News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkum: 760 Ribu Badan Usaha Terancam Diblokir Akibat Tak Laporkan Beneficial Ownership

Kementerian Hukum (Kemenkum) menindak tegas ratusan ribu badan usaha yang membandel dan enggan melaporkan pemilik manfaat atau beneficial ownership (BO) mereka ke dalam sistem administrasi negara.
Sabtu, 12 September 2026 - 06:00 WIB
Menkum, Supratman Andi Agtas
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Hukum (Kemenkum) menindak tegas ratusan ribu badan usaha yang membandel dan enggan melaporkan pemilik manfaat atau beneficial ownership (BO) mereka ke dalam sistem administrasi negara.

Langkah tegas ini diambil guna menegakkan transparansi tata kelola bisnis, memberantas keberadaan perusahaan cangkang, serta memenuhi standar kepatuhan internasional yang ditetapkan Financial Action Task Force (FATF) dan syarat keanggotaan Indonesia di Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas mengungkapkan skala pelanggaran yang dinilai sangat mengkhawatirkan tersebut. Dari jutaan entitas bisnis yang terdaftar resmi di Indonesia, porsi badan usaha yang mengabaikan kewajiban transparansi ini ternyata tergolong jumbo.

"Dari 1,5 juta PT yang ada dan perseroan komanditer maupun persekutuan perdata yang lain, dari 3,8 juta itu, sekarang ada 760.000 yang belum melaporkan beneficial ownership-nya. Bayangkan Permenkum dari tahun 2025 kita sahkan, sampai hari ini masih ada 760.000 badan usaha yang tidak melaporkan BO-nya," ungkap Supratman, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

Tindakan abai yang dilakukan ratusan ribu badan usaha ini diduga kuat berkaitan erat dengan praktik manipulasi kepemilikan saham di masa lalu. Praktik pencantuman nama formal dalam dokumen legalitas kerap dijadikan kedok untuk menyembunyikan identitas pemilik manfaat yang sebenarnya demi menghindari kewajiban pajak maupun jerat hukum.

"Karena dulu banyak yang atas nama pemegang saham, tapi sesungguhnya penerima manfaatnya bukan yang bersangkutan. Tapi hanya memanfaatkan nama orang lain. Nah, kewajiban kita itu wajib untuk mencantumkan BO-nya sekarang," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Kemenkum mensinyalir bahwa tumpukan angka ratusan ribu perusahaan yang belum patuh ini mencakup keberadaan entitas bisnis fiktif atau perusahaan yang sudah lama gulung tikar tetapi belum dilikuidasi secara resmi. Kondisi ini dinilai merusak keakuratan basis data perekonomian nasional.

Menanggapi ketidakpatuhan tersebut, Kementerian Hukum mengambil tindakan korektif berupa pemblokiran akses layanan administrasi bagi perusahaan yang membandel. Penindakan ini menjadi instrumen penting untuk menyaring badan usaha mana yang benar-benar aktif dan akuntabel di dalam negeri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengisi Suara Bugs Bunny dan Daffy Duck Eric Bauza Meninggal di Usia 46 Tahun

Pengisi Suara Bugs Bunny dan Daffy Duck Eric Bauza Meninggal di Usia 46 Tahun

Pengisi suara Bugs Bunny dan Daffy Duck, Eric Bauza, meninggal dunia di usia 46 tahun, penyebab kematiannya terungkap.
Menkomdigi Temui Kapolri di Mabes Polri, Kolaborasi Perkuat Keamanan Ruang Digital

Menkomdigi Temui Kapolri di Mabes Polri, Kolaborasi Perkuat Keamanan Ruang Digital

Kapolri Suyudi Ario Seto menerima kunjungan dari Menkomdigi Meutya Hafid di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Polri dan Komdigi sepakat untuk berkolaborasi memperkuat keamanan ruang digital lantaran adanya perkembangan teknologi yang pesat.
Malaysia Jadi Negara ASEAN Terbaik di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA, Timnas Indonesia di Posisi Ini

Malaysia Jadi Negara ASEAN Terbaik di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA, Timnas Indonesia di Posisi Ini

Sebanyak 189 tim negara peserta berasal dari enam konfederasi berbeda dari seluruh negara terbagi menjadi 32 grup berbeda. Seluruh tim perwakilan ASEAN pun bersaing dalam Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA. 
Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2026, Hadiah Helm Dibagikan ke Pengendara Motor Beratribut Lengkap di Fatmawati

Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2026, Hadiah Helm Dibagikan ke Pengendara Motor Beratribut Lengkap di Fatmawati

Tim Ditlantas Polres Metro Jakarta Selatan bersama Jasa Raharja dan stakeholder terkait menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 hari kedua di simpang Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/10/2026). Sejumlah personel dibagi menjadi empat titik di setiap lampu merah jalan tersebut.
Anjlok pada 2026, Penjualan Mobil Domestik China Diprediksi Alami Peningkatan Tahun 2027

Anjlok pada 2026, Penjualan Mobil Domestik China Diprediksi Alami Peningkatan Tahun 2027

Penjualan mobil domestik China diperkirakan bakal mengalami peningkatan pada 2027 mendatang. Padahal, itu sempat mengalami penurunan pada tahun 2026 ini.
Pengakuan Jujur Rizky Ridho usai Diminta Shin Tae-yong Main sebagai Gelandang di Persija Jakarta

Pengakuan Jujur Rizky Ridho usai Diminta Shin Tae-yong Main sebagai Gelandang di Persija Jakarta

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengaku sampai mempelajari cara bermain para gelandang di Eropa demi menjalankan peran baru yang diberikan Shin Tae-yong.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Kasus pembunuhan istri siri di madiun menuai perhatian publik. Sejauh ini, kepolisian Jawa Timur masih mendalami motif tersangka yang kini telah diamankan.
Selengkapnya

Viral