Bukan LC, Pekerjaan Wanita yang Ngaku Jadi Korban Kekerasan Seksual hingga Laporkan Betrand Peto ke Polisi Terkuak
- YouTube/Reyben Entertainment - Instagram/betrandpetoputraonsu
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok wanita berinisial ANW (26) belakangan ini menggegerkan publik. Ia muncul untuk mengungkapkan dirinya menjadi korban dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh penyanyi sekaligus artis Betrand Peto.
ANW melaporkan Betrand Peto atas dugaan pelecehan seksual ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/6780/1X/2026/SPK//POLDA METRO JAYA pada Sabtu (12/9/2026).
Laporan tersebut memunculkan anggapan yang merebak di media sosial. Pekerjaan wanita yang mengaku sebagai korban Betrand Peto disebut sosok lady companion (LC) lantaran berada di sebuah klub malam.
Kuasa hukum ANW, Nataniel Hutagaol mulanya membantah sejumlah anggapan maupun reaksi dari pihak Betrand Peto. Hal ini bertujuan untuk meluruskan yang harus diperjelas agar tidak berkembang menjadi bola liar di ruang media sosial.
"Di sini kami ingin mengklarifikasi terhadap bantahan-bantahan yang baru dilakukan oleh pihak BP," ujar Nataniel dikutip tvOnenews.com, Selasa (15/9/2026).
Pekerjaan Wanita Diduga Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto
Dalam kesempatan itu, Nataniel juga menepis tuduhan pekerjaan ANW sebagai seorang karyawan pemandu karaoke atau LC. Kata dia, wanita tersebut justru masih menjalani pendidikan di bangku kuliah.
"Kami mau mengimbau kepada semua teman-teman bahwa korban ini adalah wanita pekerja, punya kerja sebagai karyawan dan dia juga kuliah," tegasnya.
Ia selaku kuasa hukum tidak menyangka ada banyak anggapan yang merebak di media sosial terkait pekerjaan kliennya. Hal ini membuat dirinya harus cepat meluruskan bahwa ANW bukan bekerja sebagai LC.
"Banyak yang menganggap dia bahwa LC. Bukan ya, ingat itu," tambahnya.
Awal Mula Kejadian Dugaan Kekerasan Seksual oleh Betrand Peto Versi Pelapor
Kemudian, kronologi kejadian kasus yang menimpa korban bermula saat berada di sebuah kelab di daerah SCBD, Jakarta Selatan pada 12 September 2026.
Pada saat itu, Onyo sapaan akrabnya membuka room di sebuah kelab tersebut. Berdasarkan pengakuan dari ANW, ia dan rekannya berinisial D diminta oleh seorang waiter agar masuk dalam ruangan tersebut.
Sebuah hal yang tidak menyenangkan terjadi saat rekannya, D menuju kamar kecil. Ponsel milik ANW kebetulan tertinggal di sofa sehingga harus kembali ke ruangan tersebut.
Load more