Profil Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Soekarno yang Dikenal sebagai Seniman dan Politikus
- YouTube tvOneNews
tvOnenews.com - Guruh Soekarnoputra merupakan seniman sekaligus politikus Indonesia yang dikenal sebagai putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati. Selain aktif di dunia politik sebagai anggota DPR RI, Guruh juga dikenal lewat karya musik, tari, koreografi, serta kiprahnya dalam melestarikan seni dan budaya Indonesia.
Guruh memiliki nama lengkap Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Ia lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Guruh merupakan anak kelima sekaligus putra bungsu dari pasangan Soekarno dan Fatmawati.
Ia merupakan adik dari Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, dan Sukmawati Soekarnoputri. Megawati kemudian dikenal sebagai Presiden kelima Republik Indonesia.
- Instagram Guruh Sukarno Putra
Perjalanan Pendidikan Guruh Soekarnoputra
Guruh mengawali pendidikannya di Perguruan Cikini, Jakarta. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah pertama, ia melanjutkan sekolah di SMA Negeri 25 Jakarta pada 1967 hingga 1970.
Guruh kemudian sempat melanjutkan pendidikan di Belanda. Ia mengambil jurusan Arkeologi di Universitas Amsterdam dan menjalani pendidikan tersebut selama beberapa tahun.
Setelah itu, Guruh kembali menempuh pendidikan di Indonesia. Ia mengambil program S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia atau STIAMI pada 2005 hingga 2008 dan memperoleh gelar Sarjana Administrasi Publik.
Tidak berhenti di jenjang sarjana, Guruh melanjutkan pendidikan magister. Pada 2010, ia memperoleh gelar Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia.
Dua tahun kemudian, Guruh kembali mendapatkan gelar Magister Sains dalam Program Studi Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.
Guruh Soekarnoputra dan Dunia Seni
Nama Guruh Soekarnoputra sudah dikenal di dunia seni sejak usia muda. Berdasarkan catatan Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan ANRI, Guruh sudah belajar menari Jawa, Sunda, dan Bali sejak berusia sekitar lima tahun. Ia juga belajar bermain piano dan membentuk kelompok musik sejak remaja.
Kecintaan Guruh terhadap seni kemudian berkembang menjadi perjalanan panjang sebagai musisi, pencipta lagu, penari, koreografer, dan budayawan.
Salah satu karya yang cukup dikenal adalah album Guruh Gipsy, yang mempertemukan unsur musik modern dengan gamelan Bali. Album tersebut dirilis pada era 1970-an dan menjadi salah satu bagian dari perjalanan musik Guruh.
Guruh juga mendirikan Swara Maharddhika pada 1977. Kelompok tersebut menjadi salah satu wadah bagi kegiatan seni dan pertunjukan yang dikembangkan Guruh.
Karya seni Guruh tidak hanya berbentuk musik. Ia juga dikenal melalui berbagai pagelaran yang menggabungkan musik, tari, busana, dan unsur budaya Indonesia.
Perjalanan Guruh Soekarnoputra di Dunia Politik
Selain berkarya di bidang seni, Guruh Soekarnoputra juga terjun ke dunia politik. Ia pertama kali menjadi anggota DPR RI pada periode 1992-1997 melalui Partai Demokrasi Indonesia atau PDI.
Setelah itu, Guruh kembali menjadi anggota DPR RI sejak 1999 dan terus terpilih dalam beberapa periode berikutnya. Ia tercatat menjadi anggota DPR hingga periode 2019-2024. Data profil DPR juga mencatat Guruh sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Jawa Timur VI pada periode terakhirnya.
Dalam perjalanan politiknya, Guruh tercatat pernah menjadi anggota PDI sebelum kemudian bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia dikenal tetap membawa perhatian terhadap bidang kebudayaan dalam aktivitas politiknya.
Guruh Soekarnoputra Anak Soekarno dan Fatmawati
Sebagai putra bungsu Soekarno dan Fatmawati, kehidupan Guruh tidak dapat dipisahkan dari keluarga besar Presiden pertama RI tersebut.
Guruh tumbuh sebagai bagian dari keluarga yang memiliki sejarah penting dalam perjalanan Indonesia. Berbeda dengan beberapa saudaranya yang lebih banyak dikenal melalui aktivitas politik, Guruh membangun nama terutama melalui bidang seni dan budaya sebelum kemudian aktif di dunia politik.
Kiprahnya sebagai seniman membuat Guruh dikenal bukan hanya sebagai putra Soekarno, tetapi juga sebagai salah satu tokoh yang banyak berkarya di bidang seni pertunjukan dan musik Indonesia.
Kanal YouTube dan Instagram Guruh Soekarnoputra
Aktivitas Guruh juga dapat ditemukan melalui sejumlah platform digital. Ia memiliki kanal YouTube bernama Guruh Sukarno Putra - Topik yang memuat berbagai album dan single karyanya.
Kanal tersebut memiliki sejumlah playlist, di antaranya Penyambung Lidah Rakyat, Puspa Ragam Karya, NY XTC, serta beberapa dokumentasi Pagelaran Karya Cipta Guruh Sukarno Putra.
Sementara itu, akun Instagram @guruh_sukarno_putra digunakan untuk membagikan berbagai aktivitas Guruh. Akun tersebut juga memuat kegiatan politik dan dikelola oleh Tim Komunikasi Digital GSP.
Kondisi Terkini Guruh Soekarnoputra
Kabar terbaru pada Jumat, 25 September 2026, menyebut Guruh Soekarnoputra sedang menjalani perawatan intensif di ICU RS Siloam Semanggi, Jakarta. Keponakannya, Didi Mahardika, mengatakan Guruh masih belum sadarkan diri dan berada dalam pengawasan tim dokter.
Sebelum menjalani perawatan di RS Siloam Semanggi, Guruh sempat dirawat selama kurang lebih empat minggu di RS Medistra Jakarta. Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian kembali menurun.
Keluarga hingga kini belum mengungkapkan penyakit atau diagnosis spesifik yang dialami Guruh. Didi Mahardika menyampaikan bahwa keluarga meminta informasi mengenai penyakit tersebut untuk sementara tidak dipublikasikan.
Kondisi tersebut membuat keluarga, sahabat, rekan seniman, dan sejumlah tokoh politik meminta masyarakat mendoakan kesembuhan Guruh Soekarnoputra.
Profil Singkat Guruh Soekarnoputra
-
Nama lengkap: Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra
-
Nama populer: Guruh Soekarnoputra
-
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 13 Januari 1953
-
Ayah: Soekarno
-
Ibu: Fatmawati
-
Saudara: Guntur, Megawati, Rachmawati, dan Sukmawati Soekarnoputri
-
Profesi: Seniman dan politikus
-
Bidang seni: Musik, tari, koreografi, dan budaya
-
Partai: PDI dan kemudian PDI Perjuangan
-
Karier DPR: 1992-1997 dan 1999-2024
-
Pendidikan: Universitas Amsterdam dan STIAMI, serta pendidikan magister
-
Gelar: S.A.P., M.M., dan M.Si.
(anf)
Load more