilitas pendukung semakin relevan.

Sebuah penelitian pada 2025 mengenai preferensi hunian berkelanjutan di kalangan Gen Z menemukan bahwa kelompok ini menunjukkan perhatian terhadap efisiensi energi, kualitas lingkungan dalam ruang, desain bioklimatik, serta nilai keberlanjutan sebuah hunian.

Namun, bagi banyak calon pembeli muda, aspek lingkungan bukan satu-satunya pertimbangan. Harga rumah, akses transportasi, biaya perawatan, serta potensi nilai properti tetap menjadi faktor penting.

Karena itu, konsep hunian hijau idealnya tidak hanya menawarkan citra ramah lingkungan, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh penerapan konsep tersebut adalah Shila at Sawangan. Dikembangkan di atas lahan sekitar 130 hektare dengan kawasan danau serta anak danau alami. Sekitar 55 persen area pengembangan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau. Klaster Riverie di kawasan tersebut menggabungkan desain hunian modern dengan fasilitas luar ruang seperti jalur jogging, area bermain anak, serta ruang komunal di sekitar area creek. 

Masyarakat kini semakin mempertimbangkan kualitas ruang, lingkungan, dan nilai jangka panjang ketika memilih tempat tinggal. “Masyarakat saat ini semakin selektif dalam memilih tempat tinggal, tidak hanya dari sisi harga, tetapi juga kualitas ruang, lingkungan, serta potensi nilai jangka panjangnya,” ujar Mario Susanto.

Meski demikian, calon pembeli tetap perlu menilai konsep hijau secara kritis. Keberadaan taman atau banyaknya pohon belum otomatis membuat sebuah kawasan memenuhi prinsip green housing. Masyarakat perlu melihat pengelolaan air, efisiensi energi, kualitas bangunan, akses transportasi, serta keberlanjutan perawatan kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, hunian hijau bukan hanya soal rumah yang terlihat asri. Konsep ini menggabungkan desain, teknologi, efisiensi sumber daya, kesehatan penghuni, dan keberlanjutan lingkungan. 

Bagi Gen Z yang mulai membangun masa depan, hunian yang hemat energi, nyaman, memiliki ruang hijau, serta mendukung kualitas hidup dapat menjadi pertimbangan yang semakin penting. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Buka Suara usai Gagal Impresif di Moto2 Inggris 2026, Akui Beruntung Tak Cedera

Mario Aji Buka Suara usai Gagal Impresif di Moto2 Inggris 2026, Akui Beruntung Tak Cedera

Pembalap Indonesia, Mario Aji buka suara usai dirinya gagal tampil impresif di Moto2 Inggris 2026, yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada Minggu (9/8/2026).
BMKG: Cuaca Sulut Cerah Hingga Hujan Ringan Sampai 16 Agustus

BMKG: Cuaca Sulut Cerah Hingga Hujan Ringan Sampai 16 Agustus

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara cerah hingga hujan ringan hingga 16 Agustus 2026.
Peternak di DIY Terjepit Harga Pakan yang Kian Melambung, Ribuan Ayam Dibagikan Cuma-cuma kepada Pengunjung Malioboro

Peternak di DIY Terjepit Harga Pakan yang Kian Melambung, Ribuan Ayam Dibagikan Cuma-cuma kepada Pengunjung Malioboro

Persoalan tingginya biaya produksi membuat peternak ayam di wilayah DI Yogyakarta semakin tertekan. Harga pakan yang terus melambung dinilai tidak sebanding dengan harga jual telur di tingkat peternak. 
KDM Janji Biayai Sekolah Anak Aiptu Asep Suhara Anggota Polrestabes Bandung yang Jadi Korban Tabrak Lari

KDM Janji Biayai Sekolah Anak Aiptu Asep Suhara Anggota Polrestabes Bandung yang Jadi Korban Tabrak Lari

Rumah duka Aiptu Asep Suhara berada di Gang Gumuruh VI, Batununggal, Kota Bandung. Kedatangan Dedi Mulyadi atau KDM itu sontak mengejutkan keluarga dan warga.
Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Gadis berbaju putih menuai sorotan lantaran dirinya dianggap yang pertama kali menawarkan sayembara sebotol miras Newport dengan hafala Ad-Dhuha di konser.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT