News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kue Corobikang, Si Kenyal dan Manis Cocok untuk Kudapan Buka Puasa

Corobikang merupakan kuliner khas tradisional yang banyak dibuat di Jawa Tengah. Antara lain di Semarang, Solo, Magelang, hingga Wonosobo. Rasanya yang manis dengan tekstur yang kenyal, membuat corobikang cocok dikudap kapan saja, termasuk untuk buka puasa di bulan Ramadhan.
Selasa, 28 Maret 2023 - 09:53 WIB
Penjual kue Corobikang di Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Corobikang merupakan kuliner khas tradisional yang banyak dibuat di Jawa Tengah. Antara lain di Semarang, Solo, Magelang, hingga Wonosobo. Rasanya yang manis dengan tekstur yang kenyal, membuat corobikang cocok dikudap kapan saja, termasuk untuk buka puasa di bulan Ramadhan.

Para pembuat kue memanfaatkan momen Ramadhan untuk menambah laris kue buatannya. Sebab, ini adalah masa saat umat muslim yang berpuasa untuk menikmati aneka hidangan berbuka, termasuk kue corobikang yang manis dan kenyal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya di pasar kuliner Ramadhan Alun - Alun Kauman Semarang. Dari sekian banyak penjaja makanan khas, corobikang adalah salah satunya. Tampilan kue corobikang yang merekah dan aroma harum yang merebak, jelas memancing selera makan.

"Ini ada tiga macam corobikangnya. Yaitu warna hijau untuk rasa pandan, warna coklat untuk rasa coklat, dan warna merah untuk rasa aroma kelapa," jelas Bu Anis, penjual corobikang di Pasar Kuliner Ramadhan 2023 Alun-Alun Kauman Semarang.

Kue Corobikang, cocok untuk kudapan buka puasa. (Teguh Joko Sutrisno).

Bahan baku utama kue corobikang adalah tepung beras. Agar menambah kelembutan diberi sedikit tambahan terigu. Bahan campuran lainnya yaitu gula pasir, garam, santan kelapa, daun pandan, dan pengembang.

"Ini kalau sudah dicampur akan jadi adonan, tapi jangan terlalu kental. Lalu dituang ke cetakan berbentuk cekung dan ditutup agar mematangkan bagian atas sekaligus supaya kuenya mengembang," ungkapnya.

Setelah matang, corobikang diambil dengan spatula sambil didorong bagian bawahnya sehingga yang bagian atas akan mekar dan berlubang seperti pori-pori.

"Ya ini ciri khas kue corobikang, mekar berpori, dengan kulit bagian bawah kering, sedang bagian atasnya empuk kenyal mereka," kata Bu Anis.

Kue ini kemudian ditata di atas lembaran daun pisang. Pembeli bisa pilih mau yang rasa apa. Atau bisa juga pesan rasa kombinasi dalam satu paket, biasanya berisi 5 corobikang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga kuliner khas tradisional ini di setiap pedagang maupun daerah berbeda-beda. Tapi rata - rata antara 2 ribu hingga 3 ribu rupiah per bijinya. Paling asyik kalau ngudap corobikang abil minum teh atau kopi. (Tjs/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Scuderia Ferrari Manfaatkan Jeda Panjang F1 2026 untuk Dua Uji Coba Penting, Apa Itu?

Scuderia Ferrari Manfaatkan Jeda Panjang F1 2026 untuk Dua Uji Coba Penting, Apa Itu?

Scuderia Ferrari memanfaatkan jeda panjang balapan F1 2026 pada April dengan menggelar dua sesi uji coba di lintasan.
SMK IDN vs Dedi Mulyadi Masuki Babak Baru, Pihak Sekolah Gugat SK Pencabutan Izin ke Kemendagri

SMK IDN vs Dedi Mulyadi Masuki Babak Baru, Pihak Sekolah Gugat SK Pencabutan Izin ke Kemendagri

Polemik pencabutan izin SMK IDN Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memasuki babak baru. SMK IDN layangkan gugatan ke Kemendagri RI terkait SK Gubernur.
Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengakui performa timnya di MotoGP Amerika Serikat menjadi peringatan keras setelah gagal meraih podium pada balapan utama.
Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan insiden terjadi saat korban bersama rekannya hendak menyeberang rel untuk mencari makan.
Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Ajak mantan agen Megawati Hangestri di Korea Chris Kim ke Surabaya, apakah Yeum Hye-seon punya misi terselubung untuk bujuk Mega agar kembali ke Red Sparks?
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT