News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenderal Try Sutrisno, Mantan Wapres Era Soeharto, Mengaku Tidak Takut KPK Karena Hal Ini!

Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno mengaku tidak takut Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Wakil Presiden semasa Soeharto ini beberkan beberapa fakta baru...
Jumat, 18 November 2022 - 21:35 WIB
Try Sutrisno
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Try Sutrisno merupakan nama penting pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Dirinya sempat menjabat sebagai wakil presiden dan memiliki gelar sebagai Jenderal TNI.

Meski sempat memiliki posisi tinggi, namun hidup Try Sutrisno sangat jauh dari gelimang harta. Terkait dengan kondisi ekonominya ini Try Sutrisno bercerita pada channel Youtube Irma Hutabarat – HORAS INANG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang cukup mencengangkan, diketahui bahwa Try Sutrisno tidak mendapatkan rumah secara cuma-cuma. Dalam tayangan tersebut Try Sutrisno bercerita bahwa dirinya bisa mendapatkan rumah dengan cara mencicil selama 15 tahun.

Try Sutrisno
Try Sutrisno saat masih menjabat (Istimewa)

Kepemilikan rumah ini bahkan baru bisa resmi dilunasi setelah Try Sutrisno pensiun dari jabatan Panglima ABRI.

Try Sutrisno bahkan bercerita bahwa dirinya tidak mengambil jatah rumah dinas wakil presiden.

“Saya itu nggak mikir gitu Pak. Tidak ada rumah dinas saya yang tidak saya serahkan. Padahal udah saya bangun udah bagus,” sebut Try Sutrisno dalam kanal Youtube Irma Hutabarat – HORAS INANG (03/11/2022).

Try Sutrisno menyebut bahwa saat dirinya telah menanggalkan jabatannya maka rumah tersebut juga kembali pada pemerintah.

“Saya pergi ya saya serahkan. Sekarang nggak ada yang berani pakai, dipakai mess,”terang Try Sutrisno.

Try Sutrisno bilang bahwa masih banyak tentera yang belum memiliki rumah. Menurutnya rumah masih terus dibutuhkan oleh mereka yang masih dinas.

“Ada rumah dinas ya saya serahkan. Tidak mau saya. Karena masih banyak tentara melarat, Pak. Rumah masih diperlukan oleh yang dinas,” sebut Try Sutrisno.

Dalam agenda wawancara bertajuk “Dapat Rumah Tanpa Korupsi – Inang Irma Sowan ke Jendral Try Sutrisno”, Try Sutrisno juga menyebut bahwa dirinya tidak takut dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi saya bisa tidur nyenyak, Pak. Nggak takut KPK. Sekarang kan didaftar semua, Pak. Darimana asalnya(re: harta),” kelekar Try Sutrisno.

Pesan dari sang ayah

Perlu diketahui Try Sutrisno merupakan Wakil Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat dari tahun 1993-1998.

Bukan orang sembarangan, Try Sutrisno menyandang gelar Jenderal Bintang 4 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Diketahui Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935.

Dalam wawancara pada channel Youtube Irma Hutabarat – HORANG INANG, Try Sutrisno sempat ditanyai pendapat terkait pejabat yang korupsi namun tetap menunjukkan wajah bahagia ketika tertangkap.

Menanggapi hal tersebut, Try Sutrisno menyebut bahwa ulah para oknum ini seperti tidak tahu malu. Dirinya bahkan juga bercerita jika diberi wasiat oleh ayahnya untuk menjaga nama baik.

“Saya dikasih Bapak saya wasiat satu, jaga namamu,”sebutnya.

Menurut penuturan Try Sutrisno jika nama itu baik, maka hidup akan selamat. Sebaliknya, jika nama seseorang rusak maka yang rusak bukan hanya reputasi orang tersebut, namun juga anak keturunan.

Tidak takut tidak punya rumah

Try Sutrisno juga menyebutkan bahwa sejak dahulu ketika masih menjabat dirinya tidak takut jika tidak memiliki rumah.

“Saya nggak mikir, Mbak. Saya sama Ibu (re: istri Try Sutrisno) kalau nanti nggak punya rumah, saya pulang ke Bandung aja,” kenang Try Sutrisno.

Dirinya juga menyebut bahwa sempat ditanya sang istri jika pensiun mau berprofesi sebagai apa. Dengan penuh kelakar Try Sutrisno menyebut bahwa dirinya sempat berpikir akan menjadi sopir jika tidak memiliki pekerjaan selepas pensiun.

Profil Try Sutrisno

Diketahui Try Sutrisno telah memiliki catatan karir panjang sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-2.

Ia menjabat selama lima tahun menjadi wakil presiden yakni tahun 1993 hingga 1998. Dikutip dari laman resmi Pusat Penerangan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935.

Ketika berusia 21 tahun, Try Sutrisno diterima menjadi taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Try Sutrisno dalam perjalannya pernah ikut bertempur melawan Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Setelahnya, pada tahun 1962 Try Sutrisno pernah terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Di situlah ia mengenal Soeharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Try Sutrisno juga sempat ditunjuk sebagai Kepala Komando Daerah Staf di KODAM XVI/Udayana. Setahun kemudian, Try Sutrisno sempat menjadi Panglima Daerah KODAM IV/Sriwijaya.

Kariernya yang moncer akhirnya membawa Try Sutrisno naik ke jabatan tingkat tertinggi TNI atau Jenderal. Dirinya kemudian dipromosikan menjadi Panglima ABRI (Pangab) menggantikan Jenderal TNI LB Moerdani. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Selat Hormuz Kembali Memanas, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri dan Utamakan Diplomasi

Penutupan kembali jalur strategis Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan geopolitik global.
6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

6 Item Wajib Jungler Assassin Biar Damage Tembus Armor Tebal Hero Tank

Berikut ini enam item yang sering menjadi andalan jungler assassin untuk menghadapi hero dengan pertahanan tinggi.
Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Taklukan GPPI, Megawati Hangestri Cs Kantongi Puluhan Juta Usai jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, berhasil menutup putaran pertama Final Four Proliga 2026 dengan hasil yang manis.
Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Pengusaha Tembakau Haji Her Diperiksa KPK, Ngaku Menginap di Hotel Mewah: “Saya Banyak Uang”

Haji Her diperiksa KPK terkait kasus Bea Cukai. Ia mengaku tidak kenal tersangka dan menyebut menginap di hotel mewah karena mampu.
Usai Bertemu Para Pelapor, Pandji Pragiwaksono: Saya Punya Kesempatan Menjelaskan Langsung

Usai Bertemu Para Pelapor, Pandji Pragiwaksono: Saya Punya Kesempatan Menjelaskan Langsung

Pandji Pragiwaksono buka suara usai melakukan pertemuan dengan para pelapor materi Stand Up Comedy Mens Rea dirinya yang diduga menistakan agama, di Polda Metro Jaya, pada Kamis (9/4/2026).
Timnas Indonesia Putri Tampil Gantikan Nepal, Ini Jadwal Pertandingan FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Putri Tampil Gantikan Nepal, Ini Jadwal Pertandingan FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Putri pun akan bergabung bersama tuan rumah Thailand, Kongo, dan Kaledonia Baru pada FIFA Series yang akan digelar di Stadion Ratchaburi, Ratchaburi pada 12 dan 15 April 2026 mendatang. 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT