GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Peretasan Data Bjorka Bukan Bentuk Demonstrasi Modern

Peretasan oleh Bjorka bukanlah bentuk protes atau demonstrasi modern. Fenomena itu sudah terjadi di dunia internasional sejak lama, seperti Julian Assange.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 24 September 2022 - 11:19 WIB
Pakar Komunikasi Digital FISIP Universitas Airlangga (Unair) Prof Dra Rachmah Ida MCom PhD
Sumber :
  • Tvonenews.com/Sandi Irwanto

Surabaya, Jawa Timur - Beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan peretasan yang dilakukan hacker Bjorka. Banyak yang beranggapan bahwa yang dilakukan Bjorka merupakan bentuk dari protes atau demonstrasi modern dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Namun, tidak sedikit pula yang mengecam tindakan penyebaran data pribadi yang dilakukan oleh Bjorka.

Pakar Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Prof Dra Rachmah Ida MCom PhD mengatakan, peretasan oleh Bjorka bukanlah bentuk protes atau demonstrasi modern. Ia menegaskan bahwa fenomena peretasan itu sudah terjadi di dunia internasional sejak lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Dra Rachmah Ida MCom PhD

“Kita ingat ada Julian Assange, pendiri WikiLeaks, yang membocorkan rahasia-rahasia Gedung Putih. Yang dilakukan Julian Assange pada saat itu membuka mata dunia, apabila data tidak secure akan mudah di-hack. Jadi, fenomena Bjorka ini adalah fenomena hacking,” ujar dosen media dan komunikasi politik itu.

Prof Rachmah berujar adanya kebocoran data para pejabat tinggi Indonesia membuktikan bahwa data security di Indonesia masih sangat lemah. Menurutnya, kasus E-KTP yang pada akhirnya dikorupsi menunjukkan keamanan data pribadi tidak bisa dijaga dan dijamin oleh negara.

“Jadi, ini bukan bentuk demonstrasi. Demonstrasi artinya menyuarakan kepentingan kelompok atau masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak prorakyat,” imbuhnya.

Demonstrasi, ucap Prof Rachmah, dijamin dalam negara demokrasi dan termaktub dalam First Amendment, yaitu berupa freedom of speech. Ia menegaskan peretasan Bjorka adalah cyber crime. 

Kritikan Tidak Boleh Menyerang Personal

Prof Rachmah menuturkan cyber law memang melarang hacking, scam, cyber crime, cyber bully, dan sebagainya. Tetapi, apabila ada orang menyuarakan aspirasinya harus dihargai karena hak tersebut dijamin undang-undang. Namun, ia menyayangkan UU ITE saat ini justru dijadikan penjerat bagi orang-orang yang tidak terima dengan kebebasan berpendapat orang lain.

“Teknologi digunakan untuk menyampaikan aspirasi itu sah-sah saja. Kita boleh mengkritik, tetapi tidak boleh bersifat personal. Misalnya, mengatai orang jelek, gemuk, dan lain-lain. Itu namanya diskriminasi. Kalau mengkritisi pelayanan publik suatu institusi ya boleh,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Rachmah berkata sistem demokrasi di Indonesia tidak sama dengan sistem demokrasi di negara-negara lain yang lebih maju. Ia memberi contoh di Amerika Serikat, orang-orang seperti Bjorka pasti akan dibiarkan karena sistem demokrasi mereka sudah established serta literasi politik dan demokrasi masyarakatnya sudah tinggi.

“Bjorka menulis kritikan di Twitter, kemudian di-suspend oleh pemerintah Indonesia. Ini memang tidak baik, tetapi Indonesia masih mencari bentuk demokrasi. Maka hal-hal semacam yang dilakukan Bjorka ini dianggap melanggar,” pungkasnya. (msi/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pulih dari Cedera dan Dapat Lampu Hijau dari Aprilia untuk Ikut Tes Pramusim, Jorge Martin Bakal Terbang ke Buriram

Pulih dari Cedera dan Dapat Lampu Hijau dari Aprilia untuk Ikut Tes Pramusim, Jorge Martin Bakal Terbang ke Buriram

Rider tim Aprilia Racing, Jorge Martin dipastikan akan mengikuti sesi tes pramusim MotoGp 2026 yang akan berlangsung di Thailand.
Prabowo Ungkap Ada Pihak “Girang” Saat Bencana, Sebut Dimanfaatkan untuk Menjatuhkan Pemerintah

Prabowo Ungkap Ada Pihak “Girang” Saat Bencana, Sebut Dimanfaatkan untuk Menjatuhkan Pemerintah

Presiden Prabowo menuding kelompok tertentu yang justru memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah dan negara.
Ary Ginanjar Resmi Menjadi Profesor Kehormatan Universitas Jayabaya

Ary Ginanjar Resmi Menjadi Profesor Kehormatan Universitas Jayabaya

Universitas Jayabaya mengukuhkan pendiri ESQ Group Ary Ginanjar Agustian sebagai Profesor Kehormatan (Honoris Causa) dalam sidang terbuka senat akademik di Auditorium Prof. Dr. H. Moeslim Taher, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 
Seberapa Kuat Kepulauan Solomon, Negara Oseania yang Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Seberapa Kuat Kepulauan Solomon, Negara Oseania yang Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Jika menang atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia berpeluang hadapi Kepulauan Solomon, kekuatan tradisional Oseania di partai final.
Jurnalis Italia Bongkar Rahasia AC Milan di Bursa Transfer, Sebut Allegri dan Igli Tare Sudah Lama Jalin Kontak dengan Dusan Vlahovic

Jurnalis Italia Bongkar Rahasia AC Milan di Bursa Transfer, Sebut Allegri dan Igli Tare Sudah Lama Jalin Kontak dengan Dusan Vlahovic

Upaya AC Milan mendatangkan Dusan Vlahovic bukan sekadar isu musiman yang datang dan pergi. Ketertarikan tersebut disebut sudah terjalin sejak musim panas lalu.
Gempa Hari Ini 13 Februari 2026: Kota Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 3,2, Kedalaman 7 Kilometer

Gempa Hari Ini 13 Februari 2026: Kota Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 3,2, Kedalaman 7 Kilometer

Gempa hari ini yang terjadi pada Jumat (13/2/2026) mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat. 

Trending

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lama Disorot Amanda Manopo, Indra Frimawan Langsung Digeruduk Netizen Akibat 'Meludahi' Fajar Sadboy

Tak Lama Disorot Amanda Manopo, Indra Frimawan Langsung Digeruduk Netizen Akibat 'Meludahi' Fajar Sadboy

Komika Indra Frimawan diserang netizen setelah reaksi Amanda Manopo viral. Itu terjadi akibat dugaan meludahi Fajar Sadboy di podcast YouTube Deddy Corbuzier.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Barcelona Digilas Atletico, Wasit dan VAR Jadi Sasaran Amarah Cules Usai Keok 0-4 di Semifinal Copa del Rey

Barcelona Digilas Atletico, Wasit dan VAR Jadi Sasaran Amarah Cules Usai Keok 0-4 di Semifinal Copa del Rey

Barcelona hancur lebur di markas Atlético Madrid dengan skor 0-4 pada semifinal Copa del Rey. Keputusan VAR yang menuai kontroversi memicu gelombang kemarahan.
Terima Kasih Juventus! Inter Milan Diprediksi Cuan Fantastis dalam Derby d’Italia, Siap-Siap Belanja Besar di Bursa Transfer

Terima Kasih Juventus! Inter Milan Diprediksi Cuan Fantastis dalam Derby d’Italia, Siap-Siap Belanja Besar di Bursa Transfer

Akhir pekan ini sorotan publik sepak bola Italia akan tertuju ke Kota Milan. Duel klasik antara Inter Milan melawan Juventus bakal memanaskan panggung Serie A.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT