Dituding Tak Profesional, Sunan Kalijaga Ungkap Alasan Mundur Jadi Pengacara Erin Taulany
- Kolase tvOnenews.com / YouTube TRANS TV Official / Instagram @erintaulanyofficial
tvOnenews.com - Sunan Kalijaga buka suara soal keputusannya mundur sebagai pengacara Erin Taulany, mantan istri Andre Taulany. Sempat menangani kasus kurang dari satu bulan, Sunan menegaskan seluruh kewajibannya telah dijalankan sebelum akhirnya mengundurkan diri karena alasan internal.
Sunan Kalijaga menjelaskan hal tersebut saat hadir di acara Pagi Pagi Ambyar. Ia mengungkap telah memberikan konsultasi hukum, mendampingi Erin saat membuat laporan polisi hingga ketika dipanggil sebagai terlapor di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sementara itu, dalam video yang beredar di media sosial Erin Taulany sebelumnya menyebut Sunan tidak profesional. Menanggapi hal tersebut, Sunan menjelaskan bahwa dirinya sempat membentuk tim pengacara perempuan untuk mendampingi Erin dan proses pendelegasian tersebut dilakukan melalui prosedur hukum yang berlaku.
Dalam acara tersebut, Rian Ibram menyoroti singkatnya waktu Sunan Kalijaga menangani perkara Erin. Ia menyebut Sunan dihubungi pada awal Mei dan memutuskan mundur pada akhir bulan yang sama.
"Bang, kita tahu ini kan kayaknya singkat banget ya. Awal Mei abang dihubungi, ya kan? Kemudian akhir Mei abang memutuskan untuk mundur. Kurang dari satu bulan, loh, Bang," kata Rian Ibram dalam tayangan Pagi Pagi Ambyar (24/9/2026).
Sunan kemudian menegaskan bahwa meski waktunya singkat, pekerjaan sebagai kuasa hukum tetap telah dijalankan.
"Tapi yang pasti, pekerjaan saya itu semua saya laksanakan. Artinya konsultasi hukum, terus pendampingan pada saat press conference, ya, atau pemulihan nama baik," ujar Sunan Kalijaga.
"Lalu mendampingi laporan, membuat laporan polisi, lalu juga mendampingi pada saat Mbak Erin dipanggil sebagai terlapor di Polres Metro Jakarta Selatan dan saya juga membentuk tim perempuan pada saat itu," lanjutnya.
Salah satu langkah yang dilakukan Sunan adalah membentuk tim pengacara perempuan untuk mendampingi Erin. Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar klien perempuan merasa lebih nyaman selama menjalani proses hukum.
"Pengacara-pengacara perempuan saya bentuk di bawah kendali saya guna untuk lebih kayaknya lebih enak, ya. Mbak Erin perempuan, ya, didampingi pengacara perempuan biar feel-nya lebih dapat," jelas Sunan.
Load more