Ini Keutamaan Shalat di Masjid Al-Aqsa yang Diceritakan oleh Ustaz Khalid Basalamah, Pantas Jika Muslim Palestina Tetap Shalat Meski Israel Selalu Menyerang
- tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Sejak Yerusalem jatuh ke tangan Israel pada 1967, seluruh wilayah dianggap sebagai ibu kotanya yang tidak terbagi, termasuk kompleks Masjid Al-Aqsa.
Sementara, bagi umat Islam, kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci ketiga. Hal ini karena sebelum Ka'bah menjadi kiblat, dahulu shalat merujuk ke kompleks Al-Aqsa.
Selain itu, bagi umat Islam, kompleks Masjid Al-Aqsa adalah salah satu tempat suci dan diyakini menjadi bagian dari rangkaian Isra Mi'raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dimana saat itu turun perintah shalat lima waktu.
Lantas Siapa yang Membangun Masjid Al-Aqsa dan Apa Keutamannya?
![]()
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Masjid Al-Aqsa dibangun oleh Nabi Ibrahim AS dan menjadi masjid kedua yang dibangun di muka bumi.
“Yang membangun Masjid Al-Aqsa adalah Nabi Ibrahim, setelah membangun Masjidil Haram,” kata Ustaz Khalid Basalamah sebagaimana dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTubenya pada Sabtu (8/4/2023).
Setelah membangun Ka'bah Masjidil Haram dan menetapkan hukum haji, Nabi Ibrahim AS pulang kembali ke Palestina.
“Yang waktu itu istri pertamanya sarah tinggal di sana istri keduanya hajar tinggal di Mekkah,” kata Ustaz Khalid Basalamah.
Nabi Ibrahim kembali ke Palestina untuk membangun masjid atas perintah Allah SWT.
“Sebagaimana dikatakan dalam hadits Bukhari, seorang sahabat bertanya ya Rasulullah berapa jarak pembangunan antara Masjidil Haram dan masjid mana masjid pertama yang dibangun di muka bumi?” kata Ustaz Khalid Basalamah.
![]()
Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa yang pertama dibangun adalah Masjidil Haram yang ada di Makkah tempat kibtlat umat Islam saat ini.
“Lalu kata sahabat tersebut lalu setelah itu masjid apa? kata Nabi SAW Masjid Aqsa,” kata Ustaz Khalid Basalamah.
Dalam hadits Bukhari itu, jarak pembangunan Masjidil Haram dan Masjid Al-Aqsa disebutkan 40 tahun.
“Aqsa sudah direnovasi beberapa kali termasuk oleh Nabi Sulaiman AS, dalam sebuah hadits shohih ada yang menjelaskan Fadilah Aqsa,” katanya.
Dalam hadits itu dikatakan bahwa setelah Nabi Sulaiman AS selesai membangun kembali Masjid Al-Aqsa, maka dia meminta tiga hal dan oleh Allah SWT diijabah semuanya.
Load more