Siapa Teungku Zanzabella? Sosok yang Dituding Sebarkan Rekaman Video Call Ruben Onsu
- Instagram @tengku.zanzabella @ruben_onsu
tvOnenews.com – Nama Teungku Zanzabella menjadi sorotan di tengah polemik beredarnya rekaman video call Ruben Onsu dengan seorang pria berinisial Y di media sosial.
Perempuan yang dikenal sebagai pemerhati sosial dan politik tersebut kini ikut terseret dalam perbincangan setelah muncul tudingan mengenai keterlibatannya dalam penyebaran rekaman pribadi itu.
Melalui kuasa hukumnya, Ranto Sibarani, Zanzabella membantah tuduhan tersebut.
Ia menegaskan kliennya tidak pernah menerima, menguasai, ataupun melihat rekaman video call Ruben Onsu sebelum video itu menjadi konsumsi publik.
Bantahan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kawasan Tangerang pada Senin (19/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Ranto turut menjelaskan kronologi pertemuan yang melibatkan Zanzabella, Sarwendah, dan seorang pria bernama Artos.
Pihak Zanzabella juga menyatakan sedang mengumpulkan bukti untuk mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menuding kliennya sebagai dalang penyebaran rekaman tersebut.
Lantas, siapa Teungku Zanzabella yang namanya kini ikut menjadi perhatian publik?
Profil Teungku Zanzabella
Teungku Zanzabella dikenal sebagai figur yang aktif menyuarakan pandangan mengenai persoalan sosial dan politik melalui media sosial. Ia juga dikenal sebagai selebgram dan pernah terjun ke dunia hiburan.
Perempuan yang akrab disapa Zanza ini disebut lahir di Medan pada 26 September 1989. Ia mengawali kiprahnya di dunia hiburan sebagai disc jockey (DJ), kemudian mencoba peruntungan di bidang akting dengan tampil dalam sejumlah film televisi atau FTV serta program realitas.
Seiring waktu, Zanzabella lebih dikenal melalui aktivitasnya di media sosial. Ia kerap menyampaikan pandangan mengenai isu sosial, kebinekaan, dan keberagaman.
Namanya juga pernah dikaitkan dengan organisasi Sahabat Polisi Indonesia. Dalam organisasi tersebut, ia diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Sosial Budaya.
Pada 8 Oktober 2022, Zanzabella mengumumkan pengunduran dirinya dari organisasi tersebut. Ia menyatakan ingin berfokus pada komunitasnya sendiri dan menilai tugasnya di organisasi telah selesai.
Nama Zanzabella kembali ramai diperbincangkan setelah rekaman video call yang memperlihatkan Ruben Onsu berbincang dengan seorang pria beredar di media sosial pada Oktober 2026.
Rekaman tersebut diunggah melalui akun Instagram Sarwendah pada 10 Oktober 2026. Peredarannya kemudian memicu polemik dan berujung pada langkah hukum yang ditempuh Ruben.
Dalam konferensi pers pada 19 Oktober 2026, Ranto Sibarani menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat dalam penyebaran rekaman tersebut.
Menurut penjelasan Ranto, Zanzabella hanya memfasilitasi pertemuan yang berlangsung pada 6 September 2026. Pertemuan itu dihadiri Sarwendah, Artos, dan seorang pengacara.
Ranto menyebut rekaman video call tersebut justru diterima Sarwendah langsung dari Artos saat pertemuan berlangsung.
Ia juga mengklaim memiliki bukti percakapan yang menunjukkan Sarwendah lebih dahulu mengajak bertemu pada 5 Agustus 2026.
Polemik rekaman video call itu sebelumnya juga mendapat respons dari Ruben Onsu. Kuasa hukumnya, Minola Sebayang, menyatakan Ruben membuat dua laporan polisi pada 11 Oktober 2026.
Salah satu laporan berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang dikaitkan dengan penyebaran rekaman video call.
Sementara laporan lainnya menyangkut dugaan akses ilegal terhadap akun atau email milik putranya, Betrand Peto.
Selain polemik video call Ruben Onsu, Ranto menyebut Zanzabella telah melaporkan mantan asistennya, Kelly, ke kepolisian pada 12 Oktober 2026.
Laporan itu berkaitan dengan dugaan pencurian ponsel dan uang sebesar Rp3 juta.
Ranto juga menyampaikan harapannya agar Ruben Onsu dan Sarwendah tidak terus membuka persoalan pribadi setelah bercerai.
Dengan munculnya bantahan dari pihak Zanzabella dan langkah hukum yang ditempuh Ruben, polemik rekaman video call tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai kronologi serta pihak yang bertanggung jawab atas penyebarannya.
Untuk saat ini, keterlibatan Zanzabella dalam penyebaran rekaman masih berupa tudingan yang telah dibantah oleh kuasa hukumnya.
Kepastian mengenai perkara tersebut perlu menunggu perkembangan penyelidikan dan bukti yang diperiksa aparat penegak hukum.
(tsy)
Load more