Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo
- ANTARA - Threads @rena_reefinaqiana
tvOnenews.com - Kisah pilu Maulana Purwo Wibowo, pemuda asal Cilacap, Jawa Tengah, yang menjadi salah satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Maulana yang masih berusia 19 tahun sebelumnya meninggalkan kampung halaman dengan niat merantau ke Kalimantan.
Ia pergi membawa harapan untuk mendapatkan pekerjaan dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.
Namun, perjalanan tersebut justru berakhir dengan kabar duka. Maulana menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Identitas Maulana akhirnya dipastikan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri pada Senin, 28 September 2026.
Namanya termasuk dalam 16 korban yang berhasil diidentifikasi pada hari ke-16 operasi pencarian.
Maulana Purwo Wibowo dikenal sebagai pemuda asal Cilacap yang memutuskan pergi ke Kalimantan untuk mencari pekerjaan.
Perjalanan menggunakan KM Virgo Transport 8 berubah menjadi tragedi setelah kapal mengalami kecelakaan. Maulana kemudian dinyatakan sebagai salah satu korban yang meninggal dunia.
Selain Maulana, korban yang berhasil diidentifikasi berasal dari sejumlah daerah, antara lain Kediri, Kudus, Surabaya, Madiun, Banjarmasin, Jepara, Tulungagung, Blitar, Pangandaran, Cirebon, hingga Malang.
Dengan tambahan 16 identitas tersebut, jumlah korban meninggal yang telah teridentifikasi mencapai 41 orang.
Setelah identitasnya dipastikan, jenazah Maulana kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Cilacap.
Informasi yang dihimpun menyebut jenazah Maulana tiba di Desa Danasari Kidul, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 10.49 WIB.
Kepulangan tersebut tentu menjadi momen penuh kesedihan bagi keluarga dan warga sekitar.
Ia diketahui pergi ke Kalimantan bersama rombongan untuk mencari pekerjaan.
Sebelumnya, sebuah video yang diupload akun TikTok @siagapeduli menunjukkan momen sang kakek yang masih berharap cucunya dapat ditemukan dan pulang ke rumah.
"Cucu saya bisa pulang nggak ya mbak?" kata sang kakek kepada petugas.
Ia terus menanyakan kapan cucunya bisa pulang ke rumah dan apakah cucunya sehat atau tidak.
Kini, sang kakek akhirnya menemukan jawaban.
Jenazah sang cucu telah berhasil diidentifikasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga.
Hal yang semakin memilukan adalah barang-barang yang ditemukan bersama dengan jenazah Maulana.
Di dalam dompetnya ditemukan uang tunai sebesar Rp13.500.
Maulana juga diketahui membawa 2 buah KTP di dalam dompetnya. Satu merupakan miliknya sendiri, sementara satu lainnya adalah KTP milik sang nenek yang telah meninggal dunia.
"Iya betul Kak uang 13 ribu milik Maulana. Dia bawa KTP dua Kak, satu milik dia, satunya milik Alm neneknya Kak yang sudah meninggal," ujar akun TikTok @aycantik96 yang mengaku sebagai bibi Maulana.
Kepergian Maulana menjadi salah satu kisah pilu di balik besarnya tragedi KM Virgo Transport 8.
Di usia 19 tahun, ia pergi meninggalkan Cilacap untuk mencari pekerjaan dan mencoba membangun masa depan di tanah perantauan. Namun, niat tersebut justru berakhir dengan duka.
Kepastian identitas dan kepulangan jenazah menjadi titik penting bagi keluarga Maulana setelah melalui penantian panjang.
Hingga perkembangan terakhir yang diumumkan pada 28 September 2026, proses pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung.
Tim gabungan terus melakukan penyisiran untuk mencari korban yang belum ditemukan, sementara proses identifikasi terhadap jenazah yang telah dievakuasi terus dilakukan.
(tsy)
Load more