News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Diam Lagi, Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Pernyataan Pihak Ruben Onsu dan Ungkap Bukti Chat

Kuasa hukum Sarwendah tak mau diam lagi. Chris Sam Siwu bantah pernyataan pihak Ruben Onsu soal mediasi hak asuh anak dan ungkap bukti chat.
Kamis, 10 September 2026 - 21:35 WIB
Kuasa Hukum Sarwendah dan Kuasa Hukum ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / TikTok @chris.sam.siwu / Instagram @minola6000

tvOnenews.com - Kuasa Hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, tak mau diam lagi menanggapi pernyataan pihak Ruben Onsu terkait gagalnya mediasi hak asuh anak. Chris membantah adanya pemutarbalikan fakta soal pertemuan anak dan pemeriksaan kesehatan, sekaligus mengungkap bukti chat yang disebut menunjukkan Sarwendah tidak melarang anak bertemu Ruben.

Sidang Mediasi Hak Asuh Anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan gagal karena belum ditemukan titik temu antara kedua pihak. Dalam perkara tersebut, Sarwendah melalui Kuasa Hukum juga telah mengajukan gugatan balik atau rekonvensi terhadap gugatan yang sebelumnya diajukan Ruben Onsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan Mediasi Hak Asuh Anak kemudian mendapat tanggapan dari pihak Ruben Onsu melalui Kuasa Hukum Minola Sebayang. Ia menyebut ada dua hal yang membuat mediasi tidak mencapai kesepakatan, yakni mekanisme pertemuan anak dengan Ruben serta permintaan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Minola Sebayang menyampaikan hal tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengatakan belum dapat melihat secara langsung jawaban Sarwendah yang telah masuk melalui e-Court, tetapi mengetahui informasi mengenai alasan gagalnya mediasi dari pemberitaan maupun unggahan di media sosial.

“Banyak teman-teman media yang menghubungi saya untuk melakukan wawancara terkait masalah telah masuknya jawaban dari tergugat S melalui e-Court, tapi saya belum membaca dan belum bisa melihatnya,” kata Minola Sebayang.

“Namun demikian, ada beberapa informasi yang kami dapatkan dari beberapa teman media maupun dari postingan, yang dikatakan gagalnya mediasi itu adalah akibat Ruben tidak mau memeriksa kesehatan atau ogah memeriksa kesehatan meskipun untuk demi anak,” lanjut Minola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minola kemudian membantah anggapan tersebut. Menurutnya, ada dua persoalan yang menjadi penyebab mediasi tidak menemukan titik temu. Salah satunya berkaitan dengan keinginan Ruben untuk bertemu anak-anak tanpa didampingi Sarwendah sebagai ibu.

“Pernyataan ini sungguh sangat kami sayangkan, ini model fitnah baru lagi karena fakta yang sesungguhnya adalah dua hal yang membuat mediasi itu gagal, di antaranya satu, karena S tidak mau memberikan anak-anak berkumpul, bertemu dengan Ruben tanpa didampingi oleh dia sebagai ibunya,” tegas Minola.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Boxing Day merupakan sebutan bagi pertandingan yang digelar satu hari setelah Hari Natal di mana dalam hari tersebut keluarga berada di rumah untuk membuka kado Natal. 
Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mata uang rupiah ditutup melemah 36 poin ke level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2026), setelah sebelumnya sempat tertekan hingga 40 poin.
Persija Hanya Digunakan untuk Lawan Persib, FIFA Tak Izinkan Macan Kemayoran Pakai Stadion GBK untuk Jamu Java United

Persija Hanya Digunakan untuk Lawan Persib, FIFA Tak Izinkan Macan Kemayoran Pakai Stadion GBK untuk Jamu Java United

Persija Jakarta memang menjalani dua laga kandang sebelum akhirnya Super League 2026-2027 diliburkan sepanjang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 digelar. 
Siap Hadapi F1 GP Spanyol 2026, Fred Vasseur Janji akan Kembalikan Performa Apik Ferrari di Madring Besok

Siap Hadapi F1 GP Spanyol 2026, Fred Vasseur Janji akan Kembalikan Performa Apik Ferrari di Madring Besok

Ferrari bertekad bangkit pada F1 GP Spanyol 2026 di Madrid setelah menjalani balapan kandang yang mengecewakan di Sirkuit Monza.
Begini Nasib Franco Morbidelli Setelah VR46 Resmi Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027 Mendatang

Begini Nasib Franco Morbidelli Setelah VR46 Resmi Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027 Mendatang

Salah satu murid dari Valentino Rossi yakni Franco Morbidelli, telah resmi dipastikan akan meninggalkan VR46 Ducati setelah berakhirnya musim MotoGP 2026 ini.

Trending

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Liga Inggris Umumkan Jadwal Boxing Day 2026, 7 Laga Digelar Sepanjang 26 Desember 2026

Boxing Day merupakan sebutan bagi pertandingan yang digelar satu hari setelah Hari Natal di mana dalam hari tersebut keluarga berada di rumah untuk membuka kado Natal. 
Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Rupiah Tertekan Rp17.547 di Penutupan Perdagangan, Harga Minyak Dunia Jadi Bom Waktu APBN

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mata uang rupiah ditutup melemah 36 poin ke level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2026), setelah sebelumnya sempat tertekan hingga 40 poin.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Dapat Tandem Baru? Statistik Penyerang Muda Ini Makin Gila di Luar Negeri

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Dapat Tandem Baru? Statistik Penyerang Muda Ini Makin Gila di Luar Negeri

Penyerang muda Timnas Indonesia tampil gacor di Amerika Serikat dengan 7 kontribusi gol dalam 6 laga, modal apik jelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT