Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib
- Tangkapan layar YouTube Herri Pras/ YouYube Uya Kuya
tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial.
Dalam tanggapannya, ia menyoroti konten Herri yang dinilai banyak memuat hinaan, cacian, dan gunjingan terhadap ulama, kiai, serta habaib.
Habib Bahar mengingatkan bahwa kehormatan ulama perlu dijaga karena mereka memiliki peran penting dalam menyampaikan ilmu, nasihat, dan tuntunan agama kepada masyarakat.
- Kolase tvOnenews.com / youtube tvOnenews / Tangkapan layar YouTube Herri Pras
Pernyataan tersebut disampaikan Habib Bahar kepada tvOnenews.com. Ia berharap para pembuat konten tidak menjadikan hinaan terhadap orang lain sebagai cara untuk memperoleh uang maupun popularitas di media sosial.
Menurutnya, perbedaan pandangan dengan tokoh agama bukan alasan untuk melontarkan makian. Apabila ingin menyampaikan kritik, hal itu sebaiknya dilakukan dengan cara yang santun dan tidak menjatuhkan kehormatan pihak lain.
"Si Herri Pras ini konten-kontennya banyak menghina, mencaci dan menggunjing para ulama, kyai dan habaib," kata Habib Bahar.
Ia kemudian menyinggung dampak yang dapat muncul apabila masyarakat terbiasa melihat ulama direndahkan di ruang publik. Menurut Habib Bahar, tindakan tersebut dikhawatirkan membuat masyarakat awam kehilangan kepercayaan terhadap ilmu, fatwa, dan nasihat para ulama.
"Dan siapa yang melecehkan para ulama, maka Allah Ta’ala akan menimpakan kematian hati sebagai bencana baginya sebelum kematiannya, karena kasian masyarakat awam, jika kehormatan ulama di jatuhkan, masyarakat yg awam tidak akan percaya lagi pada ilmu, fatwa dan nasehat nya," kata Habib Bahar bin Smith.
Habib Bahar Minta Kritik Disampaikan dengan Cara Baik
- tvOneNews
Selain menyoroti konten Herri Pras, Habib Bahar menyampaikan pesan yang lebih luas kepada para konten kreator. Ia mengajak mereka membuat materi yang memberikan manfaat dan mengarahkan masyarakat kepada hal-hal positif.
Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana untuk menyebarkan kebaikan sekaligus mengingatkan orang lain agar menjauhi perbuatan buruk.
Habib Bahar berharap Herri Pras dapat mengambil pelajaran dari polemik yang terjadi dan memperoleh hidayah untuk memperbaiki kontennya.
"Maka berbicaralah yang baik atau lebih baik diam. Semoga dia mendapat hidayah di jalan kebaikan," ujarnya.
Polemik Herri Pras Berawal dari Konten Kritik terhadap Ulama
- YouTube Herri Pras
Nama Herri Pras sebelumnya menjadi sorotan setelah sejumlah kontennya yang menyinggung tokoh agama memicu perdebatan di media sosial.
Beberapa nama yang dikaitkan dengan polemik tersebut antara lain Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, dan Habib Umar bin Hafiz.
Perselisihan kemudian berkembang setelah petarung MMA Yudi Cahyadi merespons pernyataan Herri dan melontarkan tantangan duel.
Situasi semakin ramai setelah Yudi bersama sejumlah orang mendatangi kediaman Herri di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada awal November 2026. Video kedatangan rombongan tersebut kemudian beredar luas di media sosial.
Herri mengaku mengalami intimidasi dan kekerasan dalam peristiwa itu. Ia kemudian melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor. Nama Yudi Cahyadi dan Edwin Sanjaya turut disebut dalam laporan yang disampaikan pihak Herri.
Sementara itu, polisi membenarkan adanya laporan melalui layanan darurat 110 dan menyatakan personel telah mendatangi lokasi untuk meredakan situasi serta mengupayakan mediasi. (asl)
Load more