News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Sejumlah Taruna Kemenhub Terlibat Baku Hantam saat Wisuda, Diduga Akibat Saling Senggol

Viral sebuah video di media sosial twitter menunjukan keributan antar taruna Kementrian Perhubungan sesaat setelah acara Wisuda Terpadu Perwira Transportasi.
Rabu, 26 Oktober 2022 - 11:50 WIB
Keributan antar Taruna Kemenhub
Sumber :
  • Twitter/@txtdrberseragam

Jakarta - Baru-baru ini viral sebuah video di media sosial twitter menunjukan keributan antar taruna Kementrian Perhubungan sesaat setelah acara Wisuda Terpadu Perwira Transportasi (Wispa) pada Selasa (25/10/2022).

Video yang viral di media sosial itu diunggah oleh sebuah akun twitter bernama @txtdrberseragam pad hari Selasa (25/10/2022) menunjukan aksi baku hantam antar taruna saat Wispa Kemenhub 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terjadi keributan di WISPA 2022 KEMENHUB, penyebab karena saling senggol antara taruna," tulis @txtdrberseragam pada cuitannya yang viral di twitter.

Dalam unggahan yang viral tersebut akun @txtdrberseragam membagikan tiga buah video yang memmeperlihatakan keributan yang terjadi anatar taruna Kemenhub saat acara Wispa dan sebuah tangkapan layar dari percakapan WhatsApp yang menjelaskan peyebab keributan itu terjadi.

Pada video viral itu terlihat kerumunan taruna dari Kemenhub berseragam lengkap berwarna putih-putih yang barus saja mengikuti acara Wispa 2022 itu terlibat keributan dengan sesama taruna lainnya.

Terlihat pada video yang viral di media sosial twitter tersebut sejumlah taruna Kemenhub itu saling dorong hingga terjadi baku hantam diantara para taruna yang terlibat keributan itu.

Pada video yang direkam oleh beberapa warga yang berada ada d sekitar lokasi kejadian itu terlihat sejumlah anggota taruna berseragam lengkap melakukan pemukulan terhadap beberapa anggota taruna lainny yang menggunakan kaos dan celana putih.

Kepanikan terdengar dari beberapa warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi wisuda taruna Kementrian perhubungan tersebut saat melihat keributan yang terjadi antar taruna itu.

Bahkan pada video lainnya yang diunggah akun @txtdrberseragam itu terlihat seorang taruna yang berseragam lengkap berwarna putih menjadi sasaran pemukulan sekelompok taruna lainnya yang menggunakan seragam berwarna coklat.

Selain itu terlihat juga momen saat salah seorang taruna yang menjadi sasaran serangan taruna lainnya karena ia kedapatan melemparkan sebuah benda ke arah kerumunan taruna lainnya.

Melihat keributan tersebut beberapa taruna dan bersama dengan para senior atau para pengawas dari taruna yang baru di wisuda itu mencoba untuk melerai keributan yang terjadi.

Berdasarakan keterangan pada cuitan tersebut disebutkan jika keributan antar taruna Kemenhub itu dipicu oleh hal yang sepele dimana dikatakan ketibutan terjadi karena saling senggol.

Berdasarkan tangkapan layar dari percakapan WhatsApp yang menjelaskan peyebab keributan itu terjadi, disebutkan jika keributan terjadi saat taruna STIP menyenggol taruna dari PIP.

"STIP pundaknya nyenggol-nyenggol anak PIP, STIP berteriak 'Bassdrum PIP paling kuat siapa?' terus anak PIP ada yang ikut nyenggol anak STIP, akhirnya terjadi Mas," tulis keterangan pada percakapan WhatsApp.

Bahkan dikatakan jika salah satu taruna melemparkan sebuah batu ke arah taruna lainnya yang menyebabkan seorng taruna dari PIP pingsan dan belum siuman karena lemparan batu tersebut.

"Saat ramai,anak PIP ada yang melempar batu gunung, mengenai anak PIP dan orang tersebut pingsan, sampai sekarang orangnya belum siuman," sambungnya.

Diketahui jika peristiwa tersebut terjadi di kawasan Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat keributan antar taruna Kemenhub itu pecah pasca acara Pelantikan Terpadu Perwira Transportasi Tahun 2022.

Hingga kini cuitan tersebutpun mendapat ribuan retweets dari netizen serta 20 ribu likes lebih dan mendapat beragam tanggapan dari netizen yang menyaksikan video yang viral di media sosial twitter itu.

"Negara ditangani org yg tdk bs menahan emosi," tulis salah satu netizen.

"Nanti malem dihukum abis abisan ama pengawas," komentar netizen lainnya.

"Apapun penyebabnya, bikin malu sekolah kedinasan aja, kenapa gak ikut sekolah tinju apa MMA aja biar kepake ototnya," komentar netizen lainnya.

"Karena nantinya mereka kerja dikapal & belum tentu ada crew lain yg 1 negara, makanya keras didikannya, tapi buka berarti kalo ada masalah harus diselesaikan dengan kekerasan" tulis netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Putra putri terbaik bangsa yg telah melewati serangkaian test dengan ketat, kan enak diliatnya begini pada baku hantam" komentar salah satu netizen.

"Kayak gini mau mengayomi masyarakat? Sesama satu seragam aja saling baku hantam" tulis netizen. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT