Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com- Beragam informasi yang viral di Media Sosial (Medsos) ditemukan, salah satunya kabar bunuh diri di GBK. Hal ini sedang menarik perhatian publik karena baru saja terjadi.
Sejumlah fakta ditemukan tvOnenews.com di medsos X atau lainnya, dan dirangkum pada Selasa, 8 September 2026. Tercatat ada 3 kasus bunuh diri (Bundir) yang terjadi di GBK.
Ketiga kasus bunuh diri di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta ini terjadi karena berbagai mofif dan ada yang masih menjadi misteri.
- ANTARA
1. Kasus Buruh Bakar Diri (Mei 2015)
Kasus bunuh diri di GBK, pada urutan pertama ini terjadi pada Jumat, 1 Mei 2015 (saat perayaan Hari Buruh / May Day).
Kasus ini sempat menggemparkan media sosial, karena banyak dugaan yang bermunculan dan terjadi dimomen hari buruh.
Korban diketahui dengan identitas, bernama Sebastian Manuputty atau Sebastian Manufuti (33/45). Dalam informasinya, almarhum merupakan seorang buruh asal Bekasi yang bekerja di PT Tirta Alam Segar.
Kronologi & Motif dalam kasus ini, korban melakukan aksi bunuh diri dengan menyiramkan bensin ke tubuhnya, membakar diri, lalu melompat dari atap tribun Stadion Utama GBK.
Dari hasil penyelidikan polisi dan status media sosialnya, aksi ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan korban terhadap nasib rekan-rekan sesama buruh. Peristiwa ini diduga terinspirasi dari aksi simbolis perjuangan buruh internasional.
Bahkan Sebastian sempat mengunggah status di akun Facebook-nya. Dia berpesan kepada rekan-rekannya, untuk melanjutkan perjuangan kaum buruh.
Korban di Facebook, di-upload pada pukul 16.05 WIB," kata Budi ketika dihubungi VIVA.co.id, Minggu, 3 Mei 2015. Status terakhir Sebastian berbunyi: "lanjutkan perjuangan kaum buruh, tani dan nelayan, aku bahagia melakukannya.".
2. Kasus WNA (November 2016)
Kasus bunuh diri kedua yang terjadi di kawasan GBK, ada seorang Warga Negara Korea pada November 2016, tepatnya Jumat, 25 November ditemukan tak bernyawa pukul 05.30 WIB.
Identitasnya diketahui, pria tersebut seorang Warga Negara (WN) Korea yang tidak dikenali identitas pastinya oleh para pekerja proyek.
WN Korea Tewas Jatuh dari Lantai 4 GBK, diduga bunuh diri dan ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergeletak dan mengalami sejumlah luka. Korban diduga kuat tewas akibat melompat dari ketinggian lantai 4 pelataran Sektor 23/Proyek 19A di area Stadion Utama GBK.
Kasus ini pun masih menjadi misteri, apa motif dari WN Korea memilih mengakhiri hidupnya. Masih dalam dugaan dia bunuh diri.
- Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo
3. Kasus Fajar Sahrudin (5 September 2026)
Kasus bunuh diri ketiga ini lagi hangat di Media sosial karena motifnya masih menunggu keterangan lebih lanjut dari Kepolisian. Identitas korban bernama Fajar Sahrudin (juga dikenal di media sosial X dengan nama akun Stewie atau Steve).
Berdasarkan informasi dari medos, almarhum pria berusia 30 tahun yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada tanggal 5 September 2026.
Dalam kasus bundir ini, Fajar menyertakan sebuah tautan dan QR code digital yang berisi kisah hidup atau autobiografinya secara amat rapi.
Dengan tulisan tersebut, terungkap bahwa korban mengalami tekanan hidup yang berat serta riwayat perundungan (bullying).
Namun cukup menyentuh hati, warganet karena bersamaan dengan pesan perpisahan tersebut, ia mengunggah bukti donasi ke berbagai lembaga atau yayasan kesejahteraan, salah satunya rumah singgah hewan.(klw)
Load more