News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lailatul Qadar Haruskah Diburu ? Ini Menurut KH Zaimuddin Wijaya As'ad, Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Jombang

begitu pula tibanya Lailatul Qadar, keduanya merupakan rahasia Allah. Tak ada seorangpun yang tahu, kapan tibanya.
Jumat, 14 April 2023 - 15:30 WIB
KH Zaimuddin : Lailatul Qiadar Haruskah diburu...
Sumber :
  • tim tvone - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com – KH Zaimuddin Wijaya As'ad, Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Jombang mengatakan bahwa seperti tibanya ajal seseorang, begitu pula tibanya Lailatul Qodar, keduanya merupakan rahasia Allah. Tak ada seorangpun yang tahu, kapan tibanya. Akibatnya, para alim pun hanya bisa menduga-duga saja kapan malam yang lebih baik dari seribu bulan itu “diturunkan” Allah SWT.

Memang ada semacam patokan yang dikuatkan dengan hadits Rasulullah, bahwa Lailatul Qadar akan jatuh pada malam ganjil mulai dari hari ke dua puluh hingga akhir Ramadhan. Malam ganjil keberapa, itu masih misteri rahasia Allah.
 
Sementara beberapa ulama, diantaranya Prof Ibrahim Hosen mengatakan bahwa kemungkinan jatuhnya Lailatul Qadar itu sejak hari pertama hingga akhir Ramadhan. Pendapat itu merupakan upaya untuk memotivasi umat yang masih dalam kategori “awam” dalam melaksanakan ibadah Ramadhan, agar bersemangat tinggi sejak hari pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diingat, sebagaimana dikemukakan Imam al Ghazali terkait kategori tingkatan orang berpuasa, tingkatan terendah adalah puasanya orang awam atau umum. Puasa mereka sebatas tidak makan dan tidak minum serta tidak melakukan perbuatan yang secara syariat membatalkan puasa. Itu saja. Maka dengan adanya kabar kemungkinan Lailatul Qadar jatuh sejak hari pertama, diharapkan bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya sebulan penuh. 

Untuk itu, saya lebih melihat Lailatul Qadar ini sebagai “iming-iming” dari Allah bagi orang-orang awam yang lebih berburu pahala daripada Ridha Allah. Karena, bagi muslim yang puasanya  masuk kategori khusus maupun super-khusus, turun tidaknya Lailatul Qadar, tidak mempengaruhi semangat ibadahnya. Mereka akan puasa tidak hanya tidak makan dan minum, tapi juga tidak melakukan kemaksiatan atas semua inderanya serta menambah ibadah-ibadah sunnah pada siang dan malam. 

Akibatnya, mereka akan menyikapi dengan biasa-biasa saja bila ada kajian tentang waktu dan tanda-tanda turunnya Lailatul Qadar yang didasarkan pada hasil kontemplasi para alim.

Maka, menurut hemat saya, Lailatul Qadar itu sejatinya tidak perlu diburu, karena akan mengesankan bahwa kita hanya semangat beribadah bila dijanjikan pahala yang besar, sementara bila Allah tak menjanjikannya, ibadah kita pun akan asal-asalan. Jika demikian, kita hanya melihat ibadah sebagai aktivitas transaksional saja. Bukan memandang ibadah sebagai wujud atau ekspresi rasa syukur atas nikmat hidayah Allah yang kita peroleh untuk mengenal-Nya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT