News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspadai Peretasan Data, Pakar ITS Imbau Lindungi Data Pribadi

Pakar keamanan data dari ITS Bekti Cahyo Hidayanto SSi MKom mengimbau masyarakat, termasuk sivitas akademika ITS, untuk lebih waspada akan bahaya peretasan data
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 21 September 2022 - 10:40 WIB
Ilustrasi peretasan data
Sumber :
  • kominfo.go.id

Surabaya, Jawa Timur - Belakangan ini, Indonesia dihebohkan perihal peretasan data di beberapa instansi pemerintahan. Akibatnya, berbagai instansi makin gencar untuk meningkatkan keamanan data mereka. 

Menanggapi peretasan data tersebut, pakar keamanan data dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bekti Cahyo Hidayanto SSi MKom mengimbau masyarakat, termasuk sivitas akademika ITS, untuk lebih waspada akan bahaya peretasan data tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen Departemen Sistem Informasi ITS ini mengungkapkan bahwa serangan siber dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, faktor "manusia" yang memiliki akses ke sumber daya Teknologi Informasi (TI) adalah faktor yang paling sulit. Umumnya karena kurangnya pengetahuan tentang keamanan siber, budaya, dan juga kecerobohan. Orang yang memiliki akses ke aplikasi dan atau sumber data dikelabui dengan tautan phising

“Dengan teknik phising apalagi digabungkan dengan teknik social engineering, cracker memancing korban dengan memberikan tautan untuk menarik data akun yang terdiri dari username dan password,” ungkapnya. 

Penggunaan password yang mudah ditebak juga memudahkan cracker untuk melakukan brute force dengan aplikasi. Yakni upaya untuk mengakses sebuah akun dengan cara menebak username dan password. 

“Tak main-main, mereka bisa membobol dalam hitungan detik dengan algoritma tertentu untuk meretas username dan password para user,” tandas Bekti mengingatkan.

Akibatnya, lanjut Bekti, data bisa disalahgunakan apabila jatuh ke tangan yang salah. Antara lain bisa berupa pembobolan rekening, penipuan, menjatuhkan reputasi, manipulasi data, black campaign, dan lainnya.

Setelah berhasil meretas, cracker tidak menghilangkan jejaknya begitu saja. 

“Biasanya, mereka akan mengarahkan seolah-olah jejaknya ada dan jika di forensik akan menjadikan orang lain sebagai kambing hitam atas perbuatannya,” jelas dosen berkacamata tersebut.

Pakar keamanan data dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bekti Cahyo Hidayanto

Selain itu, Bekti menuturkan bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan admin untuk meningkatkan keamanan data, yaitu membuat Disaster Recovery Center dan melakukan Penetration Testing. Disaster recovery adalah membangun server salinan yang menggantikan server utama ketika terjadi masalah. Kemudian, penetration testing adalah tindakan pencegahan secara rutin yang dilakukan untuk mencari celah keamanan pada sistem agar sistem tidak mudah ditembus.

Beralih ke ITS, Bekti menegaskan bahwa ITS memiliki enkripsi data yang baik. Secara infrastruktur, hardware dan software ITS seharusnya sudah tersusun dengan baik sejak sistem dibangun. 

“Sistem yang baik pun harus didukung juga dengan user yang bijak dalam menjaga data mereka, seperti tidak memberikan username dan password pribadi kepada orang lain,” ujar Bekti.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS Dr Rahmatsyam Lakoro SSn MT berpesan bahwa keamanan data dapat dilihat dari perspektif teknologi dan sosial. Dari perspektif teknologi, ITS telah berupaya untuk memaksimalkan perlindungan data sivitas akademikanya. 

“Sedang dari perspektif sosial, keamanan data adalah interaksi sivitas akademika ITS, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan terhadap pemanfaatan data tersebut,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menjelaskan, modus social engineering yang marak sebagai bentuk penipuan untuk mengambil data dapat dicegah dengan mengikuti prosedur dan mekanisme pemberian data. 

“Jangan pernah memberikan data pada pihak yang tidak dikenal. Prosedurnya, akan selalu ada permintaan resmi, bukan hanya melalui pesan langsung misalnya,” tegas dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ini mengingatkan. (msi/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditetapkan Tersangka Suap Restitusi Pajak

Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditetapkan Tersangka Suap Restitusi Pajak

KPK tetapkan tiga tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Kronologi Ratusan Siswa dan Guru di Jember Tumbang Diduga Keracunan MBG, Berawal Antrean Panjang Siswa di Toilet

Kronologi Ratusan Siswa dan Guru di Jember Tumbang Diduga Keracunan MBG, Berawal Antrean Panjang Siswa di Toilet

Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Umbulsari, Kabupaten Jember alami keracunan diduga akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada hari sebelumnya.
‎Baru 2 Hari Dibuka, 70 Orang Daftar Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora

‎Baru 2 Hari Dibuka, 70 Orang Daftar Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora

Kemenpora mencatat jumlah pendaftar untuk posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga sudah mendekati puluhan orang meski baru berjalan dua hari.
Gebrakan Imigrasi: Peringatkan Mulai Sekarang Pemohon Taati Jadwal Kedatangan Mengurus Paspor

Gebrakan Imigrasi: Peringatkan Mulai Sekarang Pemohon Taati Jadwal Kedatangan Mengurus Paspor

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang mengambil langkah tegas agar masyarakat selalu mematuhi jadwal kedatangan permohonan mengurus paspor sesuai pilihannya.
Terbukti Korupsi Dana BOK dan JKN Sebesar Rp135 Juta Lebih Kejari Toba Eksekusi Mantan Kapus Habisaran

Terbukti Korupsi Dana BOK dan JKN Sebesar Rp135 Juta Lebih Kejari Toba Eksekusi Mantan Kapus Habisaran

Kejaksaan Negeri Toba melaksanakan putusan (eksekusi) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Medan terhadap terpidana Ria Agustina Hutabarat,
Terungkap! Motif Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Begini Pengakuannya pada Polisi

Terungkap! Motif Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Begini Pengakuannya pada Polisi

Polisi ungkap motif remaja berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum meledakan bom di SMAN 72 Jakarta hingga puluhan siswa mengalami luka-luka, Jumat (7/11/2025).

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Ratusan massa pendemo dari warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu M. Taufik kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan menuntut penolakan dan dibubarkannya Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026, Kamis (5/2).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT