GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati Konsumsi Kentang dengan Cara Begini, Bisa Memicu Diabetes

Kentang, dapat diolah menjadi penganan dan makanan apa saja. Baik itu kentang goreng maupun menjadi perkedel dan lainnya. Namun, yang anda perlu ketahui, mengo
Senin, 19 Desember 2022 - 23:40 WIB
Ilustrasi Kentang
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

tvOnenews.com - Kentang, dapat diolah menjadi penganan dan makanan apa saja. Baik itu kentang goreng maupun menjadi perkedel dan lainnya. 

Namun, yang anda perlu ketahui, mengonsumsi kentang dengan cara sebagai berikut, dapat memicu anda mengalami penyakit diabetes. Hal ini sesuai fakta yang dimuat oleh VIVA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil penelitian dari tim peneliti Universitas Edith Cowan di Perth, Australia, dalam pola makan 54 ribu orang yang mengikuti penelitian Diet, Kanker, dan Kesehatan Denmark.

Telah memaparkan sebuah hasil di dalam jurnal Diabetes Care, yang mengungkapkan bahwa dampak kentang akan risiko diabetes tipe 2.

Bahkan mahasiswa Phd yang juga selaku peneliti Pratik Pokharel menjelaskan, bahwa dalam penelitian sebelumnya, kentang telah dikaitkan secara positif dengan kejadian diabetes.

Akan tetapi, kaitan itu terlepas dari bagaimana kentang diolah dan disiapkan. Bahkan dikutip dari laman Express, dalam penelitian ada pembedanya. 

"Kami dapat membedakan antara metode persiapan yang berbeda. Saat kami memisahkan kentang rebus dari kentang tumbuk, kentang goreng atau keripik, kentang rebus tidak lagi dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi, karena mereka memiliki efek nol," katanya dikutip laman Express, Senin (19/12/2022)

Akan tetapi, ketika kadar gula darahnya meningkat, tanda peringatan pertama diabetes tipe 2. Bahkan, menurut National Health Service (NHS), dapat mencakup buang air kecil lebih dari biasanya, terutama di malam hari. 

Selanjutnya, merasa haus sepanjang waktu, sangat lelah, menurunkan berat badan tanpa sebab, hingga gatal di sekitar area intim hingga sariawan berulang kali. Juga, efek luka yang sembuh lebih lama dari biasanya dan penglihatan kabur.

"Dalam penelitian kami, orang yang makan kentang paling banyak juga mengonsumsi lebih banyak mentega, daging merah, dan minuman ringan – makanan yang diketahui meningkatkan risiko diabetes tipe dua," katanya.

Sambungnya menjelaskan, apabila saat Anda memperhitungkannya, kentang rebus tidak lagi dikaitkan dengan diabetes. Itu hanya kentang goreng dan kentang tumbuk; dan kentang yang  diolah dengan campuran mentega, krim, dan sejenisnya.

Nah, adapun faktor risiko diabetes tipe 2 ini, pola makan yang tidak sehat, faktor risiko dapat meliputi berusia di atas 40 tahun, riwayat keluarga, seperti saudara kandung atau orangtua, menderita diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, hingga kegemukan.

Hal ini berdasarkan penelitian Badan Amal Terkemuka Diabetes Inggris, yang menunjukkan faktor risiko untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Selain itu, meskipun kentang tumbuk dan kentang goreng bukanlah makanan yang paling sehat dan kentang rebus dianggap sebagai karbohidrat berkualitas, baik yang paling enak dinikmati bersama sayuran hijau. 

Menurut para peneliti, sayuran berdaun hijau dan sayuran – seperti bayam, selada, brokoli, dan kembang kol, dapat memangkas risiko diabetes tipe 2.

"Sedangkan, mengenai kentang, kami tidak dapat mengatakan mereka memiliki manfaat dalam hal diabetes tipe 2, tetapi mereka juga tidak buruk jika disiapkan dengan cara yang sehat," kata NHS seperti yang dilansir dari VIVA, Senin (19/11/2022).

Selanjutnya, untuk meminimalkan risiko diabetes tipe 2, sepertinya memakan semua jenis kentang bukanlah cara yang tepat. NHS merekomendasikan orang untuk melakukan 150 menit gerakan setiap minggu, yang dapat mencakup berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.

Namun, bila tanpa melakukan gaya hidup sehat, maka mengembangnya diabetes tipe 2 membuat Anda berisiko lebih besar terkena stroke dan serangan jantung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, Anda juga bisa alami komplikasi parah dari gula darah yang sangat tinggi. Salah satunya komplikasi tersebut adalah kerusakan saraf yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan gangren.

Di mana untuk diketahui, Gangren adalah kondisi serius di mana hilangnya suplai darah menyebabkan jaringan tubuh mati. (viva/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT