Dedi Mulyadi Galang Dana Rp4 Miliar untuk Korban Bencana NTT, Gandeng Pemprov dan Pengusaha Jabar
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
“Nah, kemudian ya kita ingin dalam minggu ini sudah ada berangkat ke sana. Tetapi kalau berangkat ke sana jangan suka bawa barang. Tetapi dibiasakan kita cari barang di lokasi nanti, kan kayak kemarin kan efektif tuh kalau orang tuh ngirim belinya di Jakarta dikirim lama, kalau beli di sana mudah-mudahan masih ada, kan gitu. Jadi sekarang dari sini dulu dari internal kita,” tegas Dedi Mulyadi.
Dalam rapat pengumpulan bantuan tersebut, Dedi kemudian menanyakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia meminta Sekretaris Daerah Pemprov Jabar menyampaikan jumlah bantuan yang telah disiapkan dari lingkungan pemerintah daerah.
“Pemprov, apa yang Bapak siapin sebagai sekretaris daerah?” tanya Dedi Mulyadi.
“Siap. Yang sudah siap dari keluarga besar ASN Pemda Provinsi Jawa Barat Rp400 juta. Kemudian dari Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Rp100 juta,” jawab Sekda Pemprov Jabar.
Dari angka tersebut, terkumpul Rp500 juta dari ASN Pemda Provinsi Jawa Barat dan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat. Dedi Mulyadi kemudian menyebut dirinya turut memberikan Rp500 juta sehingga jumlah awal yang terkumpul mencapai Rp1 miliar.
“Jadi dari ASN Rp400 juta, dari Kwarda Rp100 juta, jadi 500. Ditambah dari saya Rp500 juta, jadi Rp1 miliar, ya,” ujar Dedi Mulyadi.
Penggalangan dana tersebut kemudian melibatkan sejumlah lembaga dan pihak swasta di Jawa Barat. Berdasarkan rincian yang disampaikan, dana berasal dari ASN Pemda Provinsi Jawa Barat sebesar Rp400 juta dan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Rp100 juta.
Gubernur Jawa Barat memberikan Rp500 juta, sementara Baznas Jawa Barat menyumbang Rp1 miliar. Selanjutnya, Kadin Jawa Barat memberikan Rp200 juta dan Apindo sebesar Rp500 juta.
Dukungan juga datang dari PT Buana Kassiti melalui Joko sebesar Rp200 juta serta BJB Peduli yang memberikan Rp1 miliar. Dedi Mulyadi turut menambahkan bantuan pribadi sebesar Rp200 juta.
Dalam perkembangan pengumpulan dana, Dedi Mulyadi kemudian menanyakan kembali jumlah bantuan yang sudah terkumpul kepada stafnya. Saat itu, jumlah sementara yang dihitung mencapai Rp3,8 miliar.
Load more