News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengobatan Ida Dayak Sedang Viral, Begini Jawaban Buya Yahya Tentang Rambu-rambu Mencari Pengobatan Dalam Islam

Nama Ida Dayak belakangan viral karena dianggap sebagai wanita sakti yang mampu menyembuhkan beragam penyakit. Namun Buya Yahya mengingatkan agar kaum muslim
Selasa, 11 April 2023 - 04:30 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar Al Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Ibu Ida Dayak belakangan ini viral di media sosial lantaran dianggap sebagai wanita sakti.

Hal ini karena Ibu Ida Dayak diketahui mampu menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari patah tulang, tulang bengkok, lumpuh, hingga stroke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena hal tersebutlah kedatangan Ida Dayak selalu dinantikan oleh banyak orang. Namun tidak sedikit orang yang masih meragukan mengenai hukum berobat ke Ibu Ida Dayak.

Bahkan ada orang yang sampai menanyakan terkait pengobatan Ida Dayak ini kepada Ustaz Buya Yahya.

Jawaban Buya Yahya atas jenis pengobatan Ida Dayak

Buya Yahya dalam channel Youtube-nya menyebut bahwa sebenarnya mencari pengobatan akan suatu penyakit dapat dilakukan pada siapapun.

Ia juga menyebut bahwa diperbolehkan bagi seorang muslim untuk mencari pengobatan, bahkan pada non-muslim sekalipun.

“Apakah boleh berobat kepada orang non muslim? Jawabannya adalah jika itu pengobatan yang sifatnya mengandalkan keahliannya maka hal itu bukan sekadar boleh, memang kita diperintahkan. Untuk kita bertanya kepada orang yang punya keahlian,” ungkap Buya Yahya.

Dalam ceramah tersebut Buya Yahya mengatakan bahwa seorang muslim diperbolehkan untuk berobat pada non-muslim, jika berkaitan dengan keahlian. Keahlian yang dimaksudkan adalah sesuatu yang dipelajari secara dhahir.

Keahlian ini bukan hanya terbatas pada keahlian kedokteran namun juga mencakup keahlian dalam memijat juga. Buya Yahya mencontohkan bahwa jika seorang laki-laki muslim ingin pijat pada laki-laki non-muslim maka diperbolehkan.

Namun tidak boleh jika……..

Meski begitu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa ada yang perlu diperhatikan dalam mencari pengobatan, yakni jika sudah membawa-bawa keyakinan.

“Jadi sebatas keahlian maka Anda boleh, tapi jika sudah dihubungkan dengan keyakinan, maka ini menjadi kisahnya berbeda. Ini bukan membawa pada si A si B. Misalnya ada orang dengan cara pengobatan, lalu orang tersebut dengan keyakinannya, minta pada yang diyakini untuk menyembuhkan (penyakit Anda), maka Anda nggak boleh datang,” ungkap Buya Yahya.

Pasalnya, hal ini punya risiko besar untuk mengubah keimanan seseorang. Namun selagi tidak ada hubungan dengan hal-hal yang berbau keyakinan maka boleh saja pergi. Hal ini berlaku baik ke dokter, tukang pijat, maupun pengobatan alternatif sekalipun.

 “Jadi rambu-rambu dalam berobat semacam itu. Jika dihubungkan dengan keyakinan maka nggak boleh Anda datang. Bisa saja Anda sembuh, (tapi) ujian bagi Anda. Iman Anda hilang Naudzubillah,” jelas Buya Yahya.

Hal inilah yang juga membuat Islam tidak memperbolehkan seseorang untuk mendatangi dukun. Pasalnya, mayoritas dukun tidak menyerahkan segala urusan pada Allah, melainkan keyakinan pada yang lainnya.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa segala kesembuhan berasal dari Allah, namun cara untuk mendapatkannya inilah yang harus kita jaga. Hal ini juga berlaku dengan harta dan rezeki yang sebenarnya sifatnya telah diatur oleh Allah SWT.

“Jika ia memohon (kesembuhan untuk Anda) pada yang selain Allah, maka Anda tidak boleh datang sama sekali,” pungkas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Buya Yahya mengingatkan agar para muslim tetap tidak mengolok-olok orang yang memiliki kepercayaan berbeda terhadap suatu pengobatan.

“Tapi ingat jika ada orang punya agama beda, punya keahlian semacam itu, Anda jangan mencaci, jangan mengolok. Dan kami sampaikan juga kepada Anda yang di luar wilayah Islam, yang kami sampaikan ini hanya rambu-rambu untuk kaum muslimin, jadi mohon tidak ada ketersinggungan dalam hal-hal semacam ini,” sebut Buya Yahya. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Kroasia kontra Ghana pada matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026 digelar Minggu pagi (28/6/2026) pukul 04.00 WiB diprediksi akan berjalana ketat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT