News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Bisnis yang Sudah dan Hampir Punah Akibat Tergilas Zaman dan Dihantam Digitalisasi

Zaman sudah berubah, semuanya beradaptasi, termasuk bisnis yang dulunya maju. Dulu kita baca berita di koran, sekarang baca di layar yang bernama ponsel pintar.
Sabtu, 24 Desember 2022 - 15:00 WIB
Warung Telepon Jadul
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta - Zaman sudah berubah, semuanya harus siap beradaptasi, termasuk bisnis yang dulunya maju. Dulu kita baca berita di kertas yang bernama koran, sekarang baca di layar yang bernama ponsel pintar. Dulu kita beli tiket kereta di loketnya langsung, sekarang kita beli tiketnya di rumah.

Dulu membuat rekening bank harus antri dan kantor cabang, sekarang bikin rekening juga bisa dari rumah. Ya, zaman benar-benar sudah berubah berkat kemajuan teknologi yang sudah semakin canggih. Video call yang dulunya hanya ada di film-film fiksi ilmiah, sekarang sudah menjadi sesuatu yang sangat umum.

Kemajuan era digital mengharuskan adanya konsekuensi yaitu ditinggalkannya semua yang serba konvensional. Contohnya adalah media cetak yang semakin tergilas zaman, dan bukan tidak mungkin di masa depan semua bentuk dokumen penting seperti KTP dan ijazah akan menjadi berbentuk digital sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemajuan teknologi ini juga berhasil menggilas bisnis atau usaha berikut ini punah atau setidaknya nyaris punah.

 

1. Warung Telekomunikasi (Wartel)

(Kamar Bicara Umum KBU Sebuah Warung Telepon atau Wartel)

Wartel adalah usaha yang sempat menjamur di Indonesia mulai dari era 1980an. Kala itu telepon masih menjadi barang yang mewah dan tidak semua orang memilikinya. Wartel menyediakan Kamar Bicara Umum (KBU) yang berisikan pesawat telepon untuk digunakan pelanggan. Tarif yang harus dbayar akan muncul setelah sambungan telepon selesai terputus.

Berkat kemajuan teknologi hape, Wartel semakin berkurang jumlahnya di era 2000an dan punah ketika memasuki era 2010an. Kini orang punya ponsel pintar dengan biaya panggilan yang murah.



2. Warung Internet (Warnet)

(Warung Internet pada zaman tahun 2000-an)

Warnet kini memang belum punah, akan tetapi telah berkurang dan hanya menyisakan warnet khusus gaming. Sama halnya dengan warnet di Jepang yang lebih berfungsi sebagai penginapan.

Warnet pernah berjaya ketika internet mulai cepat di Indonesia atau sekitar tahun 2000an. Namun dengan hadirnya ponsel pintar kini warnet semakin tidak dibutuhkan kecuali untuk ngeprint.



3. Rental Playstation

(Rental Playstation yang Dulunya Menjamur di Indonesia)

Rental Playstation atau retal PS menjamur di Indonesia saat masa kejayaan PS dan PS2 atau sekitar tahun akhir tahun 90an sampai dengan akhir 2000an. Kini anak-anak lebih memilih bermain game di hape dan konsol bukan menjadi pilihan utama. Rental PS semakin berkurang, memang masih ada namun jauh berbeda dibandingkan dengan yang dulu.



4. Rental DVD/VCD

Usaha rental DVD dan VCD dulu sempat menjadi primadona karena nonton film sebagai hiburan menjadi hobi banyak orang lewat perangkat DVD player. Rental VCD juga pernah menjamur di Indonesia dan menyewakan film-film terkenal.

Kini rental film sudah pumah dan tergantikan oleh platform streaming yang harga langganannya murah.



5. Penjual CD Bajakan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisnis ini masih berhubungan dengan yang nomor 4 namun lewat jalur ilegal dan menjual CD lagu atau album bajakan. Sebelumnya ada juga bisnis menjual kaset bajakan. Di era 2000an banyak sekali penjual CD bajakan di pinggir jalan namun saat ini jumlahnya banyak berkurang dan hanya menyisakan sedikit. Para pembelinya pun adalah mereka orang tua yang tidak mengerti teknologi bahwasannya mendengarkan musik di hape sangat mudah dan tersedia jutaan lagu di platform streaming. (ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT