Salah Satu Amalan Rutin yang Dianjurkan, Dzikir Singkat Setelah Shalat Fardhu
- pexels
Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu amalan yang dapat dilakukan saat Ramadhan adalah berdzikir. Dzikir dapat dilakukan kapanpun, termasuk setelah shalat fardhu.
Dzikir adalah suatu perbuatan yang ditujukan untuk mengingat Allah SWT dalam bentuk ucapan lisan. Dalam dzikir mengandung pujian, rasa syukur dan doa kepada Allah SWT.
Dzikir setelah shalat fardhu cukup singkat, namun memiliki makna dan dapat memberikan banyak manfaat.
Maka dari itu, setelah selesai melaksanakan shalat fardhu, seyogyanya kita tidak terburu-buru untuk meninggalkan tempat shalat. Alangkah baiknya kita tetap duduk sebentar untuk melaksanakan dzikir.
![]()
Ilustrasi (envato element)
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam bagi Masyarakat Awam yang ditulis oleh Imam Durori, ada beberapa kalimah thoyyibah yang sangat baik dan bermanfaat apabila bila dibaca setelah shalat fardhu.
Dzikir tersebut berisi kalimat Tasbih, Tahmid, Takbir, Tahlil, Istighfar, Sayyidul Istighfar dan Ayat Kursi. Berikut bacaan lengkap dari dzikir singkat setelah shalat fardhu.
1. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir masing-masing 33 kali
SubkhaanAllah' 33x,
Alhamdulillah' 33x.
Allahu Akbar 33x ( الله أكبر)
Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir masing-masing 33 kali seperti ini adalah sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam sebagaimana hadits berikut ini:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu, dia berkata: Beberapa orang fakir datang mengadu kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Mereka mengatakan bahwa "Orang-orang kaya telah mencapai derajat tinggi dan kenikmatan yang pasti, mereka mengerjakan shalat seperti kami mengerjakannya, mereka berpuasa seperti kami melaksanakannya, namun mereka memiliki kelebihan harta, mereka haji dan 'umroh dg harta itu, mereka juga jihad dan bersedekah. Rasulullah bersabda: Maukah kalian kutunjukkan suatu amalan yang jika kalian mengamalkannya maka kalian bisa menyamai derajat orang-orang kaya tersebut, dan derajat kalian tak ada yang mengungguli kecuali orang yang mengamalkan amalan itu?, yakni ucapan: SubhaanAllah, Alhamdulillah, Allahu akbar, masing-masing dibaca 33 x setiap setelah shalat fardhu, (HR. al-Bukhari).
![]()
Ilustrasi Orang sedang Berdzikir (freepik)
2. Membaca Tahlil
Baginda Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam selalu membaca tahlil setiap setelah shalat fardhu. Berikut bacaan tahlil yang disarankan.
أستغفر الله العظيم وأتوب إليك
Baca Astaghfirulloohal'adzilm wa atuubu ilaik.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Dzat Yang Maha Agung dan aku bertaubat kepada-Mu ya Allah".
Istigfar sangat baik dibaca pada setiap kita melaksanakan dzikir. Mari kita beristighfar sedikitnya 70 x sebagaimana Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam, yang terjaga dari berbuat salah-pun beristighfar tak kurang dari 70 x dalam sehari semalam. Hal ini sebagaimana Hadits dari Abu Huroiroh riwayat imam al-Bukhari, bahwa Rasulullah Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«والله إني لأستغفر الله وأتوب إليه في اليوم أكثر من سبعين مرة » [رواه البخاري].
Baca: Walloohi, innii la astaghfirullooha wa atuubu ilaih fil yaumi aktsaro min sab'lina marroh, (Rowaahul Bukhooriy)
Artinya: "Sesungguhnya aku ber-Istighfaar dan bertaubat di dalam sehari se-malam tak kurang dari 70 kali", (HR. al-Bukhari)
![]()
Ilustrasi Orang Berdoa (pixabay)
Setelah sedikitnya 70 x kita beristighfar dengan kalimat tersebut di atas, sebaiknya disambung dengan sedikitnya 1 x kita membaca sayyidul istighfar sebagai berikut:
«اللهم أنت ربي ، لا إله إلا أنت خلقتني وأنا عبدك ، وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت ، أعوذ بك من شر ما صنعت ، أبوء لك بنعمتك علي ، وأبوء بذنبي فاغفر لي ، فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت».
Baca: Alloohumma Anta Robbii, Laa ilaaha illa Anta Kholaqtanii Wa ana 'abduk, Wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastato'tu, A'uudzubika min syarri maa shona'tu, Abuu u laka bini'matika 'alayya, Wa abuu-u bidzanbii faghfirli, Fainnahu laa yaghfirudzdzunuuba illaa Anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau Tuhanku Tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau ciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu, dan aku akan menepati janjiku kepada-Mu dengan segala kemampuanku. Aku berlindung kepada Mu dari segala kejelekan yang telah kuperbuat di hadapan-Mu aku mengakui segala nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku Dan aku mengakui pula dosa yang telah kuperbuat, maka ampunilah segala dosaku itu, karena tak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.
Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam bersabda bahwa barang siapa membaca Sayyidul istighfar dengan penuh khusuk dan dengan penuh keyakinan, maka bila hari itu meninggal dunia, maka ia dijamin meninggal dalam keadaan husnul khotimah dengan Syurga sebagai imbalannya, hal ini sebagaimana hadits riwayat Imam al-Bukhari dan beberapa lainnya.
![]()
Ilustrasi Dzikir (pixabay)
4. Membaca Ayat Kursi
Satu bacaan lagi yang juga sangat penting dibaca setelah serangkaian dzikir tersebut di atas yakni membaca Ayat Kursi, yakni Al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 255.
Sayyiduna Khasan bin Sayyidina 'Ali rodhiyallahu 'anhuma mengatakan bahwa Rosulullah Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«من قرأ آية الكرسي في دبر الصلاة المكتوبة .. كان في ذمة الله إلى الصلاة الأخرى» [رواه الطبراني].
Baca: Man qoro-a aayatal kursiyyi fii duburishsholaatil maktuubati kaana fil dzimatillaahi ilashsholaatil ukhroo, (Rowaahuth Thobrooniy)
Artinya: "Barang siapa yang membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu maka dia dalam perlindungan Allah subhanahu wata'ala hingga shalat fardhu berikutnya, (HR. at-Tabrani).
Disamping itu, Abu Umamah rodhiyallahu 'anhu berkata bahwa Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«من قرأ آية الكرسي في دبر كل صلاة مكتوبة لم يمنعه من دخول الجنة إلا أنيموت» [رواه النسائي ] .
Baca Man qoro a aayatal kursiyyi fil duburi kulli sholaatin maktubatin lam yamna'hu min dukhuulil Jannati illaa an yamuuta, (Rowaahus nasaa'ly).
Artinya:
Barang siapa membaca Ayat Kursi setiap setelah shalat fardhu maka tak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian", (HR an-Nasa'i)
Adapun Lafadz Ayat Kursi dimaksud adalah sebagai berikut:
و الله لا إله إلا هو، الحي القيوم ، لا تأخذه سنة ولا نوم ، له ما في السموات وما في الأرض ، من ذا الذي يشفع عنده إلا بإذنه ، يعلم ما بين أيديهم وما خلفهم ، ولا يحيطون بشيء من علمه إلا بما شاء ، وسع كرسيه السّمواتوالأرض، ولا يتوده حفظها ، وهو العلي العظيم »
Baca: Alloohu laaaaa ilaaha illaa huwal khayyul qoyyuum, Laa ta-khu dzuhuu sinatuwwalaa nauum, Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardh, Man dzalladzii yasyfa'u 'indahuuuuu illaa bi idznih, Ya'lamu maa baenal aediihim wamaa kholfahum, Walaa yukhiithuuna bisyaeimmin ilmihiiiii Illaa bimaasyaaaaa. Wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal ardho, Walaa ya uuduhuu khifdzhuhumaa, Wahuwal 'aliyyul 'adzhiim.
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang hidup kekal, Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya, Tidak mengantuk dan Tidak tidur. Segala apa yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya. Tak ada yang dapat memberi syafa'at dari Sisi-Nya kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui apa apa yang ada di hadapan atau di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar".
Wallahu alam.
Load more