GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ciptakan Suasana Khusyuk saat Ibadah, Ini yang Perlu Dilengkapi saat Ramadhan Tiba

Menyemarakkan momen Ramadhan yang istimewa di tahun ini, beragam pernak-pernik Ramadhan hingga hiasan Idul Fitri yang dipajang di Pasar Atum Surabaya
Sabtu, 25 Maret 2023 - 15:19 WIB
hiasan pernak-pernik Ramadhan ramai diburu warga Surabaya
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun ini, terasa berbeda dari 3 tahun sebelumnya, karena seluruh umat muslim dapat menyelenggarakan rangkaian ibadah puasa tanpa dikekang oleh pembatasan sosial Covid-19 yang telah ditiadakan oleh pemerintah. Menyemarakkan momen Ramadhan yang istimewa di tahun ini, beragam pernak-pernik Ramadhan hingga hiasan Idul Fitri yang dipajang di Pasar Atum Surabaya, setiap hari ramai diburu warga Kota Surabaya yang ingin manjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh khidmat tanpa pembatasan sosial.

Pernak-pernik yang ramai diburu diantaranya lampu lentera dengan hiasan lafal Al-Quran, sajadah, mukenah dan baju koko, hingga hiasan tempat Al Quran yang memukau bernuansa negeri 1001 malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lampion
Hiasan lampion bukan hal baru lagi selama Ramadhan. Banyak hiasan lampion dipajang di sudut-sudut jalan, halaman rumah, atau bahkan di dalam rumah. Lampion berbentuk masjid atau icon Ramadhan marak dijual selama bulan suci Ramadhan. Selain mempercantik ruangan, lampion juga bisa jadi penambah kesan rumah yang hangat dan intim.

Kaligrafi
Bukan cuma lampion yang bisa makin memperindah ruangan, kaligrafi juga bisa jadi pilihan pajangan tepat saat Ramadhan. Berbagai macam kaligrafi yang dibingkai dengan ukuran kecil, atau bahkan besar, untuk hiasan di dinding rumah atau dipajang di atas meja dengan Kaligrafi ayat suci Al-Quran atau Asmaulhusna, membuat Ramadhan menjadi khusyuk. Selain cantik dipandang, bisa juga jadi pengingat kita akan keutamaan ramadhan bagi yang mambacanya. 

“Bukan enggak mungkin, karena sering melihat pajangan kaligrafi kita jadi makin ingat untuk jalankan ibadah, terutama membaca Al-Quran,” ujar Fatima, salah satu pembeli.

Menurut Fitria, salah seorang pembeli di Pasar Atom, kaligrafi membangkitkan nilai spiritual selama sebulan beribadah. Tidak hanya niat yang harus dipersiapkan dengan baik, namun juga lingkungan dan kenyamanan rumah tinggal juga harus diperhatikan.
 
“Dengan tempat tinggal yang rapi dan nyaman, kegiatan ibadah kita juga jadi lebih khusyuk tentunya, nilai spiritual Ramadhan bersama seisi rumah, suami dan anak-anak, serta seluruh keluarga saat gelar sholat tarawih di rumah bisa terjaga deh,” tambahnya.

Mendekor rumah saat Ramadhan bisa dimulai dengan merubah tata letak barang-barang di rumah, dengan menambahkan berbagai pernak-pernik yang berhubungan dengan Ramadhan, seperti lampu lentera listrik dan ornamen lafal Al Quran tiga dimensi.

“Setiap Ramadhan saya mencoba memunculkan kehangatan dan kekhusukan ibadah dengan memasang lampu lentera di halaman rumah serta lafadz Al Quran 3 dimensi yang menyebutkan keutamaan bulan Ramadhan,” tambah Fitria. 

Karpet
Selain itu, agar sudut rumah atau mushola semakin cantik, bulan Ramadhan saat yang tepat juga untuk mengganti karpet rumah. Terutama karpet yang ada di ruang pesolatan atau biasa untuk alas ibadah solat. Dengan menggantinya yang baru, bisa menambah semangat untuk jalani ibadah selama bulan Ramadhan. 

“Karpet yang nyaman, bikin ibadah kita pun lebih terasa ringan. Alat ibadah seperti mukena, sajadah, bahkan sarung dan baju koko, harus kita perhatikan juga,” pungkasnya.

Selain warga muslim yang berburu pernak-pernik Ramadhan, sejumlah warga non muslim seperti Mimi dan Nancy juga berburu ornament Ramadhan untuk hiasan toko baju dan restoran miliknya.

“Ini kan momen spesial sebulan penuh ya jadi agar pelanggan toko baju saya nyaman dan suka berbelanja keperluan Ramadhan hingga Idul Fitri. Saya sengaja beli semua ornamen Ramadhan untuk hiasan di toko,” ujar Mimi.

Berbeda dengan Mimi, Nancy yang merupakan owner dari salah restoran ternama di Surabaya tak kalah semangat memborong hiasan Ramadhan untuk dipajang di restorannya. Ornamen Kaligrafi lengkap dengan Lampion khas Ramadhan diburunya.

“Ini adalah agenda tahunan bagi saya yang selalu memunculkan tematik view untuk restoran saya setiap menyambut hari besar keagamaan seperti Natal, Imlek bahkan juga Ramadhan hingga Idul Fitri,” kata Nancy.

Beragam pernak-pernik Ramadhan di Pasar Atom tersedia dari harga 1500 rupiah berupa Kartu Ucapan Ramadhan hingga Idul fitri, dan hiasan onta, serta lampu lentera import yang langsung didatangkan dari Mesir dan China dijual denga harga 5 hingga 6 juta rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudjani, salah satu pemilik toko pernak-pernik Ramadhan menuturkan jika seluruh lampu hiasan ramai diburu.

“Alhamdulilah Ramadhan tahun ini ramai seperti massa 3 tahun lalu sebelum Covid-19. Semua ramai berbelanja untuk keperluan hiasan di rumah, mushola, masjid bahkan untuk toko dan restoran,“ kata Sudjani. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Pontjo Sutowo Buka-Bukaan soal Sengketa Hotel Sultan, Minta Duduk Berunding: Kami Bayar Pajak Rp80 M per Tahun

Bos Hotel Sultan Pontjo Sutowo buka-bukaan soal sengketa dengan Pemerintah dan PPKGBK. Iamempertanyakan alasan kenapa hotel yang dikelola PT Indobuildco terus dipersoalkan.
Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Sport: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi sorotan besar. Mulai dari rival baru Megatron, peringatan media Korea hingga prediksi skuad.
John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman Bongkar Syarat Timnas Indonesia Jadi Tim yang Disegani, Singgung 280 Juta Rakyat sampai Pemain Diaspora

John Herdman menuntut Timnas Indonesia punya identitas kuat, menyatukan pemain lokal dan diaspora demi 280 juta rakyat saat tampil di turnamen besar nanti.
Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus HKBP Apresiasi Akreditasi dan Tata Kelola: UHN Terbuka untuk Semua Agama

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menyampaikan bahwa Universitas HKBP Nommensen (UHN) baik yang di Medan ataupun
Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tak Masuk Skuad Negara Eropa di Piala Dunia 2026, Bek Keturunan Rp382 miliar Ini Bisa Didekati PSSI untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Bek keturunan tak masuk skuad negara Eropa ke Piala Dunia 2026. Situasi ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk mendekatinya agar mau dinaturalisasi.
Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, berkunjung ke Sekolah Rakyat Akekolano untuk meninjau fasilitas yang tersedia. Ia juga menyoroti soal makanan untuk para siswa.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT