News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Kembali Relawan Bantuan Gempa Cianjur Diadang dan Dipalak Warga: Seikhlasnya Aja

Video viral, kembali relawan bantuan gempa cianjur diadang dan dipalak warga. Hal itu pun langsung beredar luas di media sosial dan mendapat sorotan, (25/11)
Jumat, 25 November 2022 - 11:25 WIB
Viral! Kembali Relawan Bantuan Gempa Cianjur Diadang dan Dipalak Warga: Seikhlasnya Aja
Sumber :
  • tangkapan layar instagram @terang_media

Cianjur, Jawa Barat - Video viral, kembali relawan bantuan gempa cianjur diadang dan dipalak warga. Hal itu pun langsung beredar luas di media sosial, Jumat 925/11/2022).

Bencana gempa bumi yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat dengan berkekuatan 5,6 magnitudo terjadi pada Senin (21/11/2022) siang hari. Namun kini viral kembali relawan bantuan Gempa Cianjur diadang dan dipalak warga: Seikhlasnya aja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video itu diunggah salah satunya oleh akun Instagram @terang_media, pada Kamis (24/11/2022).

"Setelah sebelumnya terjadi warga yang mencegat bantuan untuk korban gempa cianjur, ternyata di tempat lainnya juga ada sekelompok warga melakukan pencegatan bantuan korban gempa Cianjur," tulis keterangan unggahan terang_media dalam video unggahannya yan dikutip tvonenews.com, pada Jumat (25/11/2022).

Dalam unggahan video itu memperlihatkan suasana mobil relawan yang membawa bantuan gempa Cianjur, tampak sedang diadang warga untuk meminta bantuan yang dibawa oleh rombongan relawan.

Tampak relawan yang berada di dalam mobil, saling beradu argumen dengan warga yang mengadangnya. Relawan memberikan alasan barang bantuannya tersebut untuk daerah yang sulit dijangkau.

Sementara warga yang mengadangnya yang tampak di jendela kaca mobil itu tetap memaksa meminta beberapa barang bantuan agar di turunkan di Kampung Kabandungan, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

"Sabar, BNPB akan ke sini pak, saya ada targe ke daerah sana," ucap relawan. 
"Cuma pengen satu atau dua, disini juga nggak bakalan diambil semua.. Seikhlasnya saja." ucap sang warga yang mengadang relawan.

Karena tetap diadang, relawan akhirnya memberinya uan kepada warga yang mengadangnya agar bisa diberi jalan,"Nih untuk jajan," jelas Relawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan akun tersebut dijelaskan bahwa barang bantuan yang dibawa oleh relawan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan menggunakan mobil pick up. Bahkan selain diadang, barang mereka sempat dipalak dan dijarah.

"Jadi gua cuma itu ya Gaes, selain dipalak, kita juga sempat dijarah. Jadi saya relawan dari Jakarta Selatan dan Tangsel, ikut turun ke lapangan bersama Dede Inoen. Mobil pick up di belakang mobil ded inoen membawa beberapa kebutuhan untuk warga di pelesok,: ujar @adepe- relawan bantuan gempa Cianjur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT