News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Ibu-ibu Hirup Kamper hingga Marah-marah di KRL, Bikin Risih Penumpang Lain

Seorang ibu-ibu yang terekam dalam video viral diduga sedang menghirup kamper sambil marah-marah dalam KRL kena tindakan tegas berupa blacklist KAI Commuter.
Sabtu, 12 September 2026 - 09:21 WIB
Video ibu-ibu diduga menghirup kamper sambil marah-marah dalam KRL rute Manggarai-Bogor viral di media sosial
Sumber :
  • Threads/@elsaazhp

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video seorang ibu-ibu membuat penumpang kereta Commuter Line (KRL) terganggu viral di media sosial. Ia terekam diduga sedang menghirup kamper hingga marah-marah terhadap penumpang lain.

Rekaman video ibu-ibu diduga menghirup kamper di KRL pertama kali diunggah melalui akun Threads @elsaazhp pada Jumat (11/9/2026). Pemilik akun bernama Elsa Azzahra menyarankan agar ada aturan ketat yang harus diberlakukan oleh pihak stasiun maupun KAI Commuter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kata gueu mending di stasiun ada larangan orang gila dilarang naik kereta deh. Ini mengganggu kenyamanan penumpang lain banget. Sick banget nih orang, masa makan berantakan, bawa kamper bulet dicium-ciumin yang bikin satu gerbong bau kamper, ngebangunin semua orang yang duduk, marah-marah. Kok bisa lolos, petugasnya enggak ada di gerbong KRL," tulis Elsa dikutip tvOnenews.com, Sabtu (12/9/2026).

Kronologi Ibu-ibu Diduga Hirup Kamper dan Marah di KRL

Viral Ibu-ibu Hisap Kamper Sambil Ngoceh di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah dari Awal Masuk Kereta
Viral Ibu-ibu Hisap Kamper Sambil Ngoceh di KRL Manggarai-Bogor: Marah-marah dari Awal Masuk Kereta
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram Haijakarta

Elsa menjelaskan, peristiwa ibu-ibu diduga menghirup kamper yang viral tersebut terjadi di KRL rute Manggarai-Bogor pada Kamis (10/9/2026), sekitar pukul 18.30 WIB.

Pemilik akun sekaligus penumpang KRL dalam video itu mengungkapkan bahwa penumpang wanita itu naik dari Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Ibu-ibu tersebut memilih naik di gerbong khusus wanita paling depan.

Ibu-ibu itu, kata Elsa, sudah sangat berisik hingga marah-marah dari depan masuk pintu KRL. Tidak lama kemudian, ia menjadi salah satu yang ditepuk oleh penumpang wanita itu.

"Enggak lama geser ke tengah, bangunin orang-orang yang tidur, enggak ada yang bangun, barulah mengarah ke saya. Saya ditepok-tepok agak kencang disuruh bangun," terang Elsa.

Ibu-ibu itu pun ahirnya bisa duduk di kursi yang telah diberikan olehnya. Tak lama, penumpang di sebelahnya menutup hidung akibat wanita tersebut bau kamper.

Aksi menutup hidung tersebut mengundang reaksi dari wanita tersebut dibalut dengan nada agak sedikit mengejek sambil mengeluarkan hingga menghirup kamper berwarna pink.

Ibu-ibu tersebut juga terekam marah-marah saat menghirup kamper. Ironisnya, penumpang wanita itu juga batuk-batuk saat makan hingga makanan yang dibawanya berujung berantakan.

Penumpang wanita tersebut kemudian turun di Stasiun Tanjung Barat. Elsa melihat ibu-ibu tersebut bahkan sempat kembali marah-marah ke penumpang hendak turun dari KRL.

KAI Commuter Blacklist Ibu-ibu yang Viral Hirup Kamper

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan merespon adanya video viral seorang ibu-ibu terlihat duduk sambil mencium hingga menghirup kamper berukuran bulat berwarna pink.

Leza mengatakan, KAI Commuter memutuskan untuk memberikan sanksi tegas kepada ibu-ibu tersebut. KCI resmi blacklist penumpang wanita itu.

"Untuk mencegah pengguna tersebut naik Commuter Line kembali dan tidak mengganggu pengguna lainnya, KAI Commuter memberikan tindakan blacklist pengguna tersebut," ujar Leza, Sabtu, 12 September 2026.

Leza menyebut keputusan tersebut guna tetap menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna KRL. Pasalnya, KCI telah menempatkan petugas Pengamanan kereta (PAM Walka) sebanyak 2-3 orang di setiap perjalanan.

Dalam janjinya, Leza menegaskan, pihak KAI Commuter selalu sigap mengambil langkah tegas untuk para penumpang KRL yang melakukan kejadian serupa dan bisa membahayakan penumpang lainnya.

"Selanjutnya penumpang bisa langsung melaporkan kepada petugas PAM Walka yang ada di dalam kereta jika melihat tindakan yang membahayakan dan membuat tidak nyaman pengguna agar segera mendapatkan tindak lanjut petugas," jelasnya.

Harapan Reza, para pengguna KRL ke depannya bisa aktif berperan dan mengingatkan betapa pentingnya menjaga ketertiban selama berada di dalam KRL.

"Intinya, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya menggunakan transportasi publik yang tertib, aman, dan nyaman," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT