News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Inara Rusli Sebut Bukti CCTV Mawa Bisa Tak Sah, Ini Alasannya

Pengacara Inara Rusli, Dedy DJ, menyoroti keabsahan Bukti CCTV Mawa dalam laporan dugaan perzinaan dan menjelaskan alasan bukti tersebut bisa tak sah.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19 WIB
Inara Rusli
Sumber :
  • YouTube/MaiaAlElDul

tvOnenews.com - Pengacara Inara Rusli menyoroti keabsahan Bukti CCTV Mawa yang digunakan dalam laporan dugaan perzinaan terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya. Dedy DJ, salah satu kuasa hukum Inara, menyebut bukti yang diperoleh melalui cara melawan hukum berpotensi tidak sah dan tidak dapat digunakan untuk menaikkan status seseorang menjadi tersangka.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedy DJ dalam tayangan Intens Investigasi. Menurutnya, persoalan akses ilegal rekaman CCTV yang dilaporkan pihak Inara menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula ketika Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya pada November 2025 atas dugaan perzinaan. Hingga kini, proses hukum tersebut masih menjadi sorotan, termasuk terkait keabsahan barang bukti yang diajukan.

Dedy DJ menjelaskan bahwa bukti yang berasal dari tindak kejahatan dapat dipersoalkan keabsahannya menurut hukum. Ia menilai proses penegakan hukum harus tetap mengikuti aturan yang berlaku dan tidak boleh menggunakan cara-cara yang melanggar hukum.

“Iya. Di dalam KUHP yang baru, ya, itu jelas kok. Barang bukti yang dijadikan oleh, misalkan dalam konteks ini adalah inisial M di Polda Metro, dan bukti itu diambil dari hasil kejahatan, maka bukti itu tidak berlaku, gitu loh, tidak sah menurut hukum, gitu loh,” ujar Dedy DJ dalam tayangan Intens Investigasi.

Menurut pihak Inara, persoalan ini berkaitan dengan laporan mengenai dugaan akses ilegal rekaman CCTV yang ditangani Bareskrim Polri. Mereka menduga rekaman yang digunakan sebagai barang bukti dalam laporan Wardatina Mawa diperoleh melalui perbuatan melawan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, Dedy menilai keabsahan bukti tersebut perlu menjadi perhatian penyidik sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut terhadap pihak yang dilaporkan.

“Jadi proses penegakan hukum, saya katakan sekali lagi, bahwa tidak boleh dilakukan dengan cara-cara melawan hukum. Ketika dia membuktikan laporan atau dia membuat laporan dengan membawa barang bukti atau alat bukti di mana itu adalah hasil daripada perbuatan melawan hukum pencurian tadi, saya yakin pasti polisi tidak akan menjadikan bukti itu untuk menaikkan status seseorang menjadi tersangka,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT