Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Terjun ke Politik
- YouTube Sounds From The Corner
tvOnenews.com - Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai seniman dan politikus Indonesia yang memiliki perjalanan panjang di berbagai bidang. Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati ini dikenal lewat karya musik, tari, koreografi, hingga aktivitasnya sebagai anggota DPR RI.
Guruh Soekarnoputra sudah mengenal dunia seni sejak usia muda. Ia mengembangkan kemampuan di bidang musik dan tari sebelum kemudian menciptakan berbagai karya serta pertunjukan yang memadukan unsur budaya tradisional Indonesia dengan musik modern.
Guruh Soekarnoputra kemudian memperluas perjalanan kariernya ke dunia politik. Ia tercatat sebagai anggota DPR RI dalam beberapa periode, setelah sebelumnya lebih dahulu dikenal sebagai salah satu tokoh yang aktif mengembangkan seni dan budaya Indonesia.
- Antara
Pendidikan Guruh Soekarnoputra
Guruh mengawali pendidikan di Perguruan Cikini, Jakarta. Ia menempuh pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di tempat tersebut.
Setelah itu, Guruh melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 25 Jakarta pada 1967 hingga 1970.
Selepas SMA, Guruh sempat melanjutkan pendidikan ke Belanda. Pada 1971 hingga 1974, ia belajar jurusan Arkeologi di Universitas Amsterdam.
Namun, pendidikan tersebut tidak diselesaikannya. Guruh kemudian kembali menempuh pendidikan tinggi di Indonesia.
Pada 2005 hingga 2008, ia mengambil program S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia atau STIAMI. Dari pendidikan tersebut, Guruh memperoleh gelar Sarjana Administrasi Publik atau S.A.P.
Guruh kemudian melanjutkan pendidikan magister. Pada 2010, ia meraih gelar Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia.
Pada 2012, Guruh kembali menyelesaikan pendidikan magister dan memperoleh gelar Magister Sains atau M.Si. dalam Program Studi Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.
Guruh Soekarnoputra Mulai Menekuni Dunia Seni
Bakat seni Guruh sudah terlihat sejak masih kecil. Ia belajar tari sekaligus mengembangkan kemampuan musik yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Saat mulai aktif berkarya, Guruh tidak hanya menciptakan musik. Ia juga mengembangkan seni tari, koreografi, busana, dan pertunjukan panggung.
Pada 1977, Guruh mendirikan Swara Maharddhika, sebuah kelompok yang menjadi wadah bagi kegiatan seni dan kreativitas anak muda.
Load more