News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Kenali 5 ciri WhatsApp disadap atau dibajak dari jarak jauh, mulai dari kode OTP asing hingga pesan terkirim sendiri, serta cara memulihkannya
Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:27 WIB
Ilustrasi Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Menurut Pusat Bantuan WhatsApp, mendaftarkan ulang nomor dengan kode enam digit yang diterima melalui SMS atau panggilan akan mengeluarkan perangkat lain yang sedang menggunakan akun tersebut.

3. Pesan terbaca padahal belum dibuka

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan status pesan menjadi terbaca tanpa sepengetahuan pemilik akun patut diperiksa. Meski begitu, tanda ini tidak cukup untuk memastikan penyadapan karena pesan juga bisa terbaca melalui perangkat tertaut atau terjadi akibat aktivitas lain.

4. Ada pesan terkirim tanpa sepengetahuan Anda

Periksa percakapan yang tiba-tiba berisi pesan, tautan, atau permintaan uang yang tidak pernah Anda kirim. Jika teman mengaku menerima pesan mencurigakan dari nomor Anda, segera pastikan apakah akun telah digunakan pihak lain.

5. Muncul perangkat tertaut atau aktivitas asing

Perangkat yang tidak dikenal dalam menu Perangkat Tertaut dapat menunjukkan bahwa akun diakses melalui WhatsApp Web, desktop, atau perangkat pendamping lain. Periksa daftar tersebut secara berkala dan keluarkan perangkat yang tidak Anda kenali.

Panduan resmi WhatsApp mengenai perangkat tertaut menjelaskan cara memeriksa dan memutus sesi yang tidak dikenal.

Ilustrasi Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran
Ilustrasi Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

WhatsApp Dibajak? Lakukan Langkah Pemulihan Ini

Jika menemukan tanda pembajakan, jangan menunggu sampai muncul kerugian. Lakukan langkah berikut untuk mengambil kembali kendali akun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Daftarkan ulang nomor telepon. Buka WhatsApp, pilih opsi masuk kembali, masukkan nomor dalam format internasional, lalu verifikasi menggunakan kode enam digit yang diterima. Pastikan Anda masih memiliki akses ke nomor tersebut.
- Periksa permintaan PIN verifikasi dua langkah. Jika pelaku mengaktifkan PIN yang tidak Anda ketahui, WhatsApp menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu pengguna perlu menunggu tujuh hari sebelum dapat masuk tanpa PIN tersebut. Kode SMS yang berhasil diverifikasi tetap akan mengeluarkan pengguna lain dari akun.
- Keluarkan perangkat asing. Setelah akses pulih, buka menu Perangkat Tertaut dan keluarkan setiap perangkat yang tidak dikenal.
- Peringatkan keluarga dan teman. Beri tahu kontak bahwa akun Anda sempat bermasalah agar mereka tidak mudah percaya pada permintaan uang atau tautan mencurigakan.

Panduan pemulihan lengkap tersedia di Pusat Bantuan WhatsApp. Hindari langsung menghapus aplikasi sebelum memahami prosedur pemulihan, dan jangan mengandalkan penghapusan aplikasi sebagai cara mengeluarkan pelaku dari akun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT