News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaca di Taman Pendidikan Sarwendah Milik Ruben Onsu Dilempari Batu saat Kegiatan Belajar Berlangsung

Sekolah Gratis milik Pasangan Ruben onsu dan sang istri Sarwendah yang diberi nama Taman Pendidikan Sarwendah mendapatkan teror dari orang yang tidak dikenal.
Senin, 14 November 2022 - 13:55 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • instagram/@ruben_onsu

Jakarta - Kabar kurang mengenakan datang dari pasangan selebritis Ruben onsu dan sang istri Sarwendah dimana sekolah Gratis milik pasangan tersebut yang diberinama Taman Pendidikan Sarwendah itu mendapatkan teror dari orang yang tidak dikenal.

Kaca di Taman Pendidikan Sarwendah Milik Ruben Onsu Dilempari Batu saat Kegiatan Belajar Berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui jika Ruben Onsu bersama dengan istrinya Sarwendah membangun sebuah tempat belajar untuk anak-anak yang berada di Cipetir, Cikadang, Sukabumi, Jawa Barat dan diberi nama Taman Pendidikan Sarwendah.

Kabar kurang mengenakkan terkait pelemparan di Taman Pendidikan Sarwendah yang dialami oleh pasangan Ruben Onsu dan istrinya itu disampaikan oleh presenter kondang tersebut di akun media sosial instagram pribadinya. 

Melalui unggahan Ruben Onsu di medai sosial instagram pribadinya @ruben_onsu pada hari Minggu (13/11/20220) ia membagikan sejumlah foto menunjukan kondisi dari kaca-kaca ruangan di Taman Pendidikan Sarwendah yang pecah karena lemparan batu.

Dalam unggahannya itu terlihat kondisi dari sejumlah kaca pada ruangan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak di Taman Pendidikan Sarwendah itu pecah akibat lemparan dari batu oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan keterangan dari Ruben Onsu pada unggahannya itu dikatakan jika peristiwa pelemparan batu yang menghancurkan kaca dari ruangan di Tman Pendidikan Sarwendah merupakan yang ketiga kalinya.

Ruben Onsu mengatakan jika hingga saat ini dia belum mengetahui siapa yang melakukan pelemparan abatu atau benda-benda lainnya ke ruang belajar di Taman Pendidikan Sarwenda miliknya itu.

"Udah 3x Taman Pendidikan Sarwendah yg terletak di Cipetir Cikidang mendapat perlakuan dari org2 yg tidak bertanggung jawab, dengan cara menghancurkan kaca-kaca baik dengan melempar batu atau benda apapun untuk menghancurkan kaca-kaca" tulis Ruben Onsu pada keterangan unggahnnya.

Bahakan lebih parah lagi ruben Onsu juga mengatakan jika pelemparan ke kaca ruangan belajar di Taman Pendidikan Sarwendah miliknya itu dilakukan pada saat anak-anak sedang melakukan kegiatan belajar di ruangan tersbut.

Maka dari itu Ruben Onsu pun sangat mengkhawatirkan kondisi dari anak-anak yang sedang belajar di ruangan tersebut dan mengalami peristiwa pelemparan batu yang meyebabkan kaca-kaca di ruangan itu sampai pecah.

Ruben mengaku khawatir jika anak-anak yang mengalami peristiwa tersbut akan merasa cemas dan trauma ketika kembali belajar di Taman Pendidikan Sarwendah lagi karena takut akan hal tersebut terulang lagi.

"Dimana pelaku menghancurkan kaca disaat anak2 sedang belajar, sedih sekali pasti anak2 belajar disituasi yg cemas krn takut di lempar lg, semoga pelaku bisa tau betapa bahaya nya untuk anak2 yg belajar akan menimbulkan Trauma," ujar Ruben.

Demi keselamatan anak-anak yang menimba ilmu di Taman Pedidikan Sarwendah miliknya itu, Ruben Onsu pun melaporkan kejadian pelemparan tersebut ke pihak kelurahan setempat.

Tak hanya itu Ruben Onsu juga melaporkan kejadian itu kepda pihak Kepolisan Sektor (Polsek) Cipetir untuk mengusut tuntas pelemparan oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. 

Sementara itu istri dari Ruben Onsu yakni Sarwendah pun mengontari postingan milik suaminya itu, dirinya mengaku sedih atas peristiwa tersebut yang merukana kali ketiga Tman Pendidikan itu menjadi sasaran pelemparan orang tak bertanggung jawab.

"Sedihhh, padahal udah dibenerin beberapa kali dan tetap dirusak lagi, semoga anak-anak gpp ya," komentar Sarwendah.

Hingga kini unggahan dari Ruben onsu terkait pelemparan di Taman Pendidikan Sarwendah miliknya itu mendapat beragam komentar dan tanggapan, baik dari rekaman sesama selebritis maupun dari netizen yang berharap pelaku pelemparan bisa segera diamankan oleh polisi.

"Ya ampun … mama pernah kesana tempat nya bagus untk anak2 belajar … ko tega2 nya me rusak sarana yg sudah bagus dan sangat bermanfaat untk semua … Semoga segera cepat tertangani ya" tulis netizen.

"Sedihhh …. Padahal ini fasilitas umum yg sudah di hibahkan oleh ayah @ruben_onsu dan THE ONSU family untuk membantu pendidikan dan pekerjaan warga sekitar semoga siapapun yg pernah khilaf melakukan cepet sadar yah bahwa hidup itu perlu saling menjaga dan berterimakasih," tulis salah satu netizen.

"Heran di pikir pikir kak Ruben orangnya baik tapi kenapa banyak sekali yang benci ya," komentar netizen lainnya.

"Kaca ganti teralis aja kak, terus kasih jendela kayu yg bisa di buka tutup aja. Jahat bgt pelakunya. Kasian kalau ada korbannya, ngeri kalau pecahan kaca kena mata" tulis netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasang cctv ko.,lsg diarak kampung dulu baru dipenjaraain biar kapok" komentar netizen lainnya.

"Ya allah ko tega banget sih motifnya apa coba smpe kya gitu? Pdhal itu tempat pendidikan," komentar dari pedangdut Evi Masamba. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT