Viral di Threads, Warga Malaysia Ungkap Hal yang Bikin Mereka Iri dari Indonesia, Jawabannya Bikin Bangga
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Kekayaan budaya Indonesia menjadi salah satu tema yang paling banyak disebut. Indonesia yang memiliki ratusan kelompok etnis dan beragam tradisi membuat setiap daerah mempunyai karakter budaya yang berbeda.
Pengguna @nrsaadahsalim_93 mengaku kagum dengan keberagaman tersebut.
"Selain keramahan, saya kagum dengan kekayaan budaya Indonesia. Makanan, bahasa, seni, muzik, adat dan tempat² cantik memang banyak sangat. Setiap daerah macam ada identiti sendiri," ujarnya.
Tidak hanya budaya tradisional, industri musik Indonesia juga mendapatkan pujian. @nurawinnn secara khusus mengakui kualitas vokal penyanyi Indonesia.
"Music! Memang tak boleh lawan suara penyanyi indo yang hebat hebat terlalu ramai," tulisnya.
Komentar lain bahkan menyoroti potensi Indonesia dari sisi pembangunan. Akun @sis_ariani menilai Indonesia memiliki modal besar untuk berkembang jika persoalan korupsi dapat ditekan.
"Orang Indonesia punya hospitality x leh lawan. kalaulah Indo ni pemimpin dia tak banyak korupsi pasti negara dia dah lebih maju dari MY . kesian lah," tulisnya.
Sementara itu, pengguna @fazira_kualalumpur menyoroti kemampuan masyarakat Indonesia menggunakan bahasa Indonesia tanpa terlalu mempermasalahkan latar belakang identitas.
"Kalian regardless dari bangsa, ras, keturunan, atau agama, bisa ngomong Bahasa Indonesia dengan lancar. And I love how you guys still proudly speak Bahasa Indonesia sesama kalian even when you’re overseas," komentarnya.
Ada pula @tilpoo_truescale yang menyebut Iqra sebagai salah satu produk pendidikan keagamaan asal Indonesia yang digunakan di Malaysia.
"Kitab iqra kalian sgt popular Dan digunakan utk murid kami drjh 123. Mesti ramai tak tahu yg iqra 1-6 itu dr Indonesia," tulisnya.
Indonesia-Malaysia, Sering Berbeda Pendapat tapi Tetap Serumpun
Percakapan tersebut menarik karena hubungan Indonesia dan Malaysia memang tidak selalu berjalan tanpa gesekan.
Selain sepak bola yang kerap menjadi arena persaingan emosional, kedua negara beberapa kali terlibat perdebatan mengenai budaya, kuliner, bahasa, hingga klaim mengenai warisan budaya.
Namun, di balik perdebatan tersebut terdapat hubungan masyarakat yang jauh lebih dekat. Mobilitas pekerja, pendidikan, pariwisata, hiburan, perdagangan, serta kesamaan sejarah membuat interaksi masyarakat kedua negara berlangsung sangat intens.
Load more