News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Alasan Fighter Adi Paryanto Tantang Herri Pras, Ternyata Berawal dari Hal ini

Fighter MMA, Adi Paryanto biasa dikenal "Adi Zenwalk" mengungkap alasan dirinya menantang sosok Herri Pras sehingga pilih menggruduk rumah sang konten kreator.
Jumat, 6 November 2026 - 23:03 WIB
Fighter MMA, Adi Paryanto 'The Zenwalk' & Konten kreator Herri Pras
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Pesulap Merah & Herri Pras

Jakarta, tvOnenews.com - Fighter profesional MMA, Adi Paryanto biasa dikenal "Adi Zenwalk" buka suara terkait polemik dugaan menggeruduk rumah konten kreator Herri Pras beberapa waktu lalu yang viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diduga dipicu bahwa Herri Pras lebih dulu menantang duel terhadap Adi Paryanto dan sejumlah fighter lainnya, termasuk Yudi Cahyadi. Dalam klarifikasinya, sang konten kreator membantah tudingan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi Paryanto menanggapi bantahan Herri Pras terkait tantangan untuk berduel. Ia membenarkan bahwa dirinya yang mengajak "fight" lebih dulu dengan konten kreator tersebut.

Adi The Zenwalk menyampaikan hal tersebut saat didatangi oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah untuk membicarakan seputar peristiwa penggerudukan di rumah Herri Pras.

"Iya betul, saya duluan yang nantang," ujar Adi Paryanto dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Pesulap Merah, Jumat (6/11/2026).

Alasan Tantang Herri Pras

Petarung profesional MMA kelahiran Grobogan tersebut menjelaskan ajakan berduel bukan disebabkan dengan adanya potongan video Herri Pras yang viral diduga menantang kelompok fighter.

"Tantangan saya muncul bukan karena itu. Sebenarnya saya awalnya juga urusan saya banyak, kerjaan saya banyak," katanya.

Adi mengaku dirinya baru mengetahui sosok Herri Pras. Hal ini berawal dari banyak konten dari YouTuber tersebut terus bermunculan di beranda media sosial pribadinya.

Pria yang disapa The Zenwalk tersebut mulanya hanya menanggapi biasa saja melihat konten Herri Pras yang muncul di media sosialnya. Seiringnya waktu, Adi terkejut terhadap isi konten tersebut.

"Awalnya saya biasa aja, tapi kok semakin ke sini muncul video dia menghujat-hujat ulama, ada Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad. Kok dia ringan banget lisan dia itu mencaci maki ulama kita, guru kita gitu lho," jelasnya.

Ia berpendapat bahwa tokoh agama maupun ulama yang menjadi objek konten Herri Pras sebagai idolanya, termasuk Ustaz Adi Hidayat hingga Ustaz Abdul Somad. Bagi dia, mereka memiliki banyak umat hingga keilmuannya tidak perlu diragukan lagi.

Ia menambahkan, ulama tersebut juga telah melahirkan banyak santri yang berprestasi, mulai dari hafidz Quran dan sebagainya. Ia pun justru mempertanyakan isi konten yang dimuat oleh Herri.

"Konten-konten dia itu kan kesannya nantang-nantang," heran dia.

Adi memahami apa yang dimaksud oleh Herri dalam isi konten tersebut. Menurut dia, hal tersebut cukup sekali disampaikan dan tidak boleh berlarut-larut.

"Mungkin kalau bahasa dia kan mau dakwah, dia mau meluruskan dan kasih tahu kesalahan-kesalahan ustaz. Menurut gue kalau mau meluruskan, ya sekali dua kali aja cukup bikin konten begitu," terangnya.

Jika dirinya dikritik, Adi justru menegaskan bahwa dirinya tidak anti kritik. Bagi dia, hal tersebut sebagai ruang kebebasan untuk menyampaikan pendapat maupun pandangan terhadap orang lain.

Untuk Herri Pras, menurut Adi, konten tersebut bukan bersifat mengkritik, melainkan diduga telah kebablasan saat membicarakan sejumlah tokoh agama. Ia menambahkan, konten yang disebarkan justru semakin masif.

"Kok semakin masif. Sebenarnya kita enggak ingin nonton konten dia, tapi mungkin saking banyaknya dia bikin konten jadi nongol terus di beranda kita. Kita kan enggak bisa memilih yang FYP. Kita udah skip, muncul dia lagi di bawahnya. Ini lama-lama kenapa sih?," tuturnya.

"Kalau kita mau pelajari, kalau mau ngelihat yang terjadi begitu, muter-muter di situ aja," tambahnya.

Tantang Herri Pras karena Background

Situasi ini membuat dirinya tergerak untuk menyikapi konten-konten tersebut. Adi menyampaikan tantangan tersebut muncul lantaran melihat latar belakang Herri Pras sebagai praktisi pencak silat, pendiri dan guru besar di sebuah perguruan pencak silat di Jember.

Menurut dia, tantangan tersebut masih hal yang wajar. Meski ada perbedaan dari segi karakteristik dan latihan, namun masih dalam lingkup seni bela diri.

"Sebagai gua insan bela diri melihat background dia katanya guru besar silat, wajar enggak sih seorang praktisi bela diri menantang praktisi bela diri yang lain? Kalau di industri kita, itu biasa aja tantang-menantang sesama fighter itu hal yang lumrah, psywar," paparnya.

"Jadi ketika psywar, ada bahasanya, ada klimaksnya, ada penyelesaiannya secara jantan. Bahkan di Indonesia sudah jelas karena semua ada aturannya," tambahnya.

Menyikapi bantahan Herri Pras terkait bukti chat WhatsApp dengannya, Adi menjelaskan, saat itu dirinya membahas terkait keterangan waktu dan tempat untuk berduel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia ngajak ketemu ya itu oke. Itu gua iyakan. Gua jelaskan waktu dan tempatnya di sini. Kita ketemu di sini tapi enggak tahu tuh enggak datang. Kalau ketemu bisa apa aja, mulai dari mau tanding monggo, lu mau diskusi monggo, kita welcome aja," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabasarnas Angkat Isu Tata Kelola Kompetensi Tim SAR dalam Disertasinya

Kabasarnas Angkat Isu Tata Kelola Kompetensi Tim SAR dalam Disertasinya

Disertasi tersebut mengangkat isu strategis mengenai penguatan tata kelola kompetensi Tim Search and Rescue (SAR) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (multi-stakeholder).
Jadwal Liga Voli Vietnam, Sabtu 7 November: Farhan Halim vs Rivan Nurmulki! Tiga Hitter Indonesia Beraksi di Semifinal

Jadwal Liga Voli Vietnam, Sabtu 7 November: Farhan Halim vs Rivan Nurmulki! Tiga Hitter Indonesia Beraksi di Semifinal

Jadwal Liga Voli Vietnam, hari ini Sabtu 7 November 2026 yang akan menyuguhkan pertandingan babak semifinal dan klasifikasi peringkat di Phu Tho Gymnasium.
Bahas UU Tipikor Bersama Ketua DEN, IKA ITS: Pertegas Batas Keputusan Bisnis dan Korupsi

Bahas UU Tipikor Bersama Ketua DEN, IKA ITS: Pertegas Batas Keputusan Bisnis dan Korupsi

Wakil Ketua Umum IKA ITS Boy Robyanto mewakili IKA ITS mengatakan bahwa ketidakjelasan penerapan ketentuan tindak pidana korupsi
Soroti Pengelolaan Desa Antikorupsi di Kalimantan Selatan, KPK Lakukan Evaluasi

Soroti Pengelolaan Desa Antikorupsi di Kalimantan Selatan, KPK Lakukan Evaluasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan evaluasi tata kelola anggaran hingga pembangunan Desa Bumi Jaya "Desa AntiKorupsi", Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Sepasang kekasih berinisial ED dan AM ditangkap dan menjadi tersangka akibat dugaan perbuatan asusila berujung tabrak lari polisi PJR di Tol Serang-Panimbang.
Dua Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Pidie, DPD RI Minta Polemik Bendera Aceh Segera Diselesaikan

Dua Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Pidie, DPD RI Minta Polemik Bendera Aceh Segera Diselesaikan

Terkait adanya korban jiwa akibat tembakan senjata api, Haji Uma mendesak agar otoritas militer memeriksa petugas dan SOP yang digunakan dalam membubarkan massa

Trending

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Sepasang kekasih berinisial ED dan AM ditangkap dan menjadi tersangka akibat dugaan perbuatan asusila berujung tabrak lari polisi PJR di Tol Serang-Panimbang.
Bahas UU Tipikor Bersama Ketua DEN, IKA ITS: Pertegas Batas Keputusan Bisnis dan Korupsi

Bahas UU Tipikor Bersama Ketua DEN, IKA ITS: Pertegas Batas Keputusan Bisnis dan Korupsi

Wakil Ketua Umum IKA ITS Boy Robyanto mewakili IKA ITS mengatakan bahwa ketidakjelasan penerapan ketentuan tindak pidana korupsi
Jadwal Liga Voli Vietnam, Sabtu 7 November: Farhan Halim vs Rivan Nurmulki! Tiga Hitter Indonesia Beraksi di Semifinal

Jadwal Liga Voli Vietnam, Sabtu 7 November: Farhan Halim vs Rivan Nurmulki! Tiga Hitter Indonesia Beraksi di Semifinal

Jadwal Liga Voli Vietnam, hari ini Sabtu 7 November 2026 yang akan menyuguhkan pertandingan babak semifinal dan klasifikasi peringkat di Phu Tho Gymnasium.
Soroti Pengelolaan Desa Antikorupsi di Kalimantan Selatan, KPK Lakukan Evaluasi

Soroti Pengelolaan Desa Antikorupsi di Kalimantan Selatan, KPK Lakukan Evaluasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan evaluasi tata kelola anggaran hingga pembangunan Desa Bumi Jaya "Desa AntiKorupsi", Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT