Siapa Sih Ha Young? Aktris Korea yang Kini Terseret Kontroversi Kakek Buyut Pro Jepang
- Instagram Ahn Ha-young
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok aktris Korea Selatan, An Ha-young alias Ha Young belakangan ini menggegerkan publik. Perhatian tersebut tak lepas dari kontroversi latar belakang keluarganya.
Ha Young kerap kali membagikan seputar keluarganya di berbagai acara televisi maupun sesi wawancara. Cerita tersebut tampaknya berbalik menuai kontroversi setelah terungkapnya rekam jejak sang kakek buyut diduga memiliki keterlibatan gerakan pro-Jepang.
Mengenai profil Ha Young, tvOnenews.com akan membagikan rangkuman dari hasil berbagai sumber terkait latar belakang hingga rekam jejak aktris Korea Selatan yang sedang berada ddi pusaran kontroversi tersebut.
Profil Ha Young
Ha Young merupakan sosok aktris sekaligus model lahir di Yongsan, Seoul, Korea Selatan pada 11 Agustus 1993. Ia mempunyai nama lengkap Ahn Ha-young.
Adapun latar belakang pendidikan dasar hingga menengah Ha Young di Rira Elementary School dan Seongshim Girls' Middle dan High School. Dari sinilah, ia mempunyai keinginan besar menekuni bidang seni rupa.
Ketekunannya menggeluti bidang seni rupa berhasil memperoleh gelar sarjana Western Painting. Ia menyabet gelat tersebut di Ewha Womans University.
Selepas itu, Ha Young melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana di School of Visual Arts di New York. Sayangnya ia mengambil keputusan mengundurkan diri dengan alasan ingin fokus mengejar karier di dunia seni peran dan akting.
Rekam jejak karier Ha Young pertama kali berada di dunia hiburan. Ia berperan sebagai model iklan berbagai produk kecantikan. Selain itu, ia juga menjadi model untuk kendaraan bermotor.
Ia menjalani peran tersebut sebelum mencoba akting melalui drama KBS Doctor Prisoner pada 2019. Dari sinilah, nama Ha Young mulai dikenal oleh para pecinta drama Korea.
Nama Ha Young semakin santer pasca menjadi pemeran pendukung di beberapa serial populer. Serial yang dijalani olehnya, di antaranya Now We Are Breaking Up dan menjadi guest role di Mouse dan Extraordinary Attorney Woo.
Aktingnya yang semakin menawan membuat kariernya semakin berkembang pesat. Ia pernah dipercaya untuk menjadi peran perawat Cheon Jang-mi dalam The Trauma Code: Heroes on Call (2025).
Ia juga pernah muncul menjadi pemeran pendukung lewat penampilan khusus sebagai cameo dalam Bloodhounds Season 2. Ia berperan sebagai perawat Yoon dan berinteraksi dengan karakter Hong Woo-jin.
Ha Young juga semakin memperkokoh pemeran dalam drama Tech You a Lesson. Perannya menjadi Choi Ga-yung di mana dirinya sebagai tunangan dari karakter Na Hwa-jin.
Terkini, Ha Young menjadi bintang sekaligus pemeran utama sebagai karakter Eun-sae dalam drama Korea Our Sticky Love (2026). Hal ini membuat namanya semakin dikenal pecinta drama Korea Selatan.
Latar Belakang Keluarga Ha Young
Ha Young mempunyai kebiasaan membagikan seputar silsilah keluarganya. Kontroversi yang terjadi saat ini bukan pertama kali yang disorot oleh publik.
Ha Young kerap menceritakan dirinya hidup dari keluarga memiliki latar belakang medis. Di sisi lain, ia mempunyai jalan hidup berbeda lantaran lebih memilih dunia seni rupa dan peran.
Sang ayah, kata Ha Young, mempunyai latar belakang sebagai dokter aktif. Sementara ibunya memiliki pendidikan sebagai keperawatan hingga kakak perempuannya juga berkarier di dunia medis.
Selain sang ayah, ibu, dan kakaknya, Ha Young juga menceritakan kakek buyutnya. Iamengungkapkan kakek buyutnya seabgai sosok dokter pertama di Korea.
Ha Young juga menceritakan hal ini saat menjalani sesi wawancara pasca membintangi serial The Trauma Code: Heroes on Call pada Januari 2025. Ia mengklarifikasi rumor menyebut kakek buyutnya adalah dokter pribadi mengobati Kaisar Gojong (1852-1919).
Namun begitu, ia memuji sekaligus mengapresiasi kakek buyutnya menjadi dokter medis barat pertama di Hanyang. Hal ini membuat dirinya bangga memiliki warisan tersebut.
Pada 7 Agustus lalu dalam program Problem Child in House dan kanal YouTube Netflix Korea sehari sebelumnya, Ha Young kembali menceritakan kisah yang sama.
Ha Young yang berada di bawah naungan agensi Bistus Entertainment itu lagi-lagi membagikan cerita terkait dirinya tumbuh dan berasal dari keluarga dokter empat generasi.
Ahn Sang-ho, sang kakek buyut (1872 hingga 1927) merupakan sosok yang menggeluti ilmu kedokteran barat di Jepang. Karena inilah, kakeknya membuka praktik medis pertama di Hanyang yang sekarang menjadi Seoul.
Ia yang terus berulang-ulang menceritakan pernyataan tersebut membuat publik dengan cepat mengidentifikasi sosok kakek buyutnya sebagai orang Korea pertama mendapat lisensi medis Jepang pada 1902.
Berdasarkan dari hasil penelusuran publik, aktivitas buyut Ha Young ternyata sebagai sosok pro-Jepang. Dari artikel Maeil Sinbo dipublikasi pada Desember 1918, surat kabar resmi pemerintah kolonial Jepang di Korea, Ahn Sang-ho menyebut keluarganya telah berasimilasi sepenuhnya.
Ahn Sang-ho menikai perempuan Jepang. Bahkan, keluarganya yang selalu mengenakan pakaian Jepang itu melarang penggunaan bahasa Korea di rumah.
Dari catatan sejarah, Ahn Sang-ho ternyata memiliki keterlibatan Asosiasi Persahabatan Daejeong alias terdaftar sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe, organisasi bisnis didirikan oleh para kolaborator Jepang pada 1916.
Berdasarkam rekam jejaknya, Daejeong Chinmokhoe yang didirikan oleh Lee Wan-young dan Song Byeong-jun sebagai organisasi berkolaborasi pro-Jepang. Penyebutan ini sering dikenal sebagai pengkhianat (chinilpa).
Kritik publik juga menyasar pada mendiang kakek Ha Young, Ahn Boo-ho, mantan profesor kedokteran yang pernah bekerja di Rumah Sakit Nasional Sorokdo. Mendiang sang kakek menjalani aktivitas tersebut pada akhir 1940-an hingga awal 1950-an.
Media Xports News mengonfirmasi kebenaran tersebut pada 10 Agustus. Pihak agensi Bistus Entertainment membantah kakek buyut Ha Young sebagai pro-Jepang. Agensi juga menepis kakek buyut sang aktris sebagai kolaborator di masa kolonial Jepang di Korea Selatan.
Pada 11 Agustus, Bistus Entertainment merilis sekaligus meralat pernyataannya setelah melakukan verifikasi ulang. Agensi tidak menepis nama Ahn Sang-ho tercatat dalam dokumen sejarah itu.
Pernyataan yang tidak konsisten dari sikap manajemen menimbulkan gelombang amarah publik. Pada Rabu (12/8/2026), Ha Young resmi merilis tulisan surat permintaan maafnya atas kegaduhan tersebut.
"Saya menundukkan kepala memohon maaf karena telah menyebabkan kekecewaan dan luka yang mendalam terkait masalah kakek buyut saya. Baru-baru ini, setelah mengetahui tindakan masa lalu kakek buyut saya, Ahn Sang-ho, saya merenungkan sejarah keluarga saya dengan berat hati," tulis Ha Young.
"Saya hanya mengetahui sebagian kecil dari kehidupannya berdasarkan cerita yang diturunkan dari keluarga saya. Dengan malu, dalam keadaan ketidaktahuan itu, saya berbicara tentang kakek buyut saya di berbagai kesempatan seolah-olah beliau adalah sumber kebanggaan keluarga," lanjut Ha Young.
Ia tidak membantah aktivitas kakek buyutnya sebagai pro-Jepang. Ia juga menyesal kerap kali membicarakan sejarah latar belakang keluarganya tanpa mengetahui kebenaran sejarahnya.
"Sekali lagi meminta maaf atas keterlambatan dalam menyampaikan pernyataan ini, karena saya kesulitan mengungkapkan permintaan maaf saya mengingat berat dan pentingnya masalah ini," tukasnya.
(hap)
Load more