News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Citayam Fashion Week, 'Ruang Ketiga' Ala Anies, dan Demokratisasi Jalan Jenderal Sudirman

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru-baru ini mengomentari fenomena Citayam Fashion Week. Sebutan itu muncul saat remaja asal Citayam dan sekitarnya yang 'menguasai' kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat dengan berbagai gaya pakaian mereka yang unik.
Kamis, 14 Juli 2022 - 18:19 WIB
Citayam Fashion Week
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru-baru ini mengomentari fenomena Citayam Fashion Week. Sebutan itu muncul saat remaja asal Citayam dan sekitarnya yang 'menguasai' kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat dengan berbagai gaya pakaian mereka yang unik.

Anies juga membuat plesatan fenomena yang viral bernama Citayam Fashion Week dengan akronim SCBD, kepanjangan "Sudirman Central Business Distric" sebagai kawasan pusat perkantoran itu menjadi "Sudirman Citayam Bogor Depok".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anies, fenomena SCBD merupakan bentuk demokratisasi yang dibangun negara dalam memberi ruang alternatif pada semua kalangan masyarakat untuk berinteraksi dan berkegiatan yang disebut ruang ketiga.

"Sebagai sebuah pengalaman, siapa saja silakan datang. Saya mengistilahkan demokratisasi Jalan Jenderal Sudirman, karena menjadi milik semua, siapa saja bisa datang menikmati," kata Anies pada awak media beberapa waktu lalu.

Anies mengatakan dibangunnya ruang-ruang publik menjadi ruang ketiga ini juga untuk  menyetarakan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya dengan keberadaan ruang publik ini seluruh pihak bisa menikmatinya.

Dia mengungkap, sebelum muncul ruang publik dan trotoar yang luas, Jalan Jenderal Sudirman hanya dimiliki oleh orang-orang kantoran yang bekerja di kawasan tersebut. Sementara, orang-orang yang tidak bekerja di kawasan tersebut tidak bisa menikmatinya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Anies menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah membangun dan merevitalisasi ruang publik dengan agar dapat semakin membuat masyarakat nyaman.

"Wujud 'ruang ketiga' di Jakarta ini meliputi 296 taman kota, 29 hutan kota, dan 154 jalur hijau yang dibangun sejak 2018-2021,"ungkap Anies dalam chanel YouTubenya, dikutip Rabu, (14/7/2022).

Apa Itu 'Ruang Ketiga'?

Dalam ilmu sosiologi istilah 'ruang ketiga' (third place) pertama kali dicetuskan oleh Sosiolog asal Amerika, Ray Oldenburg lewat bukunya yang bertajuk The Great, Good Places (1989).

Kebutuhan akan tempat ini menurut Oledenburg bermula dari revolusi industri di Amerika Serikat lewat pemisahan tempat tinggal (ruang pertama) dan tempat bekerja (ruang kedua) yang berada di kawasan industri.

Berangkat dari kebutuhan sosial  mereka kemudian membuat tempat-tempat berkumpul dan bersosialisasi yang jauh dari tempat tinggal dan bekerja. Di Amerika, ruang terbuka tersebut menjelma taman, plaza atau sekedar trotoar.

Dok. Antara

Sementara di belahan dunia lain wujud itu juga menjelma jadi kebutuhan yang berbeda seperti taman bir yang populer di Munich, Jerman,  Main Street atau jalan utama dan Pup di Inggris Raya hingga Kafe di Prancis.

Lambat laun dalam perkembangannya, di masyarakat urban ruang ketiga juga terus bertransfomasi dalam bentuk fungsionalitas sebagai tempat yang membantu perkembangan komunitas dalam membangun komunikasi antar sesama.

Apakah Fenomena SCBD akan Menjadi Seperti Harajuku?

Di negara-negara yang telah disebutkan, gerakan pop hingga subkultur juga turut hadir seiring perkembangan ruang ketiga sebagai ajang berkomunikasi dan bersosialisasi tanpa sekat.

Di Jepang misalnya, fenomena yang hampir mirip dengan SCBD pernah terjadi di kisaran 1980-an, dimana para artis muda dan seniman jalanan berpakaian 'bebas' dan berkumpul di distrik Omotesando.

Omotesando adalah sebuah jalanan yang diisi deretan kafe dan butik mode kelas atas. Daerah ini pun populer dikalangan masyarakat kelas atas. Namun pada hari Minggu, jalan ini ditutup dan berubah menjadi kawasan pejalan kaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlahan di distrik ini kemudian menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda dengan pakaian mereka yang nyentrik dan aneh lewat berbagai eksplorasi yang menggabungkan mode berpakaian  berwarna cerah pada  saat itu.

Lantas apakah fenomena di SCBD akan menjadi semacam subkultur baru seperti Harajuku di Jepang? (pag/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melancarkan peringatan keras terhadap aparat pajak yang bermain dalam pengelolaan restitusi.
Jelang Tayang, The Devil Wears Prada 2 Hadirkan Experience Interaktif

Jelang Tayang, The Devil Wears Prada 2 Hadirkan Experience Interaktif

20th Century Studios Indonesia menghadirkan instalasi bertajuk “The Devil Wears Prada 2” Runway Experience untuk menyambut perilisan film The Devil Wears Prada 2.
Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Jika proses naturalisasinya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, Bung Ropan menyebut jika Timnas Indonesia akan ketambahan pemain baru jelang Piala AFF 2026
Profil Dony Tri Pamungkas, Aset Berharga Timnas Indonesia dan Wonderkid Persija yang Dilirik Klub Raksasa Polandia

Profil Dony Tri Pamungkas, Aset Berharga Timnas Indonesia dan Wonderkid Persija yang Dilirik Klub Raksasa Polandia

Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu talenta muda yang mencuri perhatian di sepak bola Indonesia. Pemain Persija Jakarta itu mulai dilirik klub luar negeri.
Menkeu Purbaya Siapkan Perburuan Aset Negara Lewat Satgas BLBI, Tapi Tak Mau ‘Asal Ribut’

Menkeu Purbaya Siapkan Perburuan Aset Negara Lewat Satgas BLBI, Tapi Tak Mau ‘Asal Ribut’

Kementerian Keuangan menegaskan rencana pengaktifan ulang Satuan Tugas BLBI, meski pelaksanaannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Lewat Beasiswa Sekolah Industri, Dedi Mulyadi Targetkan Terciptanya Kelas Menengah Baru di Jawa Barat

Lewat Beasiswa Sekolah Industri, Dedi Mulyadi Targetkan Terciptanya Kelas Menengah Baru di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan terciptanya kelas menengah baru di provinsi yang dipimpinnya. 

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT