News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyesalan Host Live Brand Pakaian TikTok yang Marah dan Hina Obesitas usai Ditanya Ukuran Baju oleh Pelanggan BB 100 Kg

Wanita bernama Kirei, host live streaming TikTok brand pakaian, Kirei Style yang viral marah & sebut pelanggan BB 100 Kg "obesitas" minta maaf atas ucapannya.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:09 WIB
Kirei, host live streaming akun TikTok brand pakaian Kirei Style yang viral marah dan menghina pelanggan unggah video klarifikasi permintaan maafnya
Sumber :
  • TikTok/@kireistyle.id

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang wanita yang menjadi host live streaming brand pakaian, Kirei Style di TikTok mengunggah video klarifikasinya. Hal ini bertujuan untuk mengungkap penyesalan ucapannya berujung viral di media sosial.

Dalam video klarifikasinya yang diunggah melalui akun TikTok @kireistyle.id pada Rabu (26/8/2026), wanita bernama Kirei tersebut menyampaikan permintaan maafnya. Ucapan yang menyebut "obesitas" terhadap penonton sekaligus pelanggan brand pakaiannya memicu gelombang hujatan dari publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya Kirei, selaku host live dari akun Kirei Style. Pada malam ini, saya mau mengklarifikasi sekaligus mau meminta maaf terkait potongan video yang sedang beredar dan membuat kegaduhan," ujar Kirei dikutip tvOnenews.com, Kamis (27/8/2026).

Awal Mula Host Live Brand Pakaian Kirei Style Marah dan Hina Pelanggan

Kirei, host live streaming akun TikTok brand pakaian Kirei Style yang viral marah mengaku menyesal telah menghina calon konsumen
Kirei, host live streaming akun TikTok brand pakaian Kirei Style yang viral marah mengaku menyesal telah menghina calon konsumen
Sumber :
  • TikTok/@kireistyle.id

Kirei menjelaskan kronologi yang membuat dirinya menuai hujatan. Awal mula persoalan ini terjadi seorang calon konsumen bertanya ketika ia menjadi host dalam live streaming akun brand pakaiannya.

Di tengah itu, seorang calon konsumen ingin mengetahui terkait produk pakaian yang dipromosikan Kirei bisa cocok untuknya. Sebab, berat badan pelanggan itu mencapai 100 kilogram.

Alih-alih menjawab pertanyaan tersebut, Kirei justru terekam marah-marah kepada calon konsumennya. Bahkan host live Kirei Style itu diduga menghina pelanggannya dengan menyebut obesitas.

"Awal mula terjadinya hal ini, tepatnya saat customer tersebut menanyakan produk untuk BB 100 kilogram. Saya malah menjawab obesitas," terangnya.

Sadar Ucapannya Singgung Calon Konsumen

Siaran langsung melalui akun TikTok brand pakaian tersebut tampaknya ada yang merekam. Potongan video dugaan menghina calon konsumen itu dengan cepat merebak luas di ruang media sosial.

Ucapan itu langsung menuai kritik hingga hujatan dari publik. Ia pun menyadari penyebutan "obesitas" merupakan kesalahan besar dilakukan oleh host maupun pemilik suatu produk.

"Setelah itu saya baru menyadari adanya satu kesalahan, yang dimana saya menggunakan kata kasar obesitas itu yang mungkin kalimat tersebut bukan suatu jawaban yang diharapkan oleh customer," katanya.

Menurutnya, ucapan "obesitas" tidak pantas dilontarkan oleh dari pihak brand. Penyebutan tersebut justru dapat menimbulkan sakit hati hingga menjauhkan para calon konsumen dari produknya.

"Dan saya bahwa kata-kata tersebut tidak pantas dan tidak selayaknya saya ucapkan dan bisa menyakiti, menyinggung kepada customer yang bersangkutan," jelasnya sambil terbata-bata dan menyesal.

"Saya pun sadar di mana saya selaku host seharusnya saya harus tetap bisa profesional dalam menjaga ucapan dan sikap dalam berbagai pertanyaan dan situasi," sambungnya.

"Untuk itu dengan kesadaran penuh, saya mau meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini khususnya terhadap customer yang bersangkutan.

Ia menegaskan, pembuatan video klarifikasi tersebut bukan untuk menyalahkan siapa pun, termasuk menjadi pembelaan dirinya. Ia melakukan hal tersebut agar publik khususnya calon konsumen yang bersangkutan dapat memaafkan kekhilafannya.

"Sekali lagi, saya menjadikan momen ini suatu yang bisa jadikan bahan untuk introspeksi diri. Demikian klarifikasi dari saya, sekali lagi mohon maaf dan terima kasih perhatiannya," katanya.

Sebelumnya, sebuah potongan video siaran langsung Kirei viral di media sosial. Ia tengah  berjualan melalui akun TikTok brand pakaian Kirei Style.

Ia terekam menyebut berat badan calon kustomer yang mencapai 100 kilogram tersebut sebagai obesitas. Ia pun menyarankan agar pelanggannya untuk diet lebih dulu.

"Aduh 100 kilogram mah jangan dong, Bun. Diet dulu bundaku, diet dulu bunda, 100 Kg itu udah obesitas bundaku," ucap Kirei.

Kebetulan ada banyak penonton melihat siaran langsung tersebut. Mereka kemudian mendesak agar sang host menjelaskan maksud tujuan penyebutan kata "obesitas" kepada calon konsumen.

Kirei mencoba meluruskan ucapannya. Maksud dari penyebutan "obesitas" hanya sebatas bercanda dan mengarahkan ukuran pakaian yang dipromosikan tidak sesuai atau belum muat dipakai oleh calon konsumennya.

Dalam potongan video lain, ia terlihat dengan nada sangat emosional saat menjawab sejumlah komentar dari penontonnya. Ia tampak kesal lantaran ukuran pakaian yang tersedia hanya untuk berat badan tertentu, seperti ukuran 40-85 kilogram.

"Apasih kamu BB 100 malah ingin checkout. Kamu pakai daster juga enggak bakal muat BB 100 Kg tuh. Gak ngaca kamu itu, dikasih tahu obesitas malah ngamuk, malah ngomong saya ngehina. Gini nih rakyat pelenger," kesal Kirei.

Ia kembali melanjutkan perkataannya dengan nada emosi. Sang host menegaskan, "Emosi saya. Baca aja di deskripsi, BB 100 bisa gak, ya mikir aja. 100 kilo pakai daster juga enggak cukup, dibilangin obesitas ngamuk, dasar SDM rendah. Emosi. Pakai sarung gih BB 100 kilo mah."

Situasi semakin tegas setelah penonton lain yang mulai berdatangan turut menghujat host brand pakaian tersebut. Hal ini membuat Kirei mendesak agar mereka tak ikut berkomentar apabila tidak mengetahui persoalan awalnya.

"Kalau enggak tahu duduk perkaranya, diem aja lah. Kalau enggak tahu masalahnya, jangan ikut nimbrung," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Fathan Subchi, Anggota VI BPK RI yang Meninggal Dunia

Mengenal Fathan Subchi, Anggota VI BPK RI yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Fathan Subchi yang dikabarkan meninggal dunia di Rusia pada Minggu (25/10/2026).
Ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks Kini Jadi Sorotan Media Korea, Ada Apa?

Ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks Kini Jadi Sorotan Media Korea, Ada Apa?

Media Korea menyoroti Red Sparks yang terpuruk ke posisi terakhir setelah ditinggal Megawati Hangestri dan Banja Bukiric usai mencapai final V-League.
Rekaman CCTV Tunjukkan Detik-detik Pembunuhan Bharatu Valdo oleh Juniornya, Ada Empat Kali Tembakan

Rekaman CCTV Tunjukkan Detik-detik Pembunuhan Bharatu Valdo oleh Juniornya, Ada Empat Kali Tembakan

Petrus menerangkan, pembunuhan berencana ini diketahui dari rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Detik-detik Bharada A habisi nyawa terekam...
Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Update Nasib Mees Hilgers di Liga Belanda, Pelatih SC Heerenveen Beri Penjelasan soal Bek Timnas Indonesia: Belum Level buat Eredivisie

Update Nasib Mees Hilgers di Liga Belanda, Pelatih SC Heerenveen Beri Penjelasan soal Bek Timnas Indonesia: Belum Level buat Eredivisie

Mees Hilgers harus bersabar untuk kembali merumput di Eredivisie bersama SC Heerenveen. Pelatih Robin Veldman menilai bek Timnas Indonesia itu masih belum siap.
Innalillahi Anggota VI BPK Fathan Subchi Tutup Usia

Innalillahi Anggota VI BPK Fathan Subchi Tutup Usia

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni PMII (PB IKA PMII) itu meninggal di usia 56 tahun. Berdasarkan informasi yang diperoleh beliau meninggal setelah menjalani perawatan medis di Rusia.

Trending

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi Takuti Anak Lewat Tren Konten Polisi Anak, Psikolog Ingatkan Bahayanya

Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Media Vietnam Soroti Nasib Ole Romeny hingga Maarten Paes, Para Pilar Timnas Indonesia yang Menghilang usai Bawa Garuda Juara

Tiga pemain Timnas Indonesia jadi sorotan media Vietnam setelah kesulitan mendapatkan menit bermain bersama klub masing-masing di Eropa usai bawa Garuda Juara.
Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Bela Umat Muslim dari Islamophobia, Bill Clinton Ungkap Putrinya Khatam Al-Qur'an Sejak Usia 15 Tahun

Ketika bicara tentang maraknya rasa kebencian terhadap umat Muslim, mantan Presiden AS Bill Clinton sebut putrinya sudah khatam Al-Qur'an sejak usia 15 tahun.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Emanuel Navarrete vs O'Shaquie Foster yang akan berlangsung pada siang ini.
Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Tiga Tukang Parkir Dikeroyok di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas Babak Belur

Akibat insiden tersebut, dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius hingga salah satu jarinya putus...
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal Dunia

Kabar duka Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto berseliweran di media sosial.
Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Periklindo Tanggapi Rencana Pemberian Insentif EV Berbasis Baterai Nikel

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menyarankan pemerintah agar mengkaji ulang rencana pemberian insentif lebih bagi kendaraan listrik berbasis baterai nikel, dengan memperhatikan tren teknologi dan daya beli masyarakat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT