Mau Buka Usaha Laundry? 6 Tips Menata Ruang dan Memilih Lantai agar Bisnis Lebih Efisien
- ist
3. Perhatikan Drainase dan Kemiringan Lantai
Air menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas laundry. Cipratan maupun tumpahan air dapat membuat lantai licin, terutama jika sistem pembuangan tidak dirancang dengan baik.
Air yang menggenang juga dapat menghambat pekerjaan dan membuat ruangan lebih sulit dibersihkan. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, area basah perlu memiliki kemiringan lantai yang mengarahkan air menuju saluran pembuangan atau floor drain.
Posisi saluran pembuangan sebaiknya mudah dijangkau dan tidak terhalang mesin maupun perlengkapan lainnya. Dengan drainase yang memadai, air dapat dialirkan secara efektif sehingga area kerja lebih mudah dirawat dan risiko terpeleset dapat dikurangi.
4. Pilih Lantai Epoxy yang Sesuai dengan Kebutuhan Laundry
Lantai merupakan salah satu bagian ruangan yang paling sering menerima beban operasional. Selain terkena air dan sisa deterjen, permukaannya juga harus menahan beban mesin serta pergerakan staf setiap hari.
Karena itu, material lantai sebaiknya mudah dibersihkan, cukup tahan terhadap aktivitas operasional, dan memiliki karakteristik permukaan yang sesuai untuk lingkungan basah.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah lantai epoxy. Sistem pelapisan ini dapat menghasilkan permukaan tanpa sambungan yang memudahkan pembersihan. Jenis epoxy tertentu juga memiliki ketahanan terhadap abrasi dan bahan kimia.
Namun, tidak semua pelapis epoxy memiliki karakteristik yang sama. Untuk area yang berpotensi basah, pilih sistem dengan tekstur anti-selip yang sesuai dengan kondisi penggunaan. Tingkat ketahanan dan karakteristik permukaan tetap bergantung pada jenis produk, persiapan permukaan, serta metode aplikasinya.
5. Cegah Rembesan Air dengan Waterproofing
Selain memilih material lantai, perlindungan terhadap rembesan air juga perlu diperhatikan. Hal ini terutama penting jika usaha laundry berada di lantai atas bangunan atau berbatasan langsung dengan ruangan lain.
Paparan air secara terus-menerus dapat memicu masalah kelembapan dan berpotensi merusak bagian bangunan apabila tidak ditangani dengan tepat.
Penerapan sistem waterproofing pada lantai dan bagian dinding tertentu di sekitar area pencucian dapat membantu mencegah air merembes ke struktur bangunan maupun ruangan di sekitarnya.
Load more