GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mayang Adik Vanessa Angel Tidak Lolos Syarat Nilai Kedokteran Gigi dan Beasiswa Begini Kata Rektor

Gembar-gembor Mayang Adik Vanessa Angel tidak lolos syarat nilai Kedokteran Gigi, dan terkait beasiswa pihak rektor Universitas Moestopo membantah memberi. 6/7
Rabu, 6 Juli 2022 - 14:13 WIB
Mayang Adik Vanessa Angel Tidak Lolos Syarat Nilai Kedokteran Gigi, Beasiswa Begini Kata Rektor
Sumber :
  • instagram @mayaang.lucyana

Jakarta - Pengumuman Mayang Adik Vanessa Angel tidak lolos syarat nilai Kedokteran Gigi di Universitas Moestopo, dan Rektor Universitas tegaskan tidak memberi beasiswa seperti klaim mayang sebelumnya, Rabu (6/7/2022)

Pengumuman Mayang Adik Vanessa Angel Tidak Lolos Syarat Nilai Kedokteran Gigi di Universitas Moestopo, Rektor Tegaskan Tidak Beri Beasiswa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ramai pemberitaan Mayang dapat beasiswa Fakultas Kedokter Gigi, dan klaim sudah diterima, Namun begini tanggapan Prof Dr.Paiman Raharjo Rektor Universitas Prof Dr Moestopo.

Membenarkan Mayang telah terdaftar sebagai calon dan telah mengikuti tes 2 juli, Namun terkait beasiswa seperti pemberitaan, pihak kampus tegaskan tidak memberikan beasiswa kepada anak Doddy Sudrajat tersebut. 

"Kriteria beasiswa yang ada di Meostopo, Beasiswa KIP (kartu indonesia pintar) kemudian juga bidik misi, dan beasiswa khusus keturunan Almarhum Prof Dr.Moestopo, Nah artinya terkait beasiswa, Moestopo tidak memberikan beasiswa kepada mba Mayang."jelasnya di youtube Seleb Oncam


Nah dari tes itu karena memang dalam proses pendidikan itu sangat ketat, Bahwa standar nilai yang ditentukan pun juga mengikuti aturan yang sudah ada.

Mayang Adik Vanessa Angel disebut telah mengikuti proses seleksi, Namun belum lolos. karena standar nilai mengikuti aturan yang sudah ada, dan tahapan untuk proses yang ketat untuk masuk di Fakultas Kedokteran Gigi.

Pihak Rektor pun mengumumkan bahwa Mayang Lucyana Fitri dianggap tidak memenuhi standar nilai yang ditentukan setelah ikuti tahapan untuk dapat berkuliah di Fakultas Kedokeran Gigi.

"Jadi dari proses seleksi Mba Mayang memang belum memenuhi yaitu nilai standar yang ditentukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi, oleh karena itu Mba Mayang  bisa diberikan kesempatan lagi yaitu ikut tes lagi di gelombang berikutnya 30 juli 2022."tutur Rektor Universitas Dr Moestopo

Tapi pihak kampus membuka kesempatan Mayang untuk berkuliah di Universitas Moestopo dengan jurusan lain diluar FKG, seperti Fakultas Ilmu Komunikasi, Ilmu Sosial dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Rektor menuturkan bahwa anak dari Doddy Sudrajat ini tinggal memilih jurusan mana yang diinginkan, Namun Mayang masih punya kesempatan jika bersikeras ingin di kedokteran gigi, dapat tes kembali pada 30 juli 2022.


Karena standar nilai yang tinggi diterapkan di FKG, Prof Dr.Paiman Raharjo menyebutkan bahwa standar nilai yang harus dicapai yaitu 75, jadi kalau dibawah itu nilai (mayang) maka tidak diterima dan memberi bayangan jika berkuliah di kedokteran gigi butuh fokus dan waktu yang sangat ketat.

"Fakutas Kedokteran Gigi inikan pendidikannya ketat yah, tidak sekedar ilmu teorinya tetapi memang praktek sehinga butuh fokus yang sangat ketat untuk mendalami ilmu kedokteran gigi."ujarnya yang dikutip tvonenews.com

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan jumlah kuota yang diterima terbatas, untuk Fakultas Kedokteran Gigi Universita Moestopo untuk tahun ini hanya menerima 150 dan tidak lebih. (ind)

Sebelumnya Mayang jadi pemberitaan setelah sesumbar mengatakan dirinya telah diterima dan dapat beasiswa di Fakultas Kedokteran Gigi Universtias Moestopo, tak ayal menyita banyak perhatian netizen, karena klaim sepihak tersebut tidak terbukti adanya. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan
Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar kembalinya sang Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu guncangan hebat di media olahraga Negeri Gingseng.
Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT