News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Pelecehan Seksual Oknum Guru di SMAN 1 Pamanukan

Berikut deretan fakta terkait kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru terhadap peserta didiknya di SMAN 1 Pamanukan, Subang beberapa waktu lalu
Selasa, 8 September 2026 - 11:03 WIB
Tampang oknum guru SMAN 1 Pamanukan terduga pelaku pelecehan seksual
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_/@subang.info

tvOnenews.com - Fakta-fakta seputar kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru di SMAN 1 Pamanukan, Subang menuai atensi publik.

Bagaimana tidak, terduga pelaku yang diketahui berinisial AT ternyata memegang jabatan penting di sekolah tersebut sembari menjadi tenaga pendidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia pendidikan tanah air dihebohkan dengan adanya aksi tidak terpuji dari seorang tenaga pendidik. Kasus ini terjadi di SMAN 1 Pamanukan, Subang.

Guru Matematika sekaligus Wakil Kepala Sekolah berinisial AT diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah peserta didik dalam beberapa waktu terakhir.

Kasus ini terungkap setelah ratusan siswa-siswi SMAN 1 Pamanukan melakukan unjuk rasa selepas ucapara rutin hari Senin (7/9) di halaman sekolah.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan para siswa-siswi hampir saja berujung ricuh gegara oknum guru tersebut hendak meninggalkan tempat secara sepihak.

Berikut 5 fakta terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru di SMAN 1 Pamanukan.

1. Guru Matematika dan Wakasek

Viral Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Demo Terkait Dugaan Guru Cabuli Siswi
Viral Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Demo Terkait Dugaan Guru Cabuli Siswi
Sumber :
  • Instagram @subang.info

AT, terduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswi di SMAN 1 Pamanukan ternyata merupakan guru matematika. Ia juga memegang jabatan wakil kepala sekolah (Wakasek).

Dengan jabatannya inilah, AT melancarkan modusnya untuk mendekati siswi di tempat mengajar. Hal ini dibuktikan dalam selebaran yang tersebar saat aksi unjuk rasa.

“Membujuk siswa dengan alasan bimbingan belajar atau tugas tambahan,“ tulis isi selebaran yang dibagikan siswa SMAN 1 Pamanukan.

2. Bukti Chat ke Siswi Tersebar

Bukti chat oknum guru SMAN 1 Pamanukan Subang terhadap siswi
Bukti chat oknum guru SMAN 1 Pamanukan Subang terhadap siswi
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Mengutip @infojalurpantura_ , terdapat sejumlah bukti potongan percakapan lewat pesan WhatsApp yang dikirimkan terduga pelaku AT kepada korban.

Bahkan ketika korban tidak masuk sekolah karena sakit, oknum guru tersebut mengirimkan pesan seolah menunjukkan perhatian kepada siswi itu.

“(Nama korban) Hari ini ga ke sekolah? Maafkan ayah ya, Cepat sembuh ya,” bunyi salah satu pesan yang dikirimkan terduga pelaku.

3. Panggil Muridnya 'Sayang'

Bukti percakapan oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan
Bukti percakapan oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Masih dalam pembahasan yang sama, bukti chat dari terduga pelaku AT menunjukkan bahwa dirinya memanggil siswa-siswinya dengan sebutan 'sayang'.

Konteks tersebut digunakan oleh oknum guru itu bukan hanya di lingkungan sekolah saja, melainkan ketika murid-muridnya sedang tidak dalam masa pembelajaran di rumah.

“(Nama korban) sekali lagi ayah minta maaf, ayah tahu (korban) marah sama ayah, sampai ayah ke rumah pun (korban) tidak mau keluar, ayah tahu ayah salah, ayah benar-benar menyesal. Ayah tidak mau ini menjadi masalah buat ayah dan (korban). Sekali lagi ayah minta maaf, ayah jujur, ayah sayang sama (korban). Ayah tidak mungkin melakukan yang tidak-tidak sama (korban), ayah sudah menganggap (korban) seperti anak sendiri,“ isi chat pelaku terhadap salah satu korban. 

“Maaf ayah ya. Maafkan ayah sayang,” katanya lagi.

4. Dipanggil Ayah oleh Murid-muridnya

Pengakuan alumni soal oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Pengakuan alumni soal oknum guru terduga pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan dipanggil ayah
Sumber :
  • Instagram @infojalurpantura_

Dari beberapa fakta di atas, satu hal yang sedang dikritisi publik adalah panggilan para peserta didik kepada oknum guru berinisial AT adalah 'ayah'.

Seorang pengguna Instagram yang mengaku alumni sekolah tersebut bersaksi bahwasanya panggilan itu muncul karena kedekatan si oknum guru dengan anak didiknya. 

“HALOO SEMUA, aku salah satu anak didik nya dan juga dia adalah walikelas aku di kelas 11z aku bahkan lumayan Deket sama dia gak cuma aku, anak kelas aku dan juga temen2 seangkatan aku pun Deket sama dia, dan anak anak angkatan aku, kakak kelas ku yang sebelum2 nya, dan adik kelas ku kompak manggil dia itu ayah,“ jelas akun @slzhddktm_dhkd yang mengaku sebagai alumni. 

5. Didemo Ratusan Siswa-siswi 

Ratusan siswa SMAN Pamanukan menggelar aksi protes terhadap oknum guru diduga melakukan pelecehan seksual
Ratusan siswa SMAN Pamanukan menggelar aksi protes terhadap oknum guru diduga melakukan pelecehan seksual
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ TikTok @subang.info

Sampai kemudian setelah buktinya dirasa cukup, ratusan peserta didik SMAN 1 Pamanukan melakukan aksi unjuk rasa selepas upacara, Senin (7/9).

Dalam aksi unjuk rasa itu, para peserta didik meminta agar pihak sekolah segera bertindak tegas dan mengamankan AT yang dianggap melakukan pelecehan seksual.

Para siswa sempat terpancing emosi ketika oknum guru yang tertuduh hendak meninggalkan lingkungan sekolah tanpa menghiraukan permasalahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hati-Hati, 5 Shio yang Diprediksi 'Amsyong' di Bulan September 2026: Kelinci Paling Rawan

Hati-Hati, 5 Shio yang Diprediksi 'Amsyong' di Bulan September 2026: Kelinci Paling Rawan

Hati-hati! Simak 5 shio yang diprediksi kurang hoki dan paling rawan menghadapi tantangan di September 2026. Kelinci berada di posisi paling bawah.
Real Madrid Vs Inter Milan: Jumpa Jose Mourinho, Cristian Chivu Ingin Unjuk Gigi di Hadapan sang Guru

Real Madrid Vs Inter Milan: Jumpa Jose Mourinho, Cristian Chivu Ingin Unjuk Gigi di Hadapan sang Guru

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengutarakan tekadnya untuk unjuk gigi di hadapan Jose Mourinho, yang kini menukangi Real Madrid. Kedua tim akan bertemu di pekan pertama Liga Champions 2026-2027.
Bikin Nyesek! Momen Pasien TB Tulang Ditandu 10 Km Demi Bisa Berobat, Imbas Jalan Rusak di Cianjur

Bikin Nyesek! Momen Pasien TB Tulang Ditandu 10 Km Demi Bisa Berobat, Imbas Jalan Rusak di Cianjur

Dua pasien, Siti Lestari (15) dan Erik Setiawan (16), remaja Desa Cibuluh, Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditandu 10 kilometer viral di media sosial.
Aliran Uang di Kasus Pemalang Didalami KPK, Periksa Pihak Swasta Hingga Tim Media

Aliran Uang di Kasus Pemalang Didalami KPK, Periksa Pihak Swasta Hingga Tim Media

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Puan Minta Wacana Gabung BMKG dan Badan Geologi Dikaji: DPR Dukung kalau Efektif

Puan Minta Wacana Gabung BMKG dan Badan Geologi Dikaji: DPR Dukung kalau Efektif

Puan meminta, usulan penggabungan dua badan tersebut harus dikaji lebih dulu. Mengingat, kedua badan itu memiliki tugas yang berbeda-beda.
Peran 5 Tersangka Korupsi KPR di Karawang Terungkap! Modusnya Bikin Kaget

Peran 5 Tersangka Korupsi KPR di Karawang Terungkap! Modusnya Bikin Kaget

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang membongkar peran lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT