News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serius Tekan Angka Pengangguran, Gubernur KDM Heran dari 9.100 Perusahaan di Bekasi Cuma 15 yang Buka Loker

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti rekrutmen dan lowongan kerja 9.100 perusahaan di Kabupaten Bekasi tertutup hingga prakti percaloan tenaga kerja.
Jumat, 18 September 2026 - 03:55 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bekasi, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti proses rekrutmen dan lowongan kerja (loker) ribuan perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi. Hal ini tak lepas pertumbuhan industri dinilai semakin pesat.

KDM memberikan penilaian pertumbuhan tersebut justru wajib diiringi perusahaan harus terbuka dalam urusan akses kerja. Berdasarkan data BPS Jawa Barat pada 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Bekasi mencapai 8,78 persen atau sekitar 145.620 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM berpendapat angka tersebut telah masuk kategori tertinggi di antara kabupaten/kota di Jawa Barat. Dari data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, setidaknya ada 9.100 perusahaan skala menengah dan besar di wilayah Kabupaten Bekasi.

Ia menyayangkan informasi rekrutmen ribuan perusahaan masih tertutup dan hanya 15 perusahaan terbuka untuk menginformasikan loker. Situasi ini membuat masyarakat setempat kesulitan mendapatkan pekerjaan.

"Investasi dalam setiap tahun selalu mengalir deras, kondisi industri bertumbuh dengan cepat, kawasan industri berkembang dengan besar, tetapi rekrutmen terhadap tenaga kerja warga Jawa Barat justru relatif belum sesuai dengan harapan," ujar KDM dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat (18/9/2026).

KDM Soroti Loker Perusahaan yang Tertutup

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Lebih lanjut, pria bernama Dedi Mulyadi itu mempertanyakan masih banyak perusahaan yang tidak memberikan informasi lowongan secara terbuka. Ia memahami hal tersebut tak dihitung untuk keseluruhan.

Informasi loker yang tertutup, kata dia, langkah ribuan perusahaan tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi justru hanya membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Ia menambahkan, informasi yang tidak dipublikasikan menyebabkan angka pengangguran terus meningkat. Pasalnya, keterbukaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

"Banyak sekali rekrutmen itu dilakukan secara tidak terbuka. Akses warga untuk memperoleh informasi kerja itu tiidak bisa didapatkan," terangnya.

Dedi Mulyadi Soroti Maraknya Calo Rekrutmen Pekerjaan

Mantan Bupati Purwakarta ini tidak hanya membahas tentang keterbukaan informasi loker. Dedi Mulyadi juga menyoroti maraknya praktik orang-orang yang memposisikan sebagai calo dalam menerima tenaga kerja.

Mantan anggota DPR RI ini kerap menerima laporan dan keluhan dari para pencari kerja (pencaker). Kata dia, calon pekerja mau tak mau harus merogoh kocek uang mereka berjumlah jutaan rupiah.

Ia menambahkan, uang yang dikeluarkan bertujuuan agar bisa diterima dan mendapatkan pekerjaan. Padahal status kepegawaiannya hanya sebatas tenaga kerja kontrak.

"Ada tenaga kerja kontrak itu ada yang (mengeluarkan uang) Rp5 juta, ada yang Rp15 juta," imbuhnya.

Situasi seperti ini membuat keluarga mereka justru mempunyai utang. Praktik percaloan tersebut juga memaksa orang tua calon pekerja nekat meminjam uang hanya demi anaknya bisa bekerja di perusahaan di Bekasi.

"Orang tuanya itu pinjam uang ke rentenir untuk anaknya suap masuk kerja. Setelah itu dapat kerjanya kontrak. Setahun diberhentikan, kontraknya diputus, utangnya belum lunas, kerjanya berhenti," jelasnya.

Selain itu, KDM juga menyoroti pihak-pihak yang telah menguasai terkait informasi perekrutan perusahaan di kawasan industri. Dampaknya tentu sangat berpengaruh pada warga yang selalu kesulitan mendapat pekerjaan.

Ia mencontohkan, pihak-pihak tersebut kerap memprioritaskan calon pekerja yang bukan dari pribumi. Situasi ini menyebabkan masyarakat setempat terus tergerus ketika ingin bersaing mendapat pekerjaan.

"Yang menguasai calon tenaga kerja lingkungan itu tidak memprioritaskan yang di lingkungan karena yang di lingkungannya enggak punya duit. Dia selalu yang dari luar karena punya duit," sentil dia.

Perusahaan Wajib Terbuka Informasikan Rekrutmen dan Loker

Ia tidak menginginkan angka pengangguran di Jabar terutama masyarakat setempat mengalami peningkatan. Ia pun mendesak perusahaan segera membuka informasi rekrutmen.

Gubernur Jabar tersebut juga meminta pemerintah menyiapkan calon pekerja. Setidaknya pemerintah bisa mengarahkan pencaker yang membutuhkan pekerjaan mengikuti pelatihan sebelum perusahaan membuka perekrutan.

"Kalau informasinya terbuka, maka mereka yang menjadi daftar antrean masuk ke perusahaan itu kita bisa mempersiapkan dulu dalam bentuk pelatihan Prakerja," ucapnya.

Ia memberikan usulan agar adanya kerja sama antara perusahaan dan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat. Hal ini bertujuan pemetaan hal yang dibutuhkan tenaga kerja sejak mereka masih menjadi siswa SMA.

"Ini untuk mengidentifikasi anak-anak sekolah yang di sekitar industri yang akan membutuhkan lapangan kerja itu untuk dipersiapkan sejak dini," jelasnya.

Ia juga mendesak kepala daerah tetap harus mengutamakan koordinasi baik dengan camat maupun kepala desa. Tujuannya tidak lekang agar perusahaan semakin lebih terbuka saat membutuhkan tenaga kerja.

"Dari 9.100 perusahaan yang terbuka cuma 15 saja. Setiap minggu lumayan tuh siapa tahu kalau dengan bupati nanti mengarahkan camat, lurah, perusahaan-perusahaannya terbuka," bebernya.

Layanan Live Bursa Kerja Jadi Solusi

Dedi Mulyadi kembali berbicara terkait layanan live Bursa Kerja. Setidaknya hal ini akan berlangsung setiap Rabu melalui akun TikTok pribadinya.

Dedi Mulyadi berharap layanan tersebut bisa menjadi solusi dan langkah awal membantu pencari kerja lokal sesuai kebutuhan industri di wilayahnya. Solusi ini tidak hanya berlaku di Kabupaten Bekasi, tetapi juga akan berlangsung di Jawa Barat.

"Sekarang nanti geser lagi kabupaten lain. Setelah itu nanti live job ini tenaga kerja ini dilakukan seminggu sekali oleh bupati," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT