Kuasa Hukum Sarwendah Akui Kecewa, Pantau Pihak yang Diduga Lakukan Serangan Siber saat Live
- Instagram @sarwendah29
Abraham juga menegaskan bahwa pihaknya menilai Sarwendah layak mempertahankan hak asuh anak-anaknya. Ia merujuk pada kondisi anak-anak Sarwendah yang disebut tetap sehat, ceria, aktif, dan berprestasi.
“Klien kami layak untuk tetap mempertahankan hak asuh anak-anaknya. Terbukti anak-anaknya semua sehat-sehat, pintar-pintar, masih bisa beraktivitas, ceria ya, dan berprestasi,” kata Abraham.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Chris Sam Siwu, yang juga menjadi kuasa hukum Sarwendah. Chris menyebut penilaian pihaknya turut didukung oleh hasil pemeriksaan psikolog forensik.
“Dan dikuatkan oleh hasil psikolog forensik ya,” tambah Chris Sam Siwu.
Terkait pihak-pihak yang diduga melakukan serangan siber, Chris menyampaikan bahwa Sarwendah memilih untuk mendoakan mereka agar tetap dalam keadaan sehat.
“Klien kami terhadap pihak-pihak yang melakukan hal-hal seperti itu, klien kami cukup mendoakan semoga yang melakukan tetap dalam kondisi sehat,” ujar Chris.
Di sisi lain, akun media sosial Sarwendah disebut tidak ditangguhkan sepenuhnya. Namun, ia dikabarkan terkena pembatasan fitur siaran langsung selama satu tahun di Instagram dan TikTok.
Pembatasan tersebut disebut terjadi setelah unggahan rekaman video call mantan suaminya, Ruben Onsu, dengan orang lain menuai laporan dari pengguna lain. Konten itu dilaporkan diturunkan oleh sistem Instagram setelah menerima banyak laporan, bukan dihapus sendiri oleh Sarwendah.
Selain pembatasan fitur live, Sarwendah juga disebut menerima peringatan dari platform bahwa akunnya berisiko ditangguhkan secara keseluruhan apabila kembali melakukan pelanggaran terhadap pedoman komunitas.
Meski demikian, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini tetap pada proses persidangan hak asuh anak yang sedang berjalan. Mereka berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur hukum, sementara kepentingan dan kebutuhan anak-anak tetap menjadi prioritas.
(anf)
Load more