News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma TV, Ini Teknologi Rumah Tangga yang Bikin Hidup Paksu dan Bunda Lebih Praktis

Teknologi rumah tangga kini tak hanya soal hiburan. Kenali fitur hemat energi, perangkat pintar, hingga AI yang bisa membantu pekerjaan rumah sehari
Rabu, 16 September 2026 - 22:50 WIB
Ilustrasi: Bukan Cuma TV, Ini Teknologi Rumah Tangga yang Bikin Hidup Paksu dan Bunda Lebih Praktis
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Rumah bukan lagi sekadar tempat untuk beristirahat setelah seharian bekerja. Bagi paksu dan bunda, rumah juga menjadi ruang untuk mengatur banyak hal sekaligus, mulai dari menyiapkan makanan, mencuci pakaian, menjaga bahan makanan tetap segar, hingga memastikan penggunaan listrik tetap terkendali.

Perubahan teknologi membuat pekerjaan tersebut perlahan ikut berubah. Perangkat rumah tangga sekarang tidak hanya menawarkan fungsi dasar, tetapi mulai dilengkapi sistem otomatis, konektivitas, sensor, hingga kecerdasan buatan atau AI. Tujuannya bukan sekadar membuat perangkat terlihat canggih, melainkan membantu pekerjaan sehari-hari menjadi lebih praktis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, semakin banyak pilihan teknologi juga membuat konsumen perlu lebih teliti. Perangkat dengan fitur paling banyak belum tentu menjadi pilihan yang paling sesuai untuk setiap rumah. 

Paksu dan bunda perlu melihat kebutuhan, kebiasaan penggunaan, konsumsi energi, serta manfaat fitur sebelum membeli perangkat elektronik baru.

1. Mulai dari Kebutuhan, Bukan Sekadar Fitur Canggih

Salah satu kesalahan yang cukup mudah terjadi ketika membeli perangkat rumah tangga adalah terpaku pada jumlah fitur. Padahal, fitur yang tidak pernah digunakan justru tidak memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, langkah pertama adalah menentukan kebutuhan. Untuk keluarga yang sering memasak dan menyimpan bahan makanan dalam jumlah banyak, misalnya, kapasitas serta sistem penyimpanan kulkas menjadi pertimbangan penting.

Begitu pula dengan mesin cuci. Selain kapasitas, paksu dan bunda bisa memperhatikan program pencucian, kemampuan mengeringkan pakaian, serta waktu yang dibutuhkan dalam satu siklus.

Perangkat dengan kemampuan pengeringan cepat juga dapat menjadi pertimbangan bagi keluarga yang memiliki aktivitas padat. Teknologi seperti sistem pengeringan cepat pada perangkat laundry dikembangkan untuk memangkas waktu pekerjaan rumah.

Prinsip sederhananya, jangan membeli fitur hanya karena terlihat menarik. Tanyakan terlebih dahulu: apakah fitur tersebut benar-benar akan digunakan dalam rutinitas sehari-hari?

2. Perhatikan Konsumsi Energi dan Efisiensi

Perangkat rumah tangga digunakan berulang kali, bahkan beberapa di antaranya bekerja selama 24 jam. Karena itu, konsumsi energi sebaiknya menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum membeli.

Kulkas, pendingin ruangan, mesin cuci, televisi, dan berbagai perangkat elektronik lainnya memiliki pola penggunaan energi yang berbeda. Paksu dan bunda dapat membandingkan informasi konsumsi listrik, tingkat efisiensi, serta mode hemat energi sebelum menentukan pilihan.

Perkembangan teknologi juga mulai mempertemukan perangkat rumah tangga dengan sumber energi alternatif. Misalnya, konsep pendingin ruangan yang terintegrasi dengan sistem fotovoltaik dan penyimpanan energi. 

Sistem tersebut dirancang agar energi matahari dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendinginan pada siang hari.

Konsep semacam ini menunjukkan bahwa pembahasan perangkat rumah tangga ke depan tidak hanya berkaitan dengan fungsi, tetapi juga bagaimana energi digunakan secara lebih efisien.

Bagi keluarga, prinsipnya tetap sederhana: semakin sering sebuah perangkat digunakan, semakin penting melihat efisiensi energinya. Harga pembelian bukan satu-satunya biaya yang perlu diperhitungkan karena penggunaan listrik dalam jangka panjang juga berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga.

3. AI Mulai Masuk ke Pekerjaan Rumah Sehari-hari

Perkembangan berikutnya adalah masuknya kecerdasan buatan ke berbagai perangkat yang sebelumnya bekerja secara konvensional.

AI kini mulai digunakan untuk membantu pengelolaan jaringan rumah, memberikan rekomendasi berdasarkan kebiasaan pengguna, hingga menjalankan interaksi dengan perangkat melalui bahasa yang lebih natural.

Bagi paksu dan bunda, perkembangan ini dapat dilihat dari sudut yang lebih praktis. Teknologi baru seharusnya membantu mengurangi pekerjaan berulang, bukan justru membuat pengguna semakin bingung dengan pengoperasiannya.

Konsep tersebut juga terlihat pada sejumlah perangkat yang dipamerkan TCL Industrial di IFA 2026. Selain televisi dan perangkat display, perusahaan tersebut memperkenalkan berbagai teknologi yang mencakup peralatan rumah tangga, perangkat konektivitas, kacamata berbasis AI, hingga robot AI.

“Melalui portofolio yang mencakup TV, soundbar, monitor, smartphone, hingga perangkat near-eye display seperti kacamata RayNeo, kami terus memperluas pengembangan teknologi visual dan audiovisual,” kata CEO TCL Indonesia, Evan Tang. 

Salah satu yang diperkenalkan adalah AiMe, perangkat pendamping berbasis AI yang menggunakan interaksi multimodal dan kontrol gerak. Ada pula 5G AI CPE X5 yang membawa kemampuan pengelolaan jaringan berbasis AI, termasuk optimasi koneksi dan diagnosis jaringan.

Di sektor perangkat rumah tangga, brand tersebut juga memperkenalkan kulkas TwinMag Prime Fresh yang menggunakan teknologi pengawetan berbasis dual-magnetic serta Heat Pump Super Drum yang mengandalkan teknologi pengeringan cepat.

Berbagai inovasi tersebut mendapat sejumlah penghargaan di IFA 2026, termasuk penghargaan untuk teknologi audio, display, perangkat rumah tangga, AI, hingga konektivitas. Pada akhirnya, perkembangan ini memperlihatkan perubahan yang lebih luas dalam industri elektronik.

Pengakuan tersebut mencakup Gold Award dalam Global Product Technology Innovation Awards yang diselenggarakan bersama International Data Group (IDG), IFA, dan Kamar Dagang dan Industri Jerman (DIHK), serta penghargaan IFA Innovation Awards dari IFA. 

Sejumlah produk TCL Industrial juga mendapat apresiasi dari media teknologi internasional seperti Tom's Guide, TechRadar, What Hi-Fi?, dan Android Authority. Berbagai pengakuan tersebut menjadi validasi atas konsistensi dalam mengembangkan teknologi di berbagai kategori produk dan menghadirkan pengalaman yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen.

Perangkat rumah tangga tidak lagi berdiri sendiri sebagai mesin dengan satu fungsi, tetapi mulai terhubung dengan sistem energi, jaringan internet, otomatisasi, dan AI.

“Kami akan terus membawa semangat Dare to Be Extraordinary melalui inovasi berkelanjutan dan pengembangan teknologi yang lebih cerdas, nyaman, terhubung, serta mampu menghadirkan pengalaman baru bagi konsumen di berbagai belahan dunia,” ujar Evan Tang.

Bagi paksu dan bunda, hal terpenting bukan mengejar perangkat yang paling mahal atau paling banyak fiturnya. Yang lebih penting adalah memilih teknologi berdasarkan kebutuhan rumah, seberapa sering perangkat digunakan, efisiensi energi, kemudahan pengoperasian, serta manfaatnya dalam jangka panjang.

Dari sinilah inti perkembangan teknologi perangkat rumah tangga di ajang tersebut menjadi menarik. Panggung teknologi tersebut tidak hanya memperlihatkan perkembangan televisi, tetapi juga menunjukkan bagaimana perangkat rumah tangga mulai bergerak ke arah yang lebih terhubung, hemat energi, otomatis, dan berbasis AI. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Harga iPhone 17 September 2026 berubah setelah iPhone 18 diumumkan. Simak daftar Harga iPhone terbaru dan tips memilih varian sesuai kebutuhan.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Lebih dari seribu tiket laga Persib Bandung melawan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026) terjual untuk Bobotoh. 
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.
Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Kerajaan menegaskan bahwa serangan teroris pengecut yang menargetkan kota suci dan kiblat umat Muslim tersebut sebagai pengulangan praktik milisi Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Muslim itu.
Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 

Trending

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Arab Saudi Kutuk Serangan Houthi ke Makkah

Kerajaan menegaskan bahwa serangan teroris pengecut yang menargetkan kota suci dan kiblat umat Muslim tersebut sebagai pengulangan praktik milisi Houthi yang menargetkan dan melanggar kesucian tempat-tempat suci umat Muslim itu.
Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Bobotoh Santun Persib Disambut, Igor Tolic Pastikan FC Seoul Nyaman Ketika Datang ke Bandung

Lebih dari seribu tiket laga Persib Bandung melawan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026) terjual untuk Bobotoh. 
Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT