GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkenal Sangat Energik, Berikut Karakter Fisik, Sifat dan Sejarah dari Seekor Kucing Chartreux

Kucing dengan ras Chartreux memiliki tubuh yang kuat, bahu yang lebar, dan dada yang dalam, tetapi kaki yang pendek dan bertulang halus. Berotot dan energik.
Selasa, 10 Januari 2023 - 21:10 WIB
Kucing Chartreux
Sumber :
  • Pexels.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kini banyak sekali masyarakat yang memilih seekor kucing untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan mereka di rumah selain seekor anjing dan juga burung.

Bahkan kini kepopuleran seekor kucing kini mulai menyaingi kepopuleran seekor anjing sebagai salah satu jenis hewan yang kerap dipilih sebagai peliharaan di rumah oleh banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu alasan mengapa kucing banyak dipilih sebagai peliharaan oleh kebanyakan orang adalah karena wajah mereka yang sangat lucu dan juga bentuk tubuh yang  menggemaskan.

Bukan hanya itu sifat seekor kucing yang dikenal sangat mudah bersahabat dengan manusia, menjadi alasan lain mengapa seekor kucing banyak dipilih sebagai hewan peliharaan.

Padahal sudah sejak sejak ribuan tahun yang lalu atau diperkirakan sejak 9500 tahun yang lalu masyarakat di timur tengah sudah mencoba untuk menjinakan seekor kucing untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan mereka.

Bahkan sampai dengan saat ini banyak sekali jenis kucing yang tersebar di berbagai belahan dunia mulai dari mereka yang masih liar hingga kucing-kucing rumhan yang dikembang biakan sebagai kucing peliharaan.  

Beberapa jenis kucing yang kerap dipilih seperti British Short Hair, Persia, Maine Coon, Anggora, Himalaya, Siamese, hingga Sphynx. Mereka semua memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda satu sama lainnya. 

Salah satu jenis kucing yang cukup populer menjadi peliharaan oleh banyak orang adalah kucing dengan ras Chartreux yang sangat energik dan juga cocok untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah. 

Melansir dari laman PetMD berikut karakter, fisik dan juga sejarah dari seekor kucing Chartreux.

Kucing ras Chartreux memiliki tubuh yang kuat, bahu yang lebar, dan dada yang dalam, tetapi kaki yang pendek dan bertulang halus. Berotot dan energik, Chartreux juga memenuhi reputasinya dalam sastra Prancis sebagai mouser yang baik.

Karakter fisik

Kucing Chartreux terkenal dengan julukan "a potato on toothpicks" karena bentuk tubuhnya yang kuat dan kaki yang kurus. Bulunya, yang berwarna biru keabu-abuan dengan ujung berwarna sedikit perak, padat dan anti air yang membuat kemampuan berenang mereka meningkat. Biasanya, jantan Chartreux lebih besar dari betina.

Sifat

Terlahir sebagai seekor kucing pemburu, Chartreux biasanya digunakan untuk membasmi hama tikus. mereka kucing yang gesit dan energik, dan memiliki semua karakteristik yang diperlukan dalam pendamping yang baik. 

Mereka adalah kucing yang pemarah, setia, dan yang terpenting, kucing yang pendiam. para pemilik kucing jenis Chartreux jarang mendengar suaranya.

Tetapi kucing ini dapat naik ke pangkuan jika seseorang kebetulan duduk di dekatnya. Kucing ini juga suka bermain dan suka bersenang-senang, menghibur pemiliknya. 

Ia menikmati permainan tangkap atau permainan lain yang melibatkan keluarga dan hewan peliharaan lainnya. Kucing cerdas ini bahkan bisa akrab dengan namanya dan merespons saat dipanggil.

Sejarah 

Sejarah ras ini menurut cerita, Chartreux dibiakkan oleh para biarawan di biara kepala ordo, Grande Chartreuse, di Pegunungan Alpen Prancis. 

Selain mengabdikan waktu mereka untuk berdoa, para biksu yang mempesona ini membuat terobosan ke dalam kegiatan tidak terlalu suci lainnya seperti pembuatan minuman keras, penempaan senjata, dan memelihara kucing. 

Meskipun biara ini didirikan pada 1084 oleh Saint Bruno, kucing-kucing itu baru muncul pada abad ke-13. Mereka dibawa ke biara oleh para ksatria yang lelah berperang, yang setelah pertempuran berkepanjangan dengan Turki, pensiun ke kedamaian kehidupan monastik. 

Di antara kekayaan yang mereka bawa pulang adalah kucing biru yang mereka temukan di pantai Afrika. Kucing-kucing ini dilatih untuk memiliki suara yang tenang agar tidak mengganggu meditasi secara kasar. Namun, keaslian cerita ini tidak dapat diverifikasi.

Chartreux pertama kali terdengar pada abad ke-16, menurut cerita lain yang mendekati kebenaran. Histoire Naturelle, yang ditulis pada tahun 1700-an oleh ahli biologi Comte de Buffon, berbicara tentang empat ras kucing yang umum di Eropa pada waktu itu. 

Pada 1920-an, sebuah koloni kucing ditemukan oleh dua saudara perempuan bernama Leger di Brittany Island Belle-Ile yang kecil, di lepas pantai Prancis. Kakak beradik Leger, yang juga pecinta kucing, mengerjakan trah ini dan pada tahun 1931 memamerkan Chartreux pertama di Prancis.

Namun, Perang Dunia II memberikan pukulan telak bagi komunitas kucing yang berkembang pesat ini. Peternak bergegas menyelamatkannya dan disilangkan dengan British Shorthairs biru, Russian Blues, dan Persia untuk memastikan kelangsungan hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chartreux akhirnya tiba di Amerika Serikat pada tahun 1970 ketika mendiang Helen Gamon dari La Jolla, California, membawa kembali seekor Chartreux jantan dari Madame Bastide di Prancis, seorang peternak yang memiliki garis Chartreux murni. 

Kucing terkenal ini bertanggung jawab untuk mengabadikan kucing Chartreux di Amerika. Trah ini diberikan status Kejuaraan pada tahun 1987. Ras ini memiliki status Kejuaraan di semua asosiasi. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Jelang Muktamar ke-35 NU Memanas, Sosok Ini Beri Tantangang Bagi Kandidat Terkuat

Mendekati perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sejumlah nama menguat dalam bursa kandidat Ketua Umum (Ketum) PBNU.
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Timnas Voli Putri Indonesia Tantang Iran di Perempat Final, PBVSI Ungkap Kunci untuk Bikin Kejutan di AVC Women Continental

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Luciana Taroreh meminta para pemain Srikandi tampil disiplin dan menjaga konsistensi jika ingin memberikan kejutan di AVC Women Continental ini
Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

Dewa United Tak Mau Kalah dari Persib, Bongkar Rencana Perekrutan Pemain untuk Tatap Super League 2026-2027

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, mengakui persaingan semakin sengit karena sejumlah klub mulai bergerak agresif di bursa transfer, termasuk Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang juga tengah mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Asia
Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton Resmi Buka Hotel di Bandung Barat, Lokasinya Cuma 10 Menit dari Stasiun Whoosh

Hilton resmi membuka Hilton Padalarang Bandung di kawasan Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat. Kehadiran hotel ini menandai debut flagship brand Hilton di wilayah tersebut.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban

Trending

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Karhutla Melanda Dua Wilayah Kalbar, 170 Personel Dikerahkan Padamkan Api di Ketapang dan Kayong Utara

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus dilakukan di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena El Niño.
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai ditunda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta maaf.
Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal Super League, Operator I.League Kupas Cara Canggih Susun Pertandingan 

Persib Bandung dan Borneo FC Sudah Tak Bisa Tawar Jadwal Super League, Operator I.League Kupas Cara Canggih Susun Pertandingan 

Ternyata, jadwal pertandingan Super League musim 2026-2027 tidak disusun secara manual maupun sekadar melalui pengundian biasa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT