News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Senilai 1 Tahun? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan salah satu keistimewaan bulan Syawal adalah ganjaran pahala yang nilainya setara dengan satu tahun bagi yang berpuasa enam hari.
Selasa, 25 April 2023 - 15:05 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH), Pendakwah
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Ramadhan, seluruh umat muslim kini telah memasuki bulan yang bernama Syawal. Bulan ke-10 dalam kalender hijriah ini memiliki keistimewaan, salah satunya adalah puasa Syawal.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan bulan Syawal adalah ganjaran pahala yang nilainya setara dengan satu tahun bagi siapa yang berpuasa selama enam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barang siapa puasa Ramadhan kemudian diikuti dengan menunaikan puasa sunnah di bulan Syawal sebanyak enam hari,” ujar Ustaz Adi Hidayat, sebagaimana dikutip pada Selasa (25/4/2023) dari kanal YouTube Adi Hidayat Official dengan judul "Keutamaan Puasa Syawal.

“Seakan-akan orang yang menyempurnakan puasa ramadhan lalu ditambah puasa 6 hari di bulan Syawal itu, seperti ia menyempurnakan puasa sepanjang tahun,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Lantas Apa yang Dimaksud Puasa 6 Hari sama dengan Setahun?


(envato element)

Ustaz Adi HIdayat menjelaskan bahwa puasa 6 hari setelah Ramadhan dapat dijelaskan secara tekstual dan kontekstual.

Pertama maksud hal tersebut secara tekstual adalah puasa ramadhan lalu ditambah 6 hari di syawal jika dihitung maka kebaikannya sama dengan setahun.

“Ada ulama yang melogikakan dengan menghitung, jika menjalankan puasa Ramadhan, setiap hari dapat 10 kebaikan, maka jika dikalikan dengan  29 atau 30 artinya setelah selesai bulan Ramadhan maka nilai kebaikannya 30 dikali 10, maka total 300,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Kemudian 300 ditambah dengan 6 hari puasa Syawal. 6 hari dikali 10 sama dengan 60 kebaikan, jika ditotal 300 ditambah 60 maka 360 kebaikan,” tambah Ustaz Adi Hidayat.


(Istimewa)

Sementara dalam hitungan kalender, setiap tahun ada sekitar 366 hari. Maka angka kebaikan di atas mendekati jumlah hari dalam setahun. 

“Mendekati hitungan setahun,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Sementara jika dibahas berdasarkan kontekstual, kebaikan senilai setahun itu adalah jika kita dapat menjaga ritme ibadah kita hingga 11  bulan berikutnya.

“Orang-orang yang konsisten menunaikan ibadah Ramadhannya lalu ia menyempurnakan ibadah ramadhan itu dengan bersyukur kepada Allah dengan meningkatkan ibadahnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Syukur yang dimaksud adalah ketika kita mampu meningkatkan ibadah saat Ramadhan dan mampu istiqomah.


(pexels)

“Syukur ketika diberikan kemampuan untuk meningkat ibadah saat ramadhan adalah berupaya menjaga ritme ibadah itu sehingga tetap berjalan baik usai ramadhan, meski tak seoptimal ramadhan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

“Misal sebelum ramadhan mengajinya hanya 3 lembar setelah ramadhan 1 halaman atau 1 lembar, tak apa yang penting konsisten,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian ibadah itu semakin ditingkatkan dengan dimulai dari puasa Syawal selama enam hari.

“Lalu ditunjukkan juga dengan kita berkomitmen meningkatkan ibadah puasanya, diawali dengan puasa sunnah di bulan syawal,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa itulah yang terpenting dan sangat mahal nilainya.


(Pexels)

“Itu yang mahal. Jadi poinnya ketika kita mampu mensyukuri nikmat menunaikan ibadah di bulan ramadhan kemudian mampu mengaktualisasikan semua nikmat itu dengan meneruskan konsisten semua ibadah kita, itu yang diapresiasi tinggi oleh Allah, itu esensinya,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

“Jadi bukan hanya dihitung, esensinya bagaimana kita bisa menjaga spirit Ramadhan kita sehingga berlangsung kontinu sehingga berlangsung hingga akhir ramadhan dan berlanjut di 11 bulan berikutnya, seakan-akan kita sedang puasa selama satu tahun,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian jika melihat dari tekstual dan kontekstual, maka puasa 6 hari di bulan Syawal amatlah penting.

“Maka jika dipadukan secara tekstual pahala seakan-akan pahala didapatkan selama 1 tahun, secara kontekstual ia terjaga selama 1 tahun dengan spirit puasanya, meningkat ibadahnya menghindari dosa sampai bertemu di ramadhan berikutnya dan dia ada kebanggaan saat bertemu Rabbnya,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Hal ini karena kata Ustaz Adi Hidayat, ada dua kebahagiaan bagi setiap orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

“Ada dua kebahagiaan bagi siapa yang menunaikan puasa, yang pertama saat berbuka, saat puncaknya memasuki idul fitri. Kedua saat menghadap Rabbnya, bawa pahala puasanya karena berhasil menaklukkan nafsunya dan berhasil menjaga ritme puasanya dengan kondisi spiritual yang baik hingga wafatnya,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Kapan Pelaksanaan Puasa Syawal?

Puasa Syawal dapat dikerjakan mulai hari kedua setelah Idul Fitri sampai akhir bulan syawal. 


(u-report)

Harus berturut-turut atau tidak?

“6 hari ini bisa dilakukan berturut-turut misal langsung hari ketiga setelah idul fitri. Tapi jika waktu terpisah karena ada kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan, misal halal bihalal, silaturahmi boleh dijeda, bahkan waktunya terbentang hingga akhir syawal,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Berurutan baik, tidak berurutan juga tidak masalah,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

Sebaiknya Bayar Utang Puasa dulu apa Langsung Syawal?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadhan, maka yang harus didahulukan adalah membayar atau qadha puasa ramadhannya.

“Memang benar qadha puasa ini masih bisa dikerjakan hingga bulan Syaban tahun depan, namun kita tak tahu kapan ajal datang, daripada berpulang dengan status berutang, maka lebih baik selesaikan qadha dulu baru kemudian mengerjakan puasa sunnah Syawal, dengan waktu yang tersisa dan dilaksanakan dengan ikhlas karena Allah SWT,” ujar Ustadz Adi Hidayat. 


(istimewa)

“Ingat sebuah kemuliaan dilihat oleh Allah SWT dari niat dan juga kepentingan hati Anda,” tambah Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan bahwa Allah SWT tidak asal dalam menghukum seorang muslim. Namun Allah SWT akan melihat dari niat dan perbuatan seseorang tersebut. 

"Mari kita optimis memaksimalkan tujuan dan niat kita, optimis dalam berikhtiar, semoga Ramadhan yang telah ditunaikan bisa diikuti dengan kesempurnaan penunaian puasa selama 6 hari di bulan Syawal,” terang Ustaz Adi Hidayat.


(unsplash.com)

Keutamaan Puasa Syawal

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa informasi penting tentang Syawal ini disampaikan oleh salah seorang sahabat bernama Ayub al Ansori.

Informasi tersebut dirangkum oleh Imam Muslim dalam sebuah kitab shahih dengan nomor hadits 1164.

Rasulullah bersabda,

Pertama, Rasulullah SAW memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada umat muslim agar mereka dapat menyempurnakan amalannya dengan berpuasa selama 6 hari di bulan syawal.

Nilai pahala seseorang yang mengerjakan puasa syawal selama 6 hari setara dengan satu tahun dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam QS. Al-An'am Ayat 160: 

مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ

Artinya: Barangsiapa berbuat kebaikan akan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan akan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikitpun tidak dirugikan (dizalimi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahua'lam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Dalam praktik jual beli di agama Islam, Buya Yahya menyebut hukum uang muka (uang DP) hangus dan diambil pihak penjual karena gagal bayar cicilan adalah haram.
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Siap-Siap Karier Melejit di 4 April 2026: Taurus Naik Jabatan, Sagitarius Dapat Pekerjaan Baru!

Siap-Siap Karier Melejit di 4 April 2026: Taurus Naik Jabatan, Sagitarius Dapat Pekerjaan Baru!

Ramalan karier zodiak 4 April 2026 Taurus berpeluang naik jabatan, sementara Sagitarius berpotensi mendapatkan pekerjaan baru yang lebih menjanjikan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).

Trending

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT