News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Video Diduga Hina Nabi Viral, Abah Setu di Bekasi Buka-bukaan Dirinya Langsung Dapat Ribuan Pesan WA

Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Cikarang Barat, Bekasi mengaku dapat 7.478 pesan usai video diduga hina Nabi Muhammad SAW viral.
Kamis, 10 September 2026 - 16:40 WIB
Asep Setiawan alias Abah Setu, pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam di Desa Telajung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Abah Setu MDNH

Ia mengaku bahwa dirinya saat itu sama sekali tidak mengetahui kehadiran massa. Selain karena sudah tidur, kedatangan sejumlah warga berlangsung secara mendadak.

"Kita tidak tahu mau kedatangan tamu. Bagi Abah, semuanya adalah hanya tamu Allah. Saya selalu juga mendoakan kepada sahabat-sahabat dengan segala manusia dalam dunia ini hanya cara pandang sahabat, hanya kemampuan untuk melihat dan merasa sesungguhnya. Kita tidak bisa menghakimin orang yang belum bisa melihat untuk melihat," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, ia juga berterima kasih kepada personel Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Barat. Kehadiran arat kepolisian berhasil meredam situasi ketegangan yang rentan terjadinya gesekan.

Ia dipanggil untuk memberikan klarifikasi video siaran langsung diduga menghina Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 8 September 2026. Hasil dari pemeriksaan awal, Abah Setu menyebut rekaman yang beredar hanya berupa potongan video telah diedit menggunakan teknologi AI.

Ia juga siap berdialog dan menghadiri mediasi yang digelar di Polres Metro Bekasi pada Kamis, 10 September 2026. Hal ini bertujuan untuk meluruskan ucapan kontroversial yang viral di media sosial.

"Alhamdulillah dengan adanya (kejadian ini), semuanya ada hikmah selalu sahabat," katanya.

Sebelumnya, sebuah video diduga berasal dari rekaman siaran langsung Abah Setu mendadak viral di media sosial. Di dalamnya memperlihatkan ia tengah berbincang dengan salah seorang jemaahnya tentang Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya Abah Setu ditanya terkait alasan Nabi Muhammad SAW bisa menjadi kekasih Allah SWT. Pimpinan majelis di Desa Telajung itu pun menjawab bahwa pertanyaan itu hanya membuat jemaahnya "terjebak syariat".

"Kenapa? Emang beliau aja bisa menjadi kekasih (Allah SWT)? Ini Hendro masih terjebak syariat ini. Yang disebut Muhammad itu yang mana, sih? Orang Madinah itu? Pantas kamu susah enggak dikasih syafaat. Wong dia dilempar batu aja enggak bisa nolong dirinya sendiri. Wong keracunan aja enggak bisa nolong dia sendiri. Wong pamannya aja ditolongin enggak bisa. Lagi hidup aja enggak bisa tolongin paman," ucap Abah Setu dalam video viral.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isack Hadjar Masih Belum Pulih, Liam Lawson Kembali Dampingi Max Verstappen di Red Bull pada F1 GP Spanyol 2026

Isack Hadjar Masih Belum Pulih, Liam Lawson Kembali Dampingi Max Verstappen di Red Bull pada F1 GP Spanyol 2026

Red Bull Racing masih harus mempertahankan line up mereka pada dua balapan sebelumnya setelah Isack Hadjar masih belum pulih dari cedera.
Pembangunan Sabo Dam di Tapanuli Tengah Sumut Lindungi Warga dari Potensi Bencana Susulan

Pembangunan Sabo Dam di Tapanuli Tengah Sumut Lindungi Warga dari Potensi Bencana Susulan

Pemerintah tengah mempercepat penanganan kawasan hulu di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. 
Pelukan Hangat Sherly Tjoanda untuk Rehan, Murid Sekolah Rakyat Terintegrasi

Pelukan Hangat Sherly Tjoanda untuk Rehan, Murid Sekolah Rakyat Terintegrasi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda lagi-lagi menarik perhatian karena baru-baru saja membagikan video. Ia memeluk seorang murid yang rindu dengan orang tua.
Kapal Feri MV June Aster Terbakar di Filipina, 5 Tewas dan 80 Orang Masih Hilang

Kapal Feri MV June Aster Terbakar di Filipina, 5 Tewas dan 80 Orang Masih Hilang

Kapal feri MV June Aster terbakar di perairan Coron, Palawan, Filipina. Lima orang tewas dan lebih dari 80 masih hilang.
Perkembangan Platform Digital Global, DPR RI Sorot Kedaulatan Data

Perkembangan Platform Digital Global, DPR RI Sorot Kedaulatan Data

Perkembangan platform digital global kini turut menjadi isu kedaulatan digital, perlindungan konsumen, hingga posisi Indonesia dalam perdagangan digital internasional.
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Siapkan Lapangan Khusus Timnas Indonesia di PTIK

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Siapkan Lapangan Khusus Timnas Indonesia di PTIK

PSSI menyiapkan PTIK sebagai lapangan khusus Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026, lengkap dengan rumput, keamanan, dan fasilitas pendukung.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT