Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang
- Threads/fajardawnvirgo
tvOnenews.com - Pihak keluarga Fajar Sahrudin, pria yang mengakhiri hidupnya di kawasan GBK meminta agar kasus kematian FS tidak lagi diperpanjang.
Menurut penuturan sang kakak, Fajar Sahrudin saat ini sudah dimakamkan di Lampung setelah pihak keluarga menjemputnya langsung dari Jakarta.
TRIGGER WARNING BUNUH DIRI:
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Viral di media sosial aksi bunuh diri yang diduga dilakukan seseorang bernama Fajar Sahrudin atau Stewie (31) di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Kasus kematian ini menjadi cukup heboh lantaran pria itu mengunggah schedule post berupa death note atau pesan terakhir yang ditulis sebelum meregang nyawa.
Ia bahkan sempat membuat beberapa utas di media sosial hingga platform Figma dan Tumblr untuk mengungkapkan uneg-uneg soal teman-temannya.
Kabar kematian Fajar Sahrudin di kawasan GBK yang sebelumnya diisukan hoaks dikonfirmasi oleh kepolisian yang datang langsung ke TKP.
“Polsek Metro Tanah Abang bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di area Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu dini hari,“ bunyi isi pernyataan dari rilis yang diterima oleh tvOnenews.com.
Keluarga Minta Kasus Tak Diperpanjang
- Instagram/@stewiecopp
Kakak dari Fajar Sahrudin yakni Deni Purwandi memberikan beberapa pernyataan terkait kematian sang adik yang belakangan menjadi viral di berbagai lintas platform media sosial.
Saat dihubungi secara eksklusif oleh tim tvOnenews, Deni Purwandi menjelaskan bahwa Fajar Sahrudin tidak meninggalkan pesan apapun kepada pihak keluarga.
Bahkan ketika masih hidup, komunikasi antara Fajar Sahrudin dengan keluarganya dalam hal ini kakak agak terputus karena almarhum yang sulit dihubungi.
“Tidak ada wasiat ataupun obrolan, karena dari dulu di telepon ataupun WA tidak pernah dibalas,“ kata kakak Fajar Sahrudin, Deni Purwandi.
Namun ketika ditanya terkait surat yang diberikan kepolisian kepada pihak keluarga untuk melakukan proses autopsi jasad FS, Deni Purwandi memilih bungkam.
Ia bahkan meminta agar kasus kematian Fajar Sahrudin yang menjadi isu di lintas platform media sosial untuk tidak lagi berlarut-larut dan tak perlu diperpanjang.
“Sudahlah, yang terpenting adik saya sudah dimakamkan,” pintanya.
Kepribadian Fajar Sahrudin
- Instagram/@stewiecopp
Dalam wawancaranya dengan tvOnenews, kakak Fajar Sahrudin yaitu Deni Purwandi mengatakan jika sang adik memang punya kepribadian yang tertutup.
“Emang almarhum orangnya sangat tertutup dan penuh misteri,“ katanya.
Lebih jauh, kepribadian Fajar Sahrudin mulai berubah ketika ibunya meninggal dunia. Dari sana, almarhum bahkan telah mencoba tiga ki untuk bunuh diri.
“Intinya sejak kematian almarhumah ibu saya, dia mulai frustasi karena kami tidak bisa membiayai kuliahnya karena terkendala ekonomi. Dari situlah dia mulai tidak menyukai kami,“ ujarnya.
Bahkan kata Deni Purwandi, pihak keluarga sudah mencoba berkomunikasi dengan Fajar Sahrudin. Akan tetapi, sifat almarhum cukup keras bahkan tak bisa dinasehati.
“Kami sekeluarga bukan kurang silaturahmi, tetapi almarhum saja yang sifat pendendam dan apapun keinginannya harus terwujud dan juga tidak bisa dinasehati,“ pungkasnya.
Load more