Pegawai SPPG Olok-olok Korban Keracunan Akhirnya Minta Maaf dan Beri Klarifikasi: Ini Karena Cocokology Akun X
- tangkapan layar instagram medantalk
Selain itu, ia juga meminta maaf atas kegaduhan yang menyinggung program MBG. Gerard mengaku kegaduhan ini diluar kendalinya.
Kemudian, ia menceritakan kronologi atas peristiwa viralnya video yang dibuatnya.
“Hari Jumat kemarin saya bikin story makan katsu. Dimana katsu itu masakan dari hari sebelumnya. Saya cuma iseng aja makan katsu masakan kemarin dan itu masih enak dan saya bilang saya juga kehilangan ingatan saya 70 persen,” jelas pegawai SPPG di Bantul, DI Yogyakarta itu.
“Saya tidak ada menyinggung salah satu korban manapun, saya hanya bilang seperti itu. Walaupun ada saya bilang 70 persen, tetapi dilihat dari kacamata universal 70 persen bisa menyinggung apapun yang ada. Karena saya tidak bilang 70 persen kehilangan ingatan karena salah satu program pemerintah,” sambungnya.
Gerard juga tidak menyinggung program maupun korban, akan tetapi salah satu akun X menyinggung pernyataannya dengan kasus Febiona Purba.
Respons Badan Gizi Nasional
Setelah beredarnya video tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengonfirmasi adanya pria dalam video tersebut merupakan pegawai SPPG di wilayah Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta.
Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko mengatakan yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan.
“Betul yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan. Yang bersangkutan sudah diklarifikasi oleh jajaran kami dan nanti akan disampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG yang bersangkutan,” kata Gagat kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Pihaknya telah memberikan teguran kepada pegawai tersebut maupun SPPG tempatnya bertugas.
(kmr)
Load more