Ruben Onsu Jadi Tersangka, 2 Sahabat Ungkap Sifat Aslinya yang Tak Diketahui Publik
- Istimewa
tvOnenews.com - Ruben Onsu Jadi Tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Di tengah persoalan hukum yang dihadapinya, dua sahabat dekat, Aditya Gumay dan Nanda Persada, mengungkap sifat asli Ruben yang selama ini jarang diketahui publik, termasuk sikapnya yang sangat bertanggung jawab kepada keluarga dan karyawan.
Ruben Onsu Tetap Hadapi Perkara Hukum
Ruben Onsu kini tengah menghadapi perkara hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Meski berada dalam situasi sulit, Ruben disebut tidak memilih untuk menyerah dan tetap mengambil langkah untuk menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
Tak ingin persoalan tersebut berlarut-larut, Ruben menunjuk Maci Ahmad sebagai kuasa hukum yang akan mendampinginya. Pihak kuasa hukum menyatakan masih mengedepankan penyelesaian secara baik-baik, salah satunya melalui keadilan restoratif atau jalan damai.
Di tengah kabar Ruben Onsu Jadi Tersangka, perhatian publik kemudian tertuju pada kehidupan Ruben di luar persoalan hukum. Dua orang yang dikenal dekat dengannya, Aditya Gumay dan Nanda Persada, turut mengungkap sisi lain Ruben yang selama ini tidak banyak diketahui masyarakat.
Keduanya memberikan kesaksian mengenai karakter Ruben, terutama terkait tanggung jawabnya terhadap keluarga, anak-anak, karyawan, serta orang-orang di sekitarnya.
2 Sahabat Ungkap Sifat Asli Ruben Onsu
1. Aditya Gumay
Aditya Gumay menyebut Ruben Onsu sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab terhadap keluarga dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Menurutnya, uang yang dimiliki Ruben tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga untuk keluarga, cicilan rumah, hingga kebutuhan para karyawannya.
“Saya sangat yakin uang yang digunakan Ruben bukan untuk dirinya sendiri. Dia cukup kok Rp10 juta sebulan. Itu untuk menutupi seluruh kebutuhan keluarganya. Kebayang bagaimana kita ngasihin uang Rp250 juta sebulan belum untuk dirinya sendiri, untuk keluarga, cicilan rumah dan lain sebagainya, karyawan,” kata Adity Gumay dalam tayangan Cumicumi.
Adity Gumay kemudian menjelaskan bahwa Ruben disebut rela mengorbankan dirinya demi memenuhi berbagai kebutuhan orang lain. Ia menilai keputusan Ruben untuk meminjam uang bukan semata-mata dilakukan untuk kepentingan pribadi.
“Jadi kalau dia akhirnya meminjam ke sana kemari, lagi-lagi tuh bukan untuk dirinya sendiri. Benar-benar dia jadi martir mengorbankan dirinya untuk banyak orang,” lanjutnya.
Menurut Adity, besarnya tanggung jawab yang dipikul Ruben membuat kondisi kehidupannya menjadi cukup berat. Ia juga menyinggung berbagai persoalan yang kini harus dihadapi Ruben, termasuk statusnya sebagai tersangka dan persoalan hak pengasuhan anak.
“Jadi sekarang sampai pada titik kalaupun akhirnya ada Ruben dijadikan tersangka dan sebagainya, ini babak baru dalam hidup Ruben. Kita juga enggak tahu bagaimana Ruben mengatasinya ya. Tapi yang pasti untuk urusannya dengan hak pengasuhan anak, Ruben sudah sampai titik pada saat ini adalah dia pasrah,” pungkas Adity Gumay.
2. Nanda Persada
Sementara itu, Nanda Persada mengungkap sisi lain Ruben Onsu yang selama ini mungkin tidak diketahui banyak orang. Ia menyebut Ruben pernah bercerita bahwa dirinya kerap dikhianati oleh orang-orang yang telah diberikan kepercayaan.
Bahkan, menurut Nanda, Ruben justru beberapa kali menjadi korban penipuan dan penyalahgunaan kepercayaan. Kondisi tersebut disebut membuat Ruben mengalami berbagai kerugian.
“Enggak sih. Jadi gini, Ruben itu pernah cerita gini, dia itu sering kali dikhianati sama orang-orang kepercayaan. Ya, malah dia yang sering ditipu, disalahgunakan kepercayaannya. Banyak hal-hal yang merugi,” ucap Nanda Persada dalam tayangan Cumicumi.
Meski mengalami berbagai persoalan, Nanda menilai Ruben tetap merupakan sosok yang sangat bertanggung jawab. Ia menyebut Ruben selalu memikirkan keluarga, anak-anak, karyawan, hingga orang-orang yang berada di sekitarnya.
“Padahal dia orang yang sangat bertanggung jawab, sangat mikirin keluarganya, anak-anak, termasuk orang-orang sekitarnya, karyawannya. Dia akan rela melakukan apa pun untuk mempertanggungjawabkan itu,” lanjut Nanda Persada.
Menurut Nanda, rasa tanggung jawab tersebut bahkan membuat Ruben rela mengambil keputusan besar demi kesejahteraan orang lain. Ia menyebut Ruben tidak segan menjual aset apabila memang diperlukan.
“Jadi sampai dia kalau perlu jual-jual aset ya untuk apa kesejahteraan orang-orang itulah Ruben gitu. Itu yang enggak perlu tahu sih. Makanya enggak nyangka sih kan banyak harus ini. Tapi aku yakin Ruben orang yang sangat bertanggung jawab ya,” pungkas Nanda Persada.
Kesaksian Adity Gumay dan Nanda Persada sama-sama menggambarkan Ruben sebagai sosok yang memiliki rasa tanggung jawab besar. Keduanya menilai Ruben tidak hanya memikirkan kebutuhan dirinya sendiri, tetapi juga berusaha memenuhi kebutuhan keluarga dan orang-orang yang bekerja dengannya.
Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa Ruben disebut kerap mengambil keputusan yang berisiko bagi dirinya sendiri. Salah satunya dengan meminjam uang atau bahkan menjual aset demi memastikan kebutuhan orang-orang di sekitarnya tetap terpenuhi.
Di sisi lain, Nanda mengungkap Ruben justru pernah mengalami kerugian akibat dikhianati oleh orang-orang yang dipercaya. Namun, keterangan tersebut merupakan pengakuan dari orang terdekat Ruben dan tidak secara otomatis membuktikan adanya kaitan dengan perkara hukum yang sedang berjalan.
Kini, Ruben harus menghadapi babak baru setelah statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Di tengah proses tersebut, ia telah menunjuk Maci Ahmad sebagai kuasa hukum untuk mendampinginya.
Pihak kuasa hukum Ruben juga masih membuka peluang penyelesaian secara damai melalui mekanisme keadilan restoratif. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya yang ditempuh untuk menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi Ruben.
Sementara itu, Adity Gumay melihat Ruben kini berada pada titik pasrah, terutama dalam menghadapi persoalan hak pengasuhan anak. Meski demikian, ia menilai Ruben tetap berusaha menjalani berbagai tanggung jawab yang selama ini melekat dalam kehidupannya.
Kesaksian dua sahabat tersebut pun memperlihatkan sisi Ruben yang berbeda dari sorotan perkara hukum. Adity Gumay dan Nanda Persada sama-sama menggambarkan Ruben sebagai pribadi yang rela berkorban dan bertanggung jawab kepada keluarga serta orang-orang di sekitarnya.
Meski begitu, proses hukum terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Ruben masih harus terus berjalan. Status tersangka juga bukan merupakan putusan bersalah, sehingga seluruh dugaan yang ditujukan kepadanya tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku.
(anf)
Load more