Viral, Video Prajurit Ukraina Tangkap Tentara Bayaran Rusia Diduga Berasal dari Indonesia dalam Kondisi Terluka
- Instagram @garis.depann
tvOnenews.com - Beredar luas di media sosial sebuah video prajurit Ukraina menangkap tentara bayaran Rusia yang diduga berasal dari Indonesia.
Menurut pengakuan prajurit Ukraina tersebut, tentara bayaran yang diduga asal Indonesia itu dalam kondisi terluka dan kini telah membaik setelah diobati.
Pria tersebut juga sempat diinterogasi oleh tentara setempat dan mengaku enggan berperang untuk Rusia sehingga menyerahkan diri ke pihak Ukraina.
Sebelumnya viral di media sosial draft terkait identitas yang dibocorkan intelijen Ukraina soal beberapa tentara bayaran Rusia yang asalnya dari Indonesia.
FISU selaku Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina mempublikasikan informasi tersebut melalui situs resminya, Foreign Intelligence Service of Ukraine.
Dalam rilis itu, intelijen Ukraina turut menampilkan data identitas masing-masing individu yang terdiri dari delapan orang berkewarganegaraan Indonesia.
“Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF,“ rilis FISU.
Menurut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, para tentara bayaran tersebut awalnya direkrut sebagai petugas kebersihan ataupun penjaga keamanan di Rusia.
“Para WNI ini kemudian mendaftar, lalu kemudian dari situ akhirnya dikirim untuk menjadi tentara. Begitu informasi yang kami dapat,” kata Dasco dikutip dari Antara.
Viral Video WNI Ditangkap Ukraina
- Instagram @garis.depann
Video yang diunggah Instagram @garis.depann, Rabu (2/9) kemarin menunjukkan pengakuan tentara Ukraina yang menangkap tentara bayaran Rusia.
Namun yang cukup mengejutkan, tentara bayaran tersebut adalah WNI yang memakai baju militer Rusia dan hanya bisa bicara dengan bahasa Indonesia.
Tampak tentara bayaran tersebut memijat prajurit dari 225th Separate Assault Regiment Ukraina sebagai bentuk terima kasih karena diselamatkan dalam keadaan terluka.
“Kami menangkap seorang tawanan. Dia terluka dan sudah diperban. Posisi kami kini sudah mengamankannya, sudah diberi makan dan minum,“ ucap prajurit Ukraina.
“Anak ini sama sekali tidak paham bahasa Ukraina, dia berusaha merespons sebisa mungkin, saya sampai kehabisan kata-kata,“ lanjutnya sambil tertawa.
Load more